PERJALANAN SPIRITUAL – HAJI, 2002

Melihat begitu panjangnya antrian untuk pergi haji … saya hanya bisa berucap Alhamdulillah …. Saya sudah diberi jalan oleh Allah untuk mengunjungi tanah harom tanpa harus mengantri. 

Saya masih ingat saat Alm. suami mengajak untuk berhaji pada bulan Oktober 2001. Haji sudah  pasti menjadi salah satu target dalam  hidup seorang Muslim, termasuk kami. Begitu suami mengajak, tanpa berfikir lagi saya langsung jawab OK. Pertimbangannya karena Ica dan Ryan sudah bisa ditinggal karena sudah cukup besar dan mandiri. Ica  saat itu kelas 6 dan Ryan kelas 4 SD.

Orang tua  pastinya menjadi pemicu target yang saya set dalam hidup. Alhamdulillah Bapak dan Ibu sudah berhaji saat usia Ibu 40 thn sementara saya baru bisa di  usia 41 thn. Alhamdulillah Bapak diberi kesempatan sampai 5 kali dan Ibu 4 kali ke tanah harom. Luar biasa ….

Awalnya sempat konflik didalam diri saya, ikut haji ONH Plus atau regular yaaa ??   Saya  bekerja di perusahaan swasta dimana kondisi karyawan meninggalkan kantor untuk haji selama 40 hari  relative belum menjadi hal yang biasa. Konflik karena mempertimbangkan tanggungjawab moral sebagai karyawan yang akan menjadi tidak produktif selama 40 hari … Bicara dengan suami, ternyata jawabannya cukup membuat saya kaget ….. ‘ini perjalan haji kita yang pertama, aku mau bener-bener khusu’ dan menjalani semua ibadah dengan sempurna. Kalau kita pergi dengan ONH Plus, pastinya ibadah kita jadi kurang mantap karena  yang sunah jadi tidak kita jalani’ … itu perkataan suami. Alhamdulillaaaah  akhirnya sayapun tidak konflik lagi.

Almarhum suami mengajak kakaknya untuk berhaji bareng, yaitu Mas Nur dan Mas Her. Alhamdulillah merekapun berminat sehingga kami ber -4  bersiap-siap untuk melakukan pendaftaran.

Sesuai saran Bapakku, kamipun mendaftar ke KBIH Insan Madani yang dikelola oleh Ustadz Anis Agus yang menjadi guru mengaji jamaah pengajian Salamatul Bayyinah yang dikelola Bapak dan Ibu di wilayah tinggalnya.

Syukur Alhamdulillah semua urusan administrasi berjalan lancar dan kami mendapat kursi untuk berangkat sekitar Februari 2002, termasuk kloter-kloter awal. Kamipun mulai melakukan beberapa kali manasik di Yayasan Insan Madani di daerah Kebon Nanas – Otista dan menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk berhaji.

Hari keberangkatan yang ditunggupun tiba. Kami titip Ica, Ryan dan rumah kepada adik saya Ita untuk menjaganya.

Jamaah yang melalui Yayasan Insan Madani dilepas dengan acara yang dilaksanakan di Gelanggang Remaja Jakarta Timur.

5

Saat meninggalkan Jakarta, beberapa teman masih ada yang risau karena meninggalkan rumah dalam kondisi banjir. Ya, Jakarta saat itu sedang dilanda hujan deras dan ada banjir di beberapa lokasi.

Semua calon jamaah haji Jabodetabek diinapkan satu malam di  Asrama Haji Pondok Gede. Kamipun demikian.

Jakarta – Jedah

Alhamdulillah kami tiba dengan selamat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Disini kami diberi kesempatan untuk mandi sunah Ihram dan bermiqat untuk Umroh karena kami termasuk kloter awal yang jadwalnya Mekah – Wukuf – Madinah – kembali ke Mekah baru kembali ke Jakarta.

Kenangan di pesawat :

8

Mekah

Selama di Mekah, kami mendapat penginapan atau maktab di daerah Haffair, kurang lebih 1 Km ke Masjidil Haram yang ditempuh dalam 15 menit dengan berjalan kaki.  Alhamdulillah, lokasi ini termasuk yang dekat dengan masjid.

Setiap hari kami ke Masjidil Haram dengan jadwal :

Jam 3 pagi kami jalan ke Masjid untuk sholat Tahajud, lanjut Subuh dan Dhuha. Selesai Dhuha kami pulang sambil mencari sarapan  dan belanja-belanja buah, telor ayam dll yang kami bisa makan di maktab. Di maktab kami manfaatkan untuk mencuci baju dan istirahat. Jam 11an sudah harus siap-siap untuk ke Masjid guna sholat Zuhur. Selesai Zuhur, kami kembali ke maktab sambil mencari makan siang. Setelah istirahat, jam 15an siap-siap lagi ke Masjid, lanjut sampai Isya berdiam di Masjidil Haram sambil mengkhatamkan AL Quran. Kadang kamipun di masjid dari Zuhur sampai Isya dan makan siang di sekitar masjidil haram (saat itu masih banyak yang berjualan kebab dll di sekitar masjid ).

