PERJALANAN SPIRITUAL – UMROH 2017

Pergi Umroh dengan adik saya  Ita sudah saya niatkan sejak lama. Harusnya juga sama kakak iparku mbak Tuti Bambang, namun beliau belum berkenan. Tahun 2015, banyak teman yang bercerita dan ber-testimoni perihal travel Umroh yang bisa memberangkatkan jemaah dengan harga murah dan fantastis. Ceritanya saya tertarik untuk mencoba ikut sehingga pada  Mei 2015 saya membayar DP untuk saya dan adik dan melunaskan sisanya pada Desember 2015 dengan target pemberangkatan di Desember 2016.

Diluar rencana, Januari 2016 tetiba besan saya Ibu Tunjung mengajak umroh bareng dengan beberapa orang keluarganya. sayapun tertarik dan berangkat pada 15 – 25 Februari 2016. Kembali dari umroh kali ini, saya mendapat inspirasi untuk mengajak juga sepupu yang sudah saya anggap adik saya sendiri yaitu Uta. Saya tawarkan dia, dia juga berminat.  Sayapun membayarkan pelunasan a.n Uta pada bulan Mei 2016. Kami infokan ke  travel bahwa kami akan pergi bertiga. Biro travel ini mempunyai aturan, jadwal pemberangkatan mengikuti pembayaran peserta yang terakhir.  Dengan demikian, target waktu pemberangkatan saya dan Ita yang seharusnya di Desember 2016, bergeser ke Mei 2017. Sepertinya tidak ada masalah. OK deal.

Dengan berjalannya waktu, ternyata biro travel tsb bermasalah. Pemberangkatan kami yang seharusnya pada Mei 2017 tertunda sampai akhirnya biro travel tsb berurusan dengan kepolisian. Di sisi lain ternyata besan saya dan anak saya  Ica berencana juga untuk umroh dengan mengajak juga Aydan  si cucu kesayangan kami.

Awalnya sempat bingung dan sedih karena kalau saya jadi pergi  bersama adik saya dengan travel yang bermasalah (saat itu masih ada janji akan diberangkatkan di tahun ini / 2017), pastinya saya tidak bisa pergi dengan Aydan. Tidak mungkin dalam satu tahun saya ambil cuti dengan jumlah hari yang cukup banyak.  Rupanya Allah mendengar juga niat saya untuk bisa umroh dengan Aydan … keberangkatan umroh saya dengan travel yang bermasalah dipastikan batal ….. dan akhirnya sayapun merencanakan untuk pergi dengan Aydan dan juga kedua adik saya.

Rupanya ini skenario Allah yang saya yakini memang selalu tepat dan indah … Allah lebih tahu mana yang terbaik untuk hamba-Nya … The Best Sutradara is Allah, sang penggenggam hidup. I do believe.

Sayapun mendaftar untuk umroh bersama Aydan, ikut dengan rombongan Keluarga Besan dengan travel Rafi’i Groups dibawah pimpinan Ustadz H. Arafi Mughni MA yang pada saat Umroh 2016 beliau menjadi pembimbing kami dengan travel Talbia. 1-2-3

www.rafiigroups.com

Kelompok kami terdiri dari 33 peserta, termasuk peserta termuda yaitu cucu kami Aydan, 1.5 thn. Secara umum kami sudah saling kenal karena masih ada hubungan saudara dan pergi bersama keluarga, istri / suami / anak / adik / kakak dll. Semua ada 12 pria dewasa dan 20 wanita.

Senin, 18 Desember 2017.

Bismillah.

Jam 10.00 saya keluar rumah diantar Ryan. Lalin lancar, hanya tersendat di sekitar tol bandara Soeta.  Sampai bandara jam 12-an, cari parkir dan langsung masuk bergabung dengan jamaah lain di meeting point  Terminal 3 Ultimate.

Setelah selesai urus koper. Lanjut sholat Zuhur dan jama’ qoshor Ashar  di musholla Terminal 3 … Alhamdulillah antriannya panjang dan padat.  Lanjut makan siang dengan nasi box yang disediakan. Ada info terbaru bahwa koper beroda tidak boleh masuk kabin, walaupun ukurannya masih masuk kabin. Terpaksa wrapping koper dulu. It is OK and done in time.

4-56-789-1011-12

Rupanya rombongan kami satu pesawat dengan MQ Travel dibawah pimpinan Aa Gim. Beberapa teman termasuk Aydan sempat berfoto ria dengan beliau.13-14

Foto bareng sebelum berangkat :

13

15Berikutnya masuk ke area Imigrasi, lancar. Begitu masuk ke area tunggu, baru baca di tv screen  kalau Saudi Arabia SV 821 delay  satu jam. Alhamdulillah di Gate 8 ada area bermain anak.  Aydan bisa mengisi waktu dengan bermain.

Didalam pesawat, saya duduk satu baris dengan Ica dan Ita. Alhamdulillah Aydan cukup bersahabat saat di pesawat. Dia bisa anteng tidur dipangkuan Ica.

161718

Jam 11 malam waktu Riyadh, alhamdulillah kami mendarat dengan selamat di Bandar Udara Internasional Raja Khalid – Riyadh. Disini kami transit selama satu jam untuk pengisian BBM. Kami tetap berada di pesawat. Take off kembali sekitar jam 12 malam dan landing di Bandara Muhammad bin Abdul Azis – Madinah  jam 1-an. Berarti sudah dini hari memasuki hari Selasa, 19 Dessember 2017.

192120aydanratih2223

Ciri khas Imigrasi di Saudi Arabia : lamban  sementara pendatang cukup banyak dengan antrian yang  panjang dan  baru selesai sekitar jam 03.45. Urusan koper beres, kami ke bis dan 04.00 bis bergerak menuju hotel.

Mendekati hotel, bis melewati Masjid Nabawi dengan menaranya yang masih menyala … seketikan dadaku sesak karena penuh haru sambil mengucapkan ‘alhamdulillaaah ya Allah’ … Engkau masih berikan kesempatan kepada ku untuk hadir kembali disini … Alhamdulillah ini adalah kesempatan ku yang kesekian kali dapat berada di Madinah … Terima kasih ya Allah … 

Jam 04.30 an kami sampai di Concorde Dar El Khair. Masuk hotel, bersih-bersih badan sekitar setengah jam dan bersiap untuk sholat Subuh. Sampai masjid Nabawi ternyata sudah mendekati waktu azan kedua sehingga pintu untuk masuk sudah dijaga askar wanita dan kamipun sholat di pelataran Masjid. Selesai sholat, foto-foto dan kembali ke hotel untuk sarapan dan mandi.

Subuh ini saya sengaja memakai baju berwarna biru untuk melengkapi momen-momen terdahulu dimana baju ini sudah dipakai berfoto bersama di Masjid Madinah dengan :

  • 2006 bersama almarhum suami tercinta
  • 2011 bersama Ica dan Ryan
  • 2016 bersama besan Ibu Tunjung24

Dan Alhamdulillah  2017 bersama adikku Ita, anakku Ica dan cucuku Aydan.biru

In syaa Allah kesempatan berikutnya Allah dapat berikan untuk bersama anak saya Ryan dan istrinya. Aamiiiin ya Allah …

272828a32

Alhamdulillah Concorde Hotel sangat dekat dengan halaman masjid Nabawi dengan pintu masuk  no 15. Hanya berjalan kaki sekitar 30 meteran dan dari kamar hotel terlihat sedemikian dekatnya. Alhamdulilllaaah …

33

Selesai mandi dan istirahat sebentar, jam 10-an kami jalan bersama untuk sholat Dluha dan Dzuhur di Masjid Nabawi. Ica dan Aydan tidak ikut karena Aydan masih tertidur pulas. Selesai Zuhur, kembali ke hotel untuk makan siang. Menjelang Ashar, kembali ke masjid untuk sholat Ashar. Antara waktu Ashar dan Magrib sebenernya amat singkat sehingga idealnya bisa i’tikaf di masjid sampai Magrib atau bahkan Isya. Namun karena belum mandi maka selesai Ashar-pun balik ke hotel untuk mandi. Menjelang Magrib kembali ke masjid  dan karena hari Selasa ini ada agenda untuk mengunjungi Raudhah setelah Isya maka selesai Maghrib diminta kembali ke hotel untuk makan malam. Selesai Isya, sebenernya kami sudah lelah dan mengantuk karena memang belum istirahat nyaman sejak kedatangan. Namun memang tidak ada jadwal lagi, secara besok ada acara City Tour. Kamipun tetap berjalan menuju Raudhah dengan bimbingan Mutawwifah yang telah disediakan travel. 35

Raudhah untuk jamaah Asia memangg dibuka selesai Isya mendekati jam 21 sampai jam 23. Jamaah wanita dapat menuju Raudhah dengan memasuki pintu 25.Rombongan diatur untuk masuk ke Raudhah secara bergiliran agar tidak terlalu padat di dalam. Alhamdulillah dikasih kesempatan Allah untuk sholat dan berdoa di Raudhah untuk waktu yang lumayan cukup karena memang tidak diberikan kesempatan ber-lama-lama.

36

Ini karpet yang menunjukkan area Raudhah diantara area lain yang berkarpet warna merah. Selesai dari Raudhah sekitar jam 22-an dan saya kembali ke hotel.

Rabu, 20 Desember 2017

Alhamdulillah Aydan sudah segar dan mau ikut ke masjid. Kami keluar hotel jam 3.45 untuk sholat Tahajud lanjut sampai Subuh. Aydan cukup bisa diajak untuk bermain dengan tenang tanpa mengganggu kami yang mengaji dan sholat disampingnya. Ini kondisi Aydan yang anteng dengan mainannya :3738

Selesai Subuh langsung kembali ke hotel untuk sarapan karena jam 08.00 ada agenda City Tour. Gaya Aydan di dalam bis saat City Tour:39

Tempat pertama yang dikunjungi, Masjid Quba :4041

Di masjid Quba, Aydan bahagia sekali mengejar-ngejar burung :4243

Lanjut ke tempat berikutnya,  Toko Kurma Faisal :

Di pintu masuk ada yang menarik perhatian Aydan yaitu kucing yang cukup besar. Sampai menjelang pulangpun Aydan masih asyik main dengan kucing dan tidak mau diajak ke bis sampai tiba2 kucing tersebut mencakar tangan kanan Aydan. Ada dua goresan di tangan Aydan dan baru dia mau diajak untuk meninggalkan kucing.

44454647

Suasana didalam toko Kurma :

48

Lokasi berikutnya, Gunung Uhud :

Saya tidak turun dari bis. Peserta lain pada turun dan foto-foto.  Perjalanan dilanjutkan dengan melewati Qiblatain dan Khandak. Sampai hotel sudah mendekati waktu sholat Zuhur, sehingga langsung jalan ke masjid. Selesai Zuhur kembali ke hotel untuk makan siang, istirahat sebentar dan beberes belanjaan lanjut ke mesjid untuk sholat Ashar.   Aydan juga ikut ke mesjid. Sore ini dia anteng dengan pinsil dan kertas. Alhamdulillah Aydan semakin pintar ….50

Selesai Ashar kami sempat foto di sekitar pintu yang bertuliskan Muhammad :5152535457565558

Sore ini dijadwalkan selesai Ashar berkumpul di pintu 13 untuk mengunjungi Museum Al Qur’an. Namun batal karena antrian cukup panjang. Saya pun kembali ke hotel karena harus BAB dan tahun lalu sudah pernah kesana. Saat menunggu di pintu 13, Aydan terjatuh dan mengeluarkan darah di sekitar mulut. Alhamdulillah tidak apa-apa, hanya benturan gigi dengan bibir sehingga mengeluarkan darah.

museum quran

Hari ini saya menghabiskan waktu sendiri dari Magrib sampai Isya di masjid. Sambil i’tikaf, baca Qur’an dan memperhatikan sekelompok wanita-wanita Arab yang sepertinya mengaji bersama yang dipimpin oleh seorang guru mengaji yang fungsinya membetulkan bacaan Qur’an para wanita di depannya. Ada kelompok wanita yang ‘menyetor’ hafalan Qur’an sambil dibetulkan oleh guru, dan ada kelompok lain yang masih membaca Qur’an dengan menggunakan mushaf ….. subhanallah, saya berfikir  bahwa dengan merekalah saya harus bersaing untuk bisa masuk  surga ….

Kamis, 20 Desember 2017

Sesuai itenerary harusnya hari ini kami check out Madinah untuk menuju Mekkah. Namun karena hotel di Mekkah masih full, maka hari ini masih di Madinah. Selesai Subuh, sarapan, kami isi waktu dengan berbelanja oleh-oleh. Lanjut Zuhur, makan siang, Ashar dan menghadiri acara manasik untuk rencana Umroh besok hari. Karena manasik selesai sudah menjelang Magrib, sayapun tidak bisa sholat di dalam masjid. Cukup di halaman masjid berdua dengan Ita. Magrib lanjut Isya, makan malam.

Jum’at, 21 Desember 2017

Selesai sholat  Subuh, kembali  ke hotel untuk sarapan dan packing karena koper harus sudah rapih berada di depan kamar hotel pada jam 10. Pagi inipun kami sudah mandi sunah Ihram dan siap dengan pakaian Ihram. Sholat Dluha lanjut sholat Jum’at.  Aydan ikut dan sebelum ke dalam masjid, kami menyempatkan diri berfoto ria :

59606162

Di dalam masjid, saat kami sholat Jum’at Aydan tertidur pulas. Semoga Aydan menjadi anak yang soleh dan qurrota a’yun … Aamiin ya Allah.

63

Dengan berpakaian ihram, jam 15 kami menuju Beer Ali sebagai tempat Miqat dari arah Madinah. Disini kami sholat sunat Ihram dan berfoto bersama :

64.png65666768

Didalam bis, kami dibimbing Ustadz Rafi untuk berniat menjalankan Umroh dan ber-talbiyah sepanjang perjalanan.

ihrom di bis

Sampai di Mekkah sekitar jam 22-an lewat. lanjut makan malam di P3 baru menuju hotel. Jam 23.30-an kami check in di Swissotel Al-Maqam Zam-zam Tower dan diminta kumpul di lobby jam 00.30-an untuk menjalankan Umroh. Kamar kami, alhamdulillah dapat suite room :

69

Sabtu, 22 Desember 2017. Jam 00.30 kami sudah berkumpul di lobby. Aydan masih tertidur di sofa lobby.

70.png71

Kami baru bergerak keluar hotel sekitar 01.30. Sampai halaman Masjidil Haram, kami masih menunggu beberapa teman yang ke kamar mandi dan berwudlu karena Thawaf men-syaratkan kondisi suci dari hadast dengan berwudlu seperti halnya kalau kita sholat. Momen ini dipakai berfoto :7273.png747576

Alhamdulillah ya Allah … Engkau masih memberikan kesempatan pada saya untuk melihat langsung Ka’bah untuk kehadiran saya yang kesekian kali di tanah harom ini … 

Kami Thawaf dipimpin langsung Ustadz Rafi dengan suaranya yang lantang membacakan doa-doa di setiap putaran. Saat putaran ke-6 kamipun dibawa mendekati Rukun Yamani sehingga kami bisa mencium dan memegang harumnya dinding Ka’bah. Alhamdulillah … Selesai Thawaf kami diarahkan ke lokasi yang memang disediakan untuk sholat sunah selesai Thawaf.  Ustadz Rafi juga memimpin doa yang kami amin-kan dengan khusyu’ dan dalam tangis. Selesai Thawaf, kami bisa berfoto :7778808179.png828384aydangendong

Selesai Thawaf, kami lanjut Sa’i dan selesai dengan ber-Tahalul sudah mendekati azan Subuh. Kamipun di bukit Marwa sampai sholat Subuh selesai.86

Selesai Subuh kami kembali ke hotel untuk sarapan di lantai 1. Jam 10 saya dan Ita jalan ke masjid untuk sholat Dluha. Perlu waktu untuk mempelajari ulang peta pintu-pintu Masjidil Haram karena banyak perubahan dari tahun lalu. Putar-putar akhirnya dapat Pintu untuk Wanita ada di 84 atau 85. Alhamdulillah masih menemukan tempat sholat yang berkarpet. Disini sampai Zuhur selesai, lalu makan siang ke area makan P3. Asharpun kami jalan ke masjid dan langsung melalui pintu 85. Selesai sholat Ashar ternyata ada informasi untuk ke rooftop Masjidil Haram karena ada sessi Tausiyah. Kamipun keluar masjid dan masuk kembali ke pintu 91, dimana didalamnya ada eskalator yang dapat membawa kami langsung sampai rooftop.Selesai tausiyah, kami kaum ibu2 ingin mengunjungi masjid yang merupakan pengembangan baru dimana tahun lalu saya sudah sampai disini. Alhamdulillah kami disini dari Magrib sampai Isya, selesai Isya langsung beranjak keluar karena dinginnya luar biasa.

Dari sini kami ke P3 untuk makan malam, lanjut  ke hotel untuk istirahat.

Minggu, 24 Desember 2017

Jam 3.30 kami sudah jalan ke Masjidil Haram untuk Tahajud sampai Subuh. Alhamdulillah dapat tahajud di pelataran Ka’bah sampai mendekati waktu Subuh. Setelah Azan kesatu berkumandang, kami jamaah wanita diminta keluar area oleh para askar karena ini area untuk sholat Jamaah Pria. Kamipun mundur dan mendapatkan tempat sholat se-adanya karena mayoritas area memang sudah full.  Selesai Subuh kembali ke hotel untuk sarapan, jam 8.30 ada agenda City Tour Mekah.

