DIENG – YOGYA : HR TRIP – HR ADVENTURE 2017

Meneruskan kesuksesan jalan bareng team HR-GA-IR-EHS ke Bandung tahun 2016, teman-teman sepakat berencana jalan-jalan lagi dengan tujuan Bali. Merekapun semangat menabung setiap bulan yang dipotong langsung dari gaji.

Setelah dihitung, ternyata ke Bali membutuhkan biaya yang lumayan besar. Tempat tujuan jalan-jalan pun bergeser dengan pilihan Bromo vs Dieng. Dengan voting, Dieng unggul sehingga diputuskan ke Dieng.

Team advance-pun mencari informasi, didapatlah paket  Dieng-Jogja dengan biaya Rp. 900.000,- dengan peserta 27. Waktupun ditetapkan, Jum’at / 28 April – Minggu / 30 April karena 01 Mei  libur  sehingga ada waktu untuk istirahat. Kami dibantu travel ‘explorerDiengtour’ — http://www.explorediengtour.com.

Panitia inti yang terdiri dari Leny, Ayat, Sosro, Hery pun menyiapkan segala sesuatunya termasuk aneka games yang akan dimainkan selama di perjalanan atau di penginapan.

Jum’at, 28 April 2017 

Bis yang akan membawa kami jalan-jalan terlambat sampai di kantor sebagai  lokasi pemberangkatan. Dari target awal jam 17.00 bergeser jadi jam 19.00 dengan alasan macet.  Finally jam 19.15 kami baru jalan.

1

Mengantisipasi kemacetan tol JORR, kami berinisiatif  lewat Gunung Putri yang ternyata juga macet.  Hampir semua teman  tertidur lumayan pules sebagai efek Antimo.Bis berhenti dan ternyata sudah jam 12-an …. suprisingly ternyata masih di Rest Area KM 57. Dari KM 57 bis melaju dan berhenti di daerah Slawi untuk sholat Subuh.

Sabtu, 29 April 2017 

Selesai sholat Subuh, bis kembali melaju dan teman-teman sarapan seadanya di dalam bis. Alhamdulillah sekitar jam 11-an kami sampai di Dieng.

Sebelum ke penginapan, sempat selfie di icon Dieng :

2

Lanjut ke penginapan :

3

Kami diberi waktu untuk bebersih badan, makan siangg dan sholat sampai jam 12.30.Ini menu makan siangnya – lumayan nendang dan nikmat. Alhadulillah.

4

5

Candi Arjuna

Wisata pertama yang kami kunjungi adalah Candi Arjuna dengan kondisi cuaca gerimis.

6

7

8

9

10

11

12

Puas berfoto ria dibawah hujan gerimis dan jajan kentang goreng fresh dengan aneka rasa topping, perjalanan lanjut ke Kawah Sikidang.

13

Kawah Sikidang

Suatu area kawah yang mengandung sulfur / belerang. TOP kerrren banget view-nya.

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

Beberapa teman sempat belanja heboh oleh-oleh seperti kentang merah dan carica yang merupakan khas Dieng.

25

26

Dari Kawah Sikidang kami diantar ke wisata Batu Ratapan Angin.

Batu Ratapan Angin

Merupakan daerah bebatuan yang luar biasa indah dimana dari sini kita bisa melihat Telaga Warna dan serasa berada di atas awan dengan latar belakang hamparan lukisan alam yang sempurna. Allaahu Akbar …

Undakan yang dilewati lumayan tinggi. Alhamdulillah bisa sampai disini ….

27

28

29

30

Berikutnya kami dibawa ke Telaga warna yang tadi terlihat dari Batu Ratapan Angin.

Telaga Warna

31

32

Sebagian teman sepertinya sudah kelelahan, mereka tidak ke lokasi Telaga Warna. Bahkan mereka sempat menyempatkan makan Mie Ongklok yang merupakan makanan khas Dieng.

Waktu sudah lumayan sore dan beberapa teman ada yang belum sholat Ashar. Wisata hari ini selesai, kami kembali ke penginapan untuk istirahat.