Ini suasana maktab kami yang dipisahkan antara pria dan wanita.

Selama menunggu waktu untuk Wukuf, kamipun menjalani city tour ke tempat-tempat  sejarah perjuangan Nabi Muhammad di sekitar Mekah seperti Jabal Tsur, Jabal Rahmah, Jabal Nur dll.

Jabal Tsur

Masjid Jin :

13

Kamipun juga diajak melihat lokasi Jumroh untuk mendapatkan gambaran saat nanti hari-hari Tasrik menjalankan jumroh / lempar batu.

14

Wukuf

8 Zulhijah kami bersiap untuk wukuf. Kami menunggu bis yang akan membawa kami ke Arofah. Inilah Jamaah Insan Madani yang siap untuk wukuf di Arofah.

1516

Kami berangkat setelah Zuhur dan sebelum Magrib sudah sampai di tenda. Di Arofah ini kami bermalam untuk berzikir dan beribadah  sampai besok tengah malam sebelum lanjut ke Mina.

Kenangan di Arofah, yang tertidur adalah Almarhum suami karena dia terserang flu.

17

Alhamdulillah pagi harinya sudah sehat kembali.

1819

Alhamdulillah selama wukuf kami diberikan kemudahan. Demikian juga saat perjalanan ke Mina yang berhenti sejenak di Muzdalifah untuk mengambil batu.

Satu pengalaman spiritual yang saya dapatkan dalam perjalanan ini, yaitu pada dasarnya kita harus berbagi. Ceritanya saya baru saja mengisi termos kuning (seperti di foto) dengan air panas yang cukup usaha yang lumayan karena harus antri. Di tenda, ada teman yang meminta air panas untuk minum obat tapi saya bilang nggak ada sambil ngebatin … enak aja minta, saya aja antriii … hehehe pellitnya keluar. Tanpa dinyana,  termos air yang selama perjalanan dengan bis ke Mina saya letakkan di depan tempat duduk dengan cara digantung di kursi di depan saya, tumpah dan membasahi badan saya sehingga celana panjang yang saya pakai basah kuyup …. Astagfirullah ….

 Mina

Tiga hari di  Mina kami juga diberi  kemudahan, terutama saat-saat harus melempar jumrah karena kami mengikuti apa yang diinformasikan ketua rombongan agar tidak melempar jumrah saat jam-jam ramai agar tidak berdesakan dengan jamaah Afrika yang umumnya berbadan besar dan kurang memiliki etika. Kami jumrah setelah Ashar atau kadang setelah Magrib.

Kenangan saat pulang dari jumroh dan membeli pedang yang dijual di pinggir jalan.

Foto-foto kami selama di Mina :

Dari Mina, kami kembali ke Mekah untuk Thawaf ….

Mekah

Selama di Mekah  sebelum ke Madinah, kami mengisi dengan kegiatan seperti sebelum wukuf.

Madinah                   

Pada hari yang telah ditentukan kamipun berangkat ke Madinah. Alhamdulillah kami mendapat maktab yang sangat dekat dengan Masjid Nabawi bahkan masih dalam lingkugan halaman masjid Nabawi yaitu Hotel An Andalus. Kami habiskan waktu disini selama 8 hari untuk menjalankan Arbain (40 waktu sholat wajib). Karena sangat dekat,  kamipun ke masjid dengan jadwal Tahajud sampai Dhuha, Zuhur sampai Ashar dan Magrib sampai Isya.

Ini gambaran Hotel Al-Andalus yang diisi kami ber-4, saya, Almarhum suami dan dua kakaknya.

28

Ini saat santai di depan Hotel Al-Andalus :

33

Selama di Madinahpun kami menjalani City Tour ke bukit Uhud, masjid Quba, Qiblatain dll.

34

Jabal Uhud :

35363738

Jeddah

Sebelum kembali ke Jakarta, kami ke Jedah dan diinapkan di Asrama Haji Jeddah selama satu  malam.

39

Sempet makan Mc Donald di Balad.

40

Sesaat sebelum take off ke Jakarta :

41

Jumlah hari secara keseluruhan  yang kami jalani adalah 38 hari. Alhamdulilah semua perjalanan haji kami lancar tanpa hambatan yang berarti. Haji 2002 memang haji yang tanpa insiden … aman dan damai.

Alhamdulillah ya Allaaah kami telah diberi kesempatan untuk menjalankan rukun Islam yang kelima dengan suami tercinta.

Semoga haji kami mabrur …. Aamiin …

Perjalanan ini benar-benar kami nikmati sebagai kebersamaan sepasang sejoli yang beribadah dengan segala kemesraan … benar-benar serasa pacaran kembali namun dalam suasana khusyu’ dan karena Allah … Indahnya momen-momen kebersamaan kami yang sekarang hanya tinggal kenangan … always love my hubby …

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s