Kumpul sebelum City Tour :

87

Bersama-sama di lift yang bisa mengangkut semua peserta :

88

Yang dikunjungi adalah Padang Arofah – Jabal Rahmah :

909192.png89.png

Lanjut ke tujuan terakhir yaitu Ji’ronah sebagai tempat miqat bagi yang mau menjalankan Umroh ke-dua sambil melewati area saat haji (Padang Arfah, Mina, Muzdalifah dll). Saya tidak ambil Umroh ke-dua sehingga tetap di dalam bis. Kembali di hotel sudah melewati saat sholat Zuhur sehingga kami makan siang dulu di P3. Selesai baru ke kamar untuk sholat Zuhur. Sholat Ashar, Aydan ikut ke masjid. Kami ambil area wanita yang masuk dari pintu 85. Lumayan masih kosong sehingga dapat di pojok agar Aydan dapat main dengan tenang. Alhamdulillah kami berkenalan dengan jamaah dari Palestina dan sempat berfoto : 93

Selesai Ashar kami kembali ke hotel untuk mandi. Sebelum ke hotel, mampir ke BindawoodHilton untuk belanja oleh-oleh karena malam ini harus packing. Saya, Ica, Aydan berpisah dengan Ita, dia belanja sendiri.

Mendekati azan Magrib, Ita belum kembali ke hotel sehingga saya jalan sendiri. Niat saya sore ini dapat sholat dan berdoa di depan Maltazam, alhamdulillah terkabul. Disini saya sampai sholat Isya. Pulang ke hotel langsung packing karena jam 3 semua koper harus sudah siap di depan kamar.

Senin, 25 Desember 2017

Jam 3 pagi kami diminta untuk kumpul di lobby untuk pelaksanaan Thawaf Wada’ atau Thawaf Perpisahan. Thawaf berlangsung lancar. Pada putaran terakhir kami dibawa mendekat Maltazam dan diberi kesempatan untuk berdoa yang lumayan lama.

Ya Allah, ijinkan saya bisa  hadir kembali disini ….. Aamiin.

Karena kondisi desakan jamaah lain, saya, Ica, Aydan, Arra dan beberapa jamah lain selesai berdoa di Maltazam langsung keluar untuk siap-siap sholat Subuh. Alhamdulillah dapat tempat yang berkarpet dan masih kosong sehingga Aydan bisa leluasa.

Disini kami sampai Subuh selesai dan langsung ke hotel karena jam 8 ada jadwal check out hotel.

Check out hotel agak telat karena parkir bis.

Sebelum ke Bandara, itenerary kami adalah mengunjungi Museum :

9495969897.png

Dari museum, kami lanjut ke Jeddah dan berhenti di area pertokoan Balad dimana disana ada toko yang terkenal dengan nama Toko Ali Murah. Banyak yang masih belanja-belanji disini, aku cuma cari tempelan kulkas. Di area ini ada restoran dengan menu Indonesia yaitu Bakso Mang Oedin. Disini kami makan siang. Saya pilih bakso dan es cendol.

ali murah.png99

Selesai makan siang, bis melaju ke Bandara. Ternyata kami harus berangkat dari Bandara King Abdul Azis khusus Haji dan Umroh. Disini kami sholat Zuhur jama’ qoshor Ashar dengan tempat yang kondisnya terbatas, jauh dari kenyamanan baik untuk toilet maupun tempat sholat.

Sempet terjadi kehebohan, beberapa koper harus dibongkar karena kelebihan berat. Koper cabin pun tidak bisa masuk bagasi karena overspace.

Saudi Arabia SV 816  take off on time jam 19.25. Alhamdulillah  Aydan tidur sepanjang perjalanan.

100.png

Selasa, 26 Desember 2017

Alhamdulillah pesawat landing dengan selamat di Bandara Soeta Terminal 3 sekitar jam 09.

Antri Imigrasi, ambil bagasi, pembagian air zam-zam,  dan salam-salaman sebagai tanda perpisahan ..

Sampai ketemu di lain kesempatan …

101

CATATAN TAMBAHAN :

Selama di Madinah di hotel Concorde Dar El Khair, kami sarapan, makan siang dan makan malam di Restaurant Hotel ada di lantai M (Mezzanine).

Menunya Indonesia / Melayu, sebagian cocok dengan lidah kami.

Ini salah satu meja makan dari rombongan kami :102

Sementara selama di Mekah di hotel Swissotel Al-Maqam, kami sarapan di Restorant Hotel : Al – Khairat ada di lantai 1 dengan menu hotel bintang 5, lengkap dari roti, main buffet, salad dll.

Hanya sebagian menu yang cocok dengan lidah kami.

103.png104

Sementara untuk makan siang dan malam, seluruh jamaah Indonesia yang menginap di hotel dalam kawasan Grand Zam Zam makan di restorant yang terdapat di lantai P3. Sayang gak sempat foto.

Kami dapat air zam-zam 5 liter :

105

Testimony untuk Rafii Groups (RG):

Bimbingan ibadah saya rasakan mendekati sempurna. Dari 4 kali umroh, baru merasakan bimbingan pada umroh ke-3 dan ke-4 dengan Ustad Rafi yang penuh dengan bimbingan terutama saat Thawaf. Pelayanan lain seperti kamar, makan dll relatif juga baik.

Masukan agar lebih memperhatikan time management, upayakan kami sebagai customer tidak harus menunggu RG sebagai fasilitator karena keterlambatan.

 

————————————————————————————————————————-

Yang menjadi prihatin saya sebagai Muslim adalah :

Kesadaran akan kebersihan … Semua orang di dalam pesawat mempunyai tujuan yang sama yaitu ingin pergi Umroh. Namun, saat meninggalkan pesawat terlihat ceceran-ceceran sampah dikolong bangku … bekas bungkus2 makanan yang seharusnya kalau memang sebagai seorang Muslim dan mempunyai kesadaran akan kebersihan, tidak bisakah sampah-sampah itu dikumpulkan di dalam plastik sehingga tidak berceceran ?

Masih bagus di dalam pesawat ada larangan merokok …. kalau tidak, sudah pasti di kolong bangku akan banyak puntung rokok …

Juga saat makan, mengapa sebegitu besar keserakahan nampak pada saat harus mengambil makan … terlihat dari penuhnya piring dengan makanan yang ternyata pada akhirnya tersisa, tidak dimakan dan dibuang … Astagfirullah, tidakkah kaum Muslim menyadari bahwa mubazir itu perbuatan syaitan ? Tidak bisakan mengambil makan sesuai kebutuhan saja sehingga makanan tidak terbuang ?

