PADANG TRIP 2015

Kepergianku ke Padang adalah dalam rangka menghadiri undangan pernikahan keponakan suami yang bernama Dhito Hadian Pradipta dengan Dini karena domisili orang tua Dini di Padang.

Sejak dapat info akan adanya hajatan itu, semangat jalan-jalanku berkobar secara Padang memang salah satu target destinasi karena almarhum tercinta pernah menghabiskan 5 tahun pengabdiannya di BPKP Padang selama masa pacaran dulu.

Langsung minta Ryan bookingin tiket pesawat buat Jum’at pagi – Senin malam, 4 – 7 Desember 2015 karena acara pernikahannya Minggu, 6 Des 2015.

Pesertanya juga mengagetkan karena tiba-tiba pihak besan ditambah kaka dan adiknya bertiga mau join, mau tahu adat perkawinan Padang….… jadilah kami ber – 12 : saya, my son Ryan, my daughter Ica & Arra her husband, bu Tunjung (besan), mbak Ratih (kakak besan),  Novy (adik ipar besan), dan kakak-kakak suami : mas Nur, mbak Yanti dan anaknya Rizky, mas Wid dan mbak Tinuk.

Cari pesawat pagi biar bisa langsung jalan-jalan … dapatlah Lion, Jum’at 4 Des 2015 jam 08.20. Kami sudah dipesankan satu kendaraan ELF untuk kapasitas 13 seat.

Jum’at, 4 Desember 2015

Proses pemberangkatan lancer. Hanya sedikit  kejadian ringan, koper bagasi Ica dicoba  dicongkel oknum  karena  posisi kuncinya  ditemui dalam keadaan rusak, Namun karena memang tidak ada barang berharga selain pakaian kamipun tidak melaporkannya.

Sampai bandara kami sudah dijemput Dini dan kami langsung melakukan perjalanan  menuju Bukit Tinggi untuk menginap satu malam.

Dalam perjalanan ke Bukit Tinggi, kami mampir juga ke lokasi-lokasi wisata yang dilewati. Salah satunya adalah  Lembah Anai, sebuah air terjun di pinggir jalan.

1

Foto-foto selesai lanjut ke Museum Daerah (lupa namanya). Disini ada penawaran mamakai pakaian adat Sumatra Barat , semua ibu-ibu berpose dengan pakaian adat lengkap. Sewa pakaian Rp. 25.000 per orang.

Dari sini kami lanjut makan siang. Ada 2 pilihan, Sate Padang Mak Syukur  dan rumah makan Padang Pak Datuk yang terkenal di wilayah ini. Dua-duanya menggiurkan dan hanya berjarak 50 m. Bedanya ada di porsi karena sate padang hanya lontong. rombongan terpisah dua. Saya dan yang muda-muda memilih sate Mak Syukur sementara sisanya memilih Pak Datuk.

9

Selesai sholat dzuhur kamipun lanjut ke Gua Jepang dan Bukit Sihanouk ( dalam satu lokasi) dan daerah Padang Sikek mengunjungia toko sulaman dan kerajinan tangan.

10

Jam 5an kami sudah sampai di Jam Gadang. Berfoto di depan JAM GADANG menjadi wajib sebagai icon terkenal.

Lanjut ke Hotel Denai yang sudah dibookingkan untuk kami. Selesai mandi, kami ingin makan soto yang segar dan dibawalah kami ke restorant yang menjual aneka macam soto.

13

Sabtu, 5 Des 2015

Selesai sarapan kamipun langsung check out untuk mengejar acara pengantin di sore hari. Dalam perjalanan kembali ke Padang, kami diantar ke wisata Istana Pagaruyung yang juga terkenal.

1415

Untuk memuaskan selera makan Padang, kamipun kembali ke rumah makan Pak Datuk untuk makan siang dan sholat Zuhur.

Sekitar jam 5 an kami tiba  di Padang. Kami langsung check in di Hotel Padang untuk persiapan acara malam ini.

16

Selesai acara perkenalan keluarga, kamipun kembali ke hotel untuk istirahat dan persiapan acara akad nikah besok pagi.

Minggu, 6 Desember 2015

Jam 7 kami sudah siap di lobby untuk acara akad nikah pagi ini.

Selesai acara resepsi kamipun kembali ke hotel karena nanti malam masih ada acara makan malam lagi di kediaman Dini.

Senin, 7 Desember 2015

Hari ini kami check out sekalian jalan-jalan di sekitar kota Padang sebelum kembali ke Jakarta malam ini. Yang pertama kami kunjungi adalah Pantai Malin Kundang.

20

Mampir di salah satu penjual duren dan makan duren di tempat. Ocehan duren sepanjang jalan sepertinya sudah terpuaskan.

21

Lanjut ke Pantai Bungus, memenuhi keinginan anak-anak untuk main di pantai.

22

Sempet berhenti sebentar di pinggir jalan hanya untuk melihat keindahan Teluk Bayur dari ketinggian.

2324

Mas Nur menawarkan makan siang  gulai kepala ikan kakap di daerah Bungus yang terkenal. Melajulah kami ke arah sana. Ternyata selain gulai kepala kakap, kami disajikan juga duren yang tampaknya sangat lezat …. Langsung kami ambil beberapa  buah dan rasanya luar biasa …. Satu-satunya menu adalah gulai kepala ikan kakap yang rasanya juga luar biasa …

25

Kenyang makan siang yang benar-benar lezat .. Alhamdulillah …  kamipun melaju ke arah dalam kota Padang. Sempat mampir ke salah satu toko souvenir yang terkenal yaitu Nelvi di Jl. Samratulangi sambil mengisi waktu sebelum jadwal ke bandara.

Untuk oleh-oleh, Tour Leader kami menyarankan untuk ke toko Ummi Aulia Hakim dari pada Christine Hakim. Melajulah kami kesana. Secara rasa memang lebih enak Ummi Aulia Hakim, juga secra harga lebih murah.

Ternyata masih cukup waktu untuk ke bandara. Kamipun dibawa ke Pantai Padang.

26

Ada kejadian sedih di lokasi ini karena HP Ryan jatuh di antara bebatuan pantai dan akhirnya hilang lenyap masuk ke laut …

28

Jam 5-an kami tiba di bandara untuk boarding jam 8-an malam.

29

Di bandara kami bertemu dengan keluarga pengantin Dhito yaitu  Mbak Dintje dan mas Her sang pemangku hajat serta Dini adiknya Dhito.

Alhamdulillah kami landing safely.

Selamat untuk Dhito dan Dini. Semoga selalu bahagia sampai ajal memisahkan….

Berikut adalah daftar sponsor kami …. wkwkwkw

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s