AIR TERJUN CIBEUREUM – CIBODAS 2016

 

Keinginan jalan bareng keluar kantor sudah sering dibicarakan diantara teman-teman di kantor. Sebelumnya kami pernah jalan bareng ke Bandung dan responnya memang seru dan menyenangkan.

Kebetulan besan ada menawarkan rumah yang terletak di dekat pintu masuk Taman Cibodas. Bergulirlah wacana untuk mengunjungi Air Terjun Cibeureum dimana team Manajemen Argha pernah sampai sana saat Work Plan 2006.

Waktu keberangkatanpun ditetapkan yaitu Jum’at, 16 Desember 2016 yang didahului dengan makan malam bersama di Rumah Makan Mira Sari – Gadog.

Acara makan malam dan tukar kado berjalan seru dan meriah hingga cukup malam.

Yang akan menginap dan naik ke air terjun pun melanjutkan perjalanan, sementara yang tidak kembali ke rumah. Yang melanjutkan naik ada ber-10 dengan 3 kendaraan.

Alhamdulillah perjalanan lancar. Kamipun berhenti di salah satu tempat minum untuk minum yang hangat dan  melihat pemandangan dari ketinggian.

Setelah puas minum yang hangat-hangat dan dihibur oleh pengamen kamipun melanjutkan perjalanan menuju rumah yang akan kami jadikan tempat menginap di Cibodas. Sekitar jam 11-an kami tiba dengan selamat.

Selesai sholat isya, teman-teman asyik ngobrol dan bermain kartu namun saya memilih tidur untuk menyiapkan tenaga buat besok pagi menuju Air Terjun Cibeureum.

5

Sabtu, 16 Desenber 2016

 Selesai sarapan pagi sekitar jam setengah delapan kami keluar rumah menuju pintu gerbang Taman Cibodas sebagai pintu masuk menuju Air Terjun Cibeureup.

Sebelum berangkat, berfoto dulu di depan penginapan.

6

7

Awalnya sempet ragu-ragu apakah mampu. Namun karena kami saling menyemangati … jadi semangat.

Dibanding 11 thn yang lalu, jalan menuju lokasi relatif sudah tertata rapi dengan dasar tatanan batu kali yang rapih.

Tiga dari delapan peserta (Hery, Ayat, Hambali) juga baru kesini beberapa bulan yg lalu. Merekalah yang selalu memberi semangat dengan ‘php’ nya yang ternyata tidak sampai-sampai di lokasi  L.

Hujan turun dan kamipun sempat berteduh di salah satu perhentian untuk menggunakan jas hujan. Berikutnya kami tetap jalan walau hujan turun karena sudah terlindungi jas hujan.

Jalanan yang dilewati semuanya menanjak membuat nafas dan kaki menjadi lelah …. beberapa kali terpaksa kami istirahat dan melanjutkan perjalanan setelah kuat kembali. Juga tidak ketinggalan asupan kormanya yang dapat membuat tetap kuat …

8

Akhirnya kamipun sampai di ¾ perjalanan yaitu dengan ditemuinya telaga dan aliran kali kecil. Semangat meningkat karena lokasii sudah dekat.

9

10

Lebih bersemangat lagi saat menemui jembatan karena lokasi sudah semakin dekat.

Alhamdulillah … saya akhirnya sampai di lokasi Air Terjun …

Di usia saya yang ke 55 Alhamdulillah saya masih diberi kekuatan Allah untuk menikmati kebesaranNya.

Subhanallah … air terus menerus tercurah tanpa henti dengan indahnya. Akan lebih indah dan keren saat angin bertiup kencang dimana curahan air pun ikut menari ke arah angin …. Maha Besar Allah dengan segala ciptaannya.

Teman-teman bersibuk untuk persiapan naik dan mandi2 di dekat air terjun. Saya memang tidak berniat unntuk mandi jadi menyempatkan diri ber selfieria.

Sambil melihat-lihat pemandangan lama-lama udara terasa dingin sekali sampai badan terasa menggigil …

Puas teman-teman bermain air di dasar air terjun, merekapun mandi untuk membersihkan diri dan siap-siap turun.

Jam 11.30 an kami turun. Ternyata turun pun bukan hal yang mudah. Memang nafas tidak terasa lelah namun konsentrasi tetap harus tinggi untuk menghindari kemungkinan terpeleset. Selain itu karena gerakan kaki yang menghentak setiap kali menuruni undakan maka merangsang  gerakan untuk buang air kecil …. Alhamdulillah akhirnya sampai lah kami di tempat informasi yang tersedia fasilitas toilet … legaaa rasanya..

Dari pintu gerbang Cibodas kamipun naik angkot karena rasanya kaki sudah sangat lelah …

Sampai di penginapan sekitar jam setengah dua, lanjut makan siang dengan lauk ikan mas goreng, ikan asin, tahu goreng, sayur asem, sambel dan  krupuk … alhamdulillah kenyang dan nikmat …

Setelah bersih-bersih kamipun  pamit jam setengah tigaan.

Sampai di jalan raya puncak kami tersendat sebentar menunggu dibukanya satu jalur dari atas sekitar jam 4.

Alhamdulillah masih bisa sholat magrib di rumah …

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s