 

Advertisements

JEPANG SPRING & SAKURA HOLIDAY 2017 (1)

Destinasi favorit yang jadi target mimpiku adalah Jepang … Jepang pas sakura berkembang ……. Pas tahun lalu jalan ke Ausie sama Bu Tunjung (besan), itu jadi pembicaraan dan direncanakanlah untuk jalan di 2017. Tetiba ada penawaran bu Tunjung dari Bayu Buana … waktunya 2 – 8 April, aktifitas kantor sepertinya aman … bayarlah DP.  Tetiba Ica kepingin join sama Aydan pula … yah sudahlah … segera diurus segala sesuatunya.

Minggu, 2 April 2017  : Jakarta – Haneda

GA 874 flight jam 23.30, diharapkan kumpul di Soeta jam 21.00 … GMaps sepertinya aman so baru jalan setelah sholat Isya jam 19.30an.  Sempet shock pas lewat Pondok Timur Mas ternyata masih banjir semata kaki … jalan menuju tol pun lewat Cikunir lumayan padat dan ketahan tapi Alhamdulillah tol nya lancar dan sampai Soeta mendekati jam 21.

1.png

2.png 3

Alhamdulillah di pesawat Aydan gak rewel … anak pinter, dia bobo di pangkuan bunda. Bersyukur dapat seat di pojok dekat jendela.

Senin, 3 April 2017 : Haneda – Tokyo

Sampai bandara Haneda jam 9an dan beres imigrasi jam 10.50. Aku siap kelililing Tokyo ……………….

4.png
aku siap jalan-jalan ….

5.png

Tujuan pertama makan di Yokitori Centre di daerah Asakusa. Menunya tempura lengkap dengan Soup Kepiting yang menantang tapi ribet makannya.

6.png

Selesai makan kami dibawa menuju Asakusa Kannon Temple dengan menyusuri Nakamise Street  tempat belanja souvenir … sepertinya padat dan crowded jadi gak semangat buat belanja.

7.png

Alhamdulillah udaranya bersahabat. Seneng banget pas lihat ada bunga sakura … langsung welfie ….

8.png  9

10.png

11.png

12.png

45.png

Dari sini kami berjalan kaki untuk mencapai lokasi photo stop Tokyo Sky Tree Tower. Aydan sepertinya kecapean dan tidur dalam gendongan bu Tunjung.

13.png

Dengan bis kami melanjutkan perjalanan ke Euno Park untuk menikmati bunga sakura yang luar biasa indahnya.

14.png

15.png

16.png

Saat tiba di Euno park, udara masih relatif nyaman walaupun agak dingin. Namun saat selesai menikmati keindahan sakura dan sudah menjelang sore tiba-tiba udara dingin sekali dan terasa angin menampar wajah dengan kencang. Sangat tidak nyaman. Aydan pun terbangun dengan tangisan. Alhamdulillah setelah diberi ASI menjadi agak tenang.

Dari sini kita lanjut ke kawasan Ginza yang terkenal dengan toko-toko branded. Keliling  Uniqlo lanjut ke beberapa toko lainnya dan menuju lokasi janjian di supermarket Hanamasa.

17.png

Makan malam hari ini kami dibawa ke restorant sekitar Ginza yaitu Karune Station  berupa makan all you can eat  aneka makanan tapi harus hati-hati karena yang tergolong haram pun cukup banyak …

Setelah makan malam yang mengenyangkan kami diantar ke Tokyo Dome Hotel untuk istirahat.

Selasa, 4 April 2017 : Tokyo – Yamanaka

Menginap di Tokyo Dome Hotel hanya satu malam. Pagi ini selesai sarapan kami checkout.

18.png

Lokasi kunjungan pertama hari ini adalah kawasan Shibuya, area yang cukup padat orang berlalu lalang karena ini disebut dengan simpang terbanyak / Shibuya Crossing.

19.png

Photostop disini adalah patung anjing Hachiko, sebuah patung anjing yang diabadikan karena kesetiannya kepada majikannya yang tetap ditunggunya di depan stasion  padahal majikannya sudah meninggal.

21 20

Masih pagi dan terasa sekali dinginnya so cari mall yang ada penghangat. Masuklah ke Tokyu sambil cuci mata dan cari2 coats. Alhamdulillah dapet coats yang diinginkan. Dari sini masih ada waktu untuk keliling mall dan lihat-lihat sekitar Shibuya.

22 23

Dari Shibuya kami lanjut ke Gotemba Factory Outlet suatu lokasi perbelanjaan barang branded yang katanya harganya miring. Makan siang di foodcourt nya. Karena gak ada barang yang dicari, dan yen-nyapun belu dicetak  kamipun hanya jalan-jalan sambil windows shopping yang ternyata juga cukup melelahkan…. Masuk tokopun hanya untuk mencari mesin penghangat karena suhu diluar 6 derajat.

24 25

26 27

Waktu kumpul tiba so kamipun beranjak menuju bis … Ternyata ibu-ibu yang lain pada memborong Coach sampai beberapa tentengan tas … salut sama semangat belanjanya ….

Rencananya berangkat jam 4 namun sampai jam 4.45  mbak Ratih dan mbak Yanti belum muncul … Tour Leader sampai 3 kali menjelajah Gotemba tapi gak ketemu juga … HP pun gak bisa dikontak … kebayang kan kepanikannya … ternyata mereka berdua nyantai di restorant dann menyangka waktu kumpulnya jam 16.45 ….

Kemunduran waktu ini berdampak pada keterlambatan sampainya kami di penginapan berikutnya yaitu Fuji Matsuzono Hotel.

Sampai penginapan diberi waktu 15 menit untuk berganti pakaian Jepang bernama Yukata, yang lebih simpel dari kimono. Kumpul di lobby, foto group dan lanjut makan malam.