Jam 19.00 kami dihampiri Tour Guide untuk makan malam dengan menu Mie Ongklok.

33

Saya sih really nggak terlalu selera. Ada aroma yang saya gak suka dan minyaknya agak ‘menyeramkan’ …

Selesai makan malam, kami melanjutkan acara bebas di penginapan yang diisi dengan permainan dan cross kado.

34

Semua teman-teman larut dalam kegembiraan menjalani permainan tebak gambar ‘sak karepmu’, game menyusun kata dan game tek tok …. semuanya bener-benar saling menghibur sehingga tidak terabadikan dalam gambar tapi dalam video.

Minggu, 30 April 2017

Acara hari ini dimulai dari jam 02.30 dini hari menuju Puncak Sikunir untuk menyaksikan matahari terbit / sunrise yang diakui sebagai yang tercantik se Asia Tenggara.  Saya sendiri tidak ikut karena secara fisik rasanya tidak kuat saat diinfo akan menanjak sepanjang 800 m yang juga cukup terjal. Anak saya Ica yang sudah sampai sini  pun sempat info via wa ‘nanjaknya bener2 nanjak gunung, itu gunung bikin aku kapok gak mau lagi naik gunung’… wkwkw.

Foto beberapa teman yang sampai Puncak Sikunir yang ternyata mataharinya juga tidak menampakkan diri karena mendung.

35

36

Yang stay di penginapan ada saya, Nur, Hery, Arifin dan Endro (karena mau jalan ke Solo).  Alhamdulillah malah bisa Tahajud dan subuh tepat waktu. Sekitar jam 7-an yang ke Sikunir kembali ke penginapan. Masih ada waktu untuk sarapan dan bebersih sebelum jam 8.30 kami check out.

Hari ini, setelah check out kami akan jalan menuju Yogya, dengan tujuan Pemandian Taman Sari dan Malioboro. Jadwal ke Kalibiru terpaksa dibatalkan karena bis tidak bisa mencapai lokasi, harus nyambung dengan ojek atau sewa jeep. Sebelum meninggalkan  Dieng, kami diantar ke tempat oleh2.

37

Ternyata perjalanan ke Yogya tidak sesuai yang direncanakan, selain menemui kemacetan karena ada prbaikan jalan juga bis sempat pecah ban. Kamipun istirahat sekalian sholat Zuhur di daerah sebelum Parakan sambil bis diperbaiki bannya.

Jam 4-an, posisi bis masih di sekitar Sleman.

Saya sendiri sudah berencana pulang dengan pesawat, tiket Garuda dengan jam terbang 18.20 udah di tangan.

Rencana awal jam 4 sampai di Malioboro dan saya naik taxi dari Maliobro ke Bandara Adi Sutjipto. Namun, semua berubah. Saya pun turun di pinggir jalan dan nyambung taxi Grab ke bandara. Alhamdulillah jam 5 sampai bandara dan langsung check in.

Bandara padat banget. Delay 15 menit. Alhamdulillah sampai Soeta landing safely jam 19.35 dan beres bisa keluar bandara jam 8-an.

Teman-teman lain yang melanjutkan perjalanan dengan bis sepertinya lancar2 aja, ber shopping ria di Malioboro hingga jam kepulanganpun mundur sekitar jam 10-an malam. Alhamdulillah mereka sampai di kantor keesokan harinya, Senin 01 Mei 2017  jam 11-an.

Saat perjalanan ke Yogya, pak Hery sudah janjian untuk mengambil  oleh-oleh buah salak yang diberikan oleh Bp. Adhi Prabowo. Rupanya ada 3 dus besar buah salak dan saat tiba di kantorpun ada aktivitas membagikan buah salak untuk teman-teman. Makasih pak Adhi Prabowo.

38

Terima kasih teman-teman HR-GA-IR-EHS buat kebersamaanya, kekompakannya, keceriannya, kejenaka-annya.

Kita harus mengulangi moment-moment indah dan berkesan seperti ini.

Semoga team HR-GA-IR-EHS  semakin solid dan punya kontribusi positif  buat Argha.

Sampai ketemu di trip berikutnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s