30 29

28

Memasuki kamar hotel, ekspresi kami langsung sumringah manakala menemui  ‘tatami’ suatu bentuk tempat tidur di lantai namun full selimut yang menghangatkan. Aydan pun seperti menemukan area yang menyenangkan untuk ‘merangkak’ sepuasnya.

31

Yang lebih keren adalah kami mendapat kamar yang viewnya langsung gunung Fujiyama ….

32

BROMO 2013

Pada dasarnya kami bertiga memang senang traveling, terutama ke tempat wisata populer dan favorit. Salah satu destinasi yang disasar adalah Bromo – Malang.

Rencana ke Bromo tanpa perencanaan lama, ngobrol-ngobrol dan dapat waktu kamipun langsung book tiket. Untuk sewa kendaraan dan hotel di Bromo saya minta bantuan teman kantor yang di Surabaya, Mona.

Sabtu, 27 April 2013

Dengan flight pagi, saya dan Ica terbang dari Soekarno Hatta dan tiba di Bandara Juanda – Surabaya jam 08.55. Dari Jakarta saya hanya dengan Ica karena Ryan terbang dari Bandung.

Sampai Bandara kami dijemput dengan kendaraan Toyota Avanza yang  sudah kami book sebelumnya. Karena masih pagi, Driver menawarkan kami untuk mengunjungi Jembatan Suramadu sebelum ke Malang. Sempet berpose sejenak sambil deg-deg an karena sebenarnya tidak boleh berhenti apalagi ambil foto …. tapi Alhamdulillah dengan kesigapan Ica, dapat juga momen ini.

1

Dari Suramadu, kami diajak juga menikmati suasana kota Surabaya baru kemudian jalan ke arah Malang. Kami makan siang di salah satu rumah makan di kota Malang (lupa namanya) dan lanjut ke Bandara Abdul Rahman Saleh.

Diluar pengetahuan saya, ternyata  Bandara Abdul Rahman Saleh sudah pindah dari yang sebelumnya saat saya dengan teman2 Psikologi UI 81 ke Malang. Lumayan puter-puter jalan untuk sampai di Bandara yang baru yang sebenernya tidak jauh dari bandara yang lama, namun Driver-nya tidak familiar dengan Malang.

Alhamdulillah sekitar jam 14-an  jumpa Ryan dan kami langsung menuju  lokasi wisata yang sudah direncanakan yaitu  Jatimpark 2 (Secret zoo, Museum Satwa).

Sampai Jatimpark2 sudah menjelang sore dan sepertinya sudah mau tutup.

Kami cuma bisa berfoto-foto di luar :

2

3.png

Di depan Jatimpark2 ada juga area wisata yang kata Ica isinya adalah aneka lampion … namun saat diintip koq sepertinya hanya wahana wisata untuk anak-anak sehingga kamipun tidak tertarik.

Dari Jatimpark2 sudah agak malam, sekitar jam 7-an. Kamipun lanjut menuju Bromo dengan tujuan Hotel Bromo Permai.

Kembali lagi ternyata Driver yang kami sewa tidak tahu jalan … kamipun sempat  kesasar dan baru sekitar jam 9-an menemukan rumah makan di pinggir jalan yang lumayan besar (tapi lupa namanya) untuk makan malam.

Yang saya ingat di restoran itu sengaja tidak menyediakan tissue, namun jika kita minta baru diberi  karena yang punya restoran  berfikir  bahwa tissue menyumbang biaya lumayan besar pada operasional restoran-nya … menarik.

Sempet foto sama Ryan disini :

4.png

Selesai makan malam, jam 9-an kami jalan lagi. Alhamdulillah sampai di Hotel Bromo Permai sekitar jam 12-an. Setelah selesai ber-transaksi untuk  jeep dll  kamipun masuk hotel untuk bersih-bersih dan menggeletakkan diri …

Baru terasa  ternyata dingngngngiiin  bennner

Minggu, 28 April 2013

Sekitar jam 2.30-an  kebangun karena suara-suara ramai diluar kamar. Ternyata beberapa jeep yang sudah di book  tamu hotel  sudah berada di didepan hotel, siap melayani kami.  Kamipun  bersiap-siap.

Hotel Bromo Permai posisinya sudah di kaki bukit Bromo sehingga kami tidak memerlukan waktu lama untuk sampai di tempat guna melihat  matahari terbit atau sunrise.  Pengunjung yang menuju lokasi Penajakan lumayan ramai .. padat merayap.

Banyak penunggang kuda yang menawarkan jasanya …   Melihat tempat yang dituju lumayan tinggi dan terjal, sayapun deal dengan satu kuda seharga Rp. 150.000. Ica dan Ryan tetap dengan kekuatan kaki sampai di puncak.

Matahari yang ditunggu tidak muncul karena mendung.

5.png67

Dari lokasi Sunrise, kami turun dan lanjut ke Kawah Bromo setelah sebelumnya menghangatkan diri dengan sarapan yang ada dijual di sekitar area wisata seperti gorengan, kopi, Energen dll.

Untuk sampai ke Kawah Bromo yang lumayan tinggi dan terjal, sayapun deal lagi dengan kuda seharga Rp. 150.000.  Ica dan Ryan hanya tersenyum … memaklumi kondisiku. Mereka tetap menanjak dengan kekuatan kakinya.

Kudapun hanya sampai di pelataran kawah. Kami harus naik ratusan anak tangga untuk sampai kawah.

8.png

Alhamdulillah saya bisa sampai puncak kawah walaupun berhenti beberapa kali untuk memperbaiki irama nafas.

9.png101112.png13141516.png

Dari Kawah Bromo, kami dibawa oleh jeep ke tempat lain seperti Pasir Berbisik, Bukit Teletabies  dll.

1718192021

Menjelang siang, terasa juga panasnya. Paket penyewaan jeep-pun sudah habis sehingga kami kembali ke hotel untuk sarapan dan check-out.

Dalam perjalanan ke Surabaya, Driver menawarkan untuk berhenti sejenak di wisata Porong – Sidoarjo tempat yang sempat ramai karena dilanda lumpur.

Sebelum ke bandara Junda, kami ada satu tujuan yaitu  House of Sampoerna, sebuah tempat yang dijadikan museum oleh Sampoerna dan  didalamnya ada cafe. Kami makan sore di cafe ini.

22.png

Alhamdulillah sampai di rumah dengan selamat.

BALI 2017

Jalan-jalanku ke Bali kali ini adalah perjalananku setelah 17 tahun yang lalu … (tahun 2000 dengan Almarhum suami dan Ica-Ryan  yang masih SD). Alhamdulillah diberi kesehatan dan kesempatan untuk bersama dengan ibu-ibu arisan erte 7 erwe 12 yang menamakan dirinya ‘seventwelve’  selama 3 hari 3 malam ….

Ceritanya, kami biasa jalan bersama setiap putaran arisan selesai. Ide awal untuk liburan kali ini sebenarnya Jakarta – Jogja – Solo. Tapi, tiba2  Bu ErTe dapat penawaran menarik dari salah satu warga yaitu Jakarta – Bali dengan promo ‘bayar 3 gratis  4’ untuk pesawat, penginapan dan sewa mobil seharga Rp. 7.500.000,-   dengan syarat peserta harus minimal 7 (tujuh) atau kelipatannya.

Respon ibu2 pun sepakat mau ke Bali …

Langsung deh Bu ErTe bergerak …

Biaya lengkap untuk pesawat, makan, sewa mobil, supir, tips dll per orang dikenakan Rp. 1.810.000 diluar tiket masuk area wisata.

Kenapa bisa semurah itu ? Ternyata menggunakan  Promo Air Asia  yang flight schedulenya di tanggal-tanggal yang sudah ditentukan , hari kerja (terpaksa cuti 3 hari) dan penerbangaan malam ….  It is OK…… jadwalnyapun  didapat 7 -10 Nov 2017 / Selasa malam berangkat dan Jumat malam kembali pulang ( 3 hari 3 malam ).

Selasa, 7 November 2017

 Karena flightnya jam 20.30, hari ini aku masih ngantor dan ijin pulang cepat  jam 3. Sempatkan Ashar dulu baru jalan ke Bandara Soeta.

Alhamdulillah laku lintas lancar, hanya tersendat sedikit di percabangan Slipi – Soeta. Jam 17.15 sudah bertemu dengan ibu-ibu yang berangkat dari Pondok Pekayon Indah tempat kami tinggal.1

Ada info kalo pesawat kami bisa jadi satu, jadwal yang lebih malam digabung dengan yang lebih awal yaitu jam 20.20…. Alhamdulillah …2a

Selesai check in dan drop bagasi, masih ada waktu untuk sholat Magrib dan Isya serta makan malam. Di Terminal 2 ternyata ada Bakmi GM (terakhir ke Terminal 2 waktu ke Beijing tahun 2016 belum nemu Bakmi GM). Jadilah Mie Ayam untuk santapan makan malamku …

23

Flight on schedule dan Alhamdulillah tiba di Bandara Ngurah Rai dengan selamat jam 23.10 WIT (Jkt – Bali ditempuh 1 jam 50 menit).4

Penjemputan dari hotel sudah ready di bandara. Kamipun langsung check in penginapan. Dimana kami menginap ? Kiki Residence, Jl. Nakula – Kuta. Ini penampakan Kiki Residence. Fasilitas : AC, air panas, wifi, TV, sarapan.5678

Rabu, 8 November 2017.

Jam 7 kami sudah berkumpul untuk sarapan yang disediakan penginapan. Jam 08.30 kami jalan dengan 3 mobil sewa sejenis Avanza. Dresscode hari ini adalah putih-blue jeans dengan kerudung polos aneka warna. Selfie sebelum jalan-jalan ….910

Tujuan pertama pagi ni adalah Tanjung Benoa Water Sport, melewati tol diatas laut. Tersedia aneka water sport dengan harga terlampir ( bisa ditawar loh dari price list-nya).

11 1211a

Kami deal untuk ke Pulau Penyu dengan 2 kapal seharga Rp. 850.000 atau Rp. 50.000 per orang.  Ini bentuk kapal yang membawa kami, muat untuk 8 – 10 orang.13 1415 16

Kapal didesign ada kaca di tengah untuk bisa melihat keindahan bawah laut. Juga kami dibekali roti tawar yang kami bisa sebarkan di laut untuk mengundang ikan mendekati kapal.  Kamipun bisa melihat aneka macam ikan dari kaca.

17 18

Pulau Penyu.

Kapal bersandar yang lumayan jauh dari pantai dengan air laut setinggi betis. 19

Ada kotak untuk donasi di pintu masuk yang katanya dipergunakan untuk biaya pemeliharaan binatang-binatang disini.

Parade betis nih … wkwkwk2021

Di Pulau Penyu wisatawan bisa berfoto dengan kura-kura  yang lumayan besar.2223

Disini juga ada taman yang berisi burung, iguana dl.  Ada burung gagak yang menarik perhatian para ibu-ibu :

24

Puas berkeliling melihat  kura-kura kamipun kembali ke kapal untuk menuju balik ke dermaga.  Beberapa teman memuaskan diri dengan main banana boats.

25

Dari Pantai Benoa kami dibawa ke restoran Padang untuk makan siang.

26

Dari situ, kami diantar ke satu area di daerah Nusa Dua  yang terdapat masjid, gereja, pura, kuil yang dibangun berdampingan. Keren …  Kamipun sholat Zuhur dan Ashar disini.

27 28 29

Rute wisata berikutnya adalah Pantai Pandawa, pantai yang dikelilingi tebing batu yang indah…   Di salah satu tebingnya dibuat patung Pandawa Lima (Dharma Wangsa, Bima, Arjuna, Nakula, Sadewa dan Kunti).

Yang membuat kurang nyaman adalah ‘panas’ nya yang luar biasa … oh Bali ..3030a 30b

Dari pantai Pandawa kami lanjut ke Dream land, area pantai juga yang kata Driver kami merupakan kepunyaan Tommy Suharto atau dulunya diprakarsai beliau.  Dari parkiran kami diantar dengan shuttle bus isi 15 orang menuju pantainya.31a

Pantai ini juga dikelilingi tebing, masih bersih dan jernih. Banyak wisatawan asing yang berjemur.

32 33 31343541

Sama dengan Pandawa, pantai ini juga panas …..  Kamipun tidak berlama2, lanjut ke Uluwatu.   Sampai Uluwatu masih sore, sambil menunggu saatnya sunset kami duduk sambil minum air kelapa.

36 37

Saat kami baru tiba di parkiran, kami dengar pengumuman dari speaker yang mengingatkan kepada yang hadir agar berhati-hati dengan barang bawaan termasuk kacamata, dompet, HP dll karena bisa diambil monyet.

Belum ada satu menit pengumuman tsb, tiba-tiba ada seorang remaja wanita yang berteriak kacamatanya yang dipakai di wajahnya diambil monyet sementara dia sedang memainkan HP. Ya Tuhan …. kasihan. Monyetnya bertengger di atas gedung ATM sambil merusak kacamata tsb…. pemandangan yang menjadi reminder kami.

Tiket Uluwatu Rp. 20.000 untuk wisatawan lokal.38

Memasuki area Uluwatu, untuk yang bercelana / rok pendek diberikan kain warna ungu untuk dipakai sebagai sarung karena dianggap memasuki area ibadah.

Uluwatu sekarang sudah tertata rapih. Pura yang dulu masih ada, tapi tidak menjadi objek kunjungan.

Khas dari Uluwatu adalah keindahan tebing karang yang luar biasa. Subhanallah …

394042434445 46

Sambil menunggu sunset, masing2 kami menbuat foto siluet dengan berbagai posisi.

47 4849

Setelah matahari tenggelam, kamipun beranjak untuk pulang. Saat menuju pintu keluar, kami baru tersadar kalau cukup banyak monyet yang berkeliaran sehinga kamipun berjalan dengan hati-hati dan perlahan agar tidak nengundang perhatian mereka.

Aku jalan bersama dengan ibu Dian, dimana beliau memegang lenganku. Tiba-tiba seekor monyet mendekatinya dan membuat kami terkejut. Dalam hitungan detik, sang monyet dapat merampas sandal jepit yang dipakai bu Dian dan langsung lari. Petugas datang melempar makanan untuk mengalihkan perhatian sang monyet agar mau mengembalikan sandal, namun monyet tidak bergeming dan tetap memegangi sandal jepit.  Bu Dian pun jalan ke parkiran dengan satu sandal.

Namun sekitar 5 menit  alhamdulillah sandal jepit kembali dalam keadaan sompal bekas gigitan monyet.

Dari Uluwatu kami beranjak menuju pantai Jimbaran untuk makan malam di Bela Seafod Cafe.

50

Makan di pinggir pantai dengan lampu yang redup …. romantis. Sayang batere hp melemah sehingga foto gak kuat pakai flash.

5152

Menunya : nasi putih, oseng kangkung dan satu set seafood bakar dalam satu piring yg berisi satu ekor baronang, 2 ekor udang dan 2 tusuk cumi. Paket per orang Rp. 100.000. Rasanya ? Yummmi ….

53

Selesai makan malam kami kembali ke hotel.

Kamis, 9 November 2017.

Wisata pertama yg kami kunjungi hari ini adalah Pantai Kuta.

54

Lanjut ke Pasar Seni Kuta tempat belanja aneka fashion, tas dan souvenir.

555657

Jam 11-an kami tiba di rumah makan Mak Beng, Sanur.   Sepertinya memang belum jam makan, karena kalau pas jam makan siang tempat ini ramai sekali bahkan seringkali sudah habis.

58 596061 62

 

63.png

Dari Mak Beng, kami melucur ke satu tempat Gelato Ice Cream yang lagi ngetrend yaitu Gusto.  Enak dan murah …

65.png 64 66.png

Di depan cafe Gusto ada toko tas dan dompet yang harganya serba 100.000 … barang kw yang kulitasnya lumayan bagus … ibu-ibu pun borong.

67

Puas belanja tas, kami dibawa ke Tanah Lot.

Ternyata di Tanah Lot, driver mobil kami membawa kami ke tempat tang berbeda dengan dua mobil lain. Masih sama di Tanah Lot tapi dengan sudut pandang yang berbeda.

6869707173 74

Disini kami menemukan ibu2 penjual rujak …. hmmm, selesai selfie pun kami menyantap rujak buah yang segar …

75

Teman-teman lain ternyata di posisi Pura Tanah Lot.

76

Kami kembali ke mobil untuk mencari dua mobil yang lain. Akhirnya ketemu di parkiran yang berbeda, namun karena panas sayapun tidak menghampiri mereka atau untuk foto di Pura Tanah Lot, kami memilih untuk sholat Zuhur dan Ashar di satu ruko yang disediakan untuk sholat. Menurut cerita, sebelum bom Bali yang lalu dirasakan sulit mencari tempat sholat di area wisata. Alhamdulillah saat ini sudah lebih mudah.

Dari Tanah Lot, kami mengejar sun set di pantai Seminyak.seminyak

77787980 81838485

Puas melihat matahari tenggelam, lanjut ke Toko Pia Eiji di Jl. Raya Kuta no. 93 A untuk membeli pia dan oleh-oleh lain.

86 88

Belum cukup, kamipun meluncur ke Toko Harum yang terkenal dengan kue lapis legitnya yang enak. Tapi sayang stok tinggal dua loyang dan masih jadi rejeki Bu Indri yang memang mencarinya.

89

Makan malam kami adalah Nasi Pedas Ibu Andika di Jl. Raya Kuta, sejenis rumah makan dengan aneka pilihan masakan matang yang bisa dipilih.

Masih ada waktu untuk belanja aneka oleh2 Bali di toko Krisna. Kamipun berbelanja untuk bisa dipack karena besok pagi sudah harus check out. Orang bilang, belum ke Bali kalau belum ke Krisna.

90 91

Sampai hotel sudah jam 10-an. Mandi, sholat lanjut tidur.

Jumat, 10 November 2017.

Selesai sarapan dan memindahkan koper bawaan ke satu kamar, kami siap mengelilingi Bali untuk hari terakhir.

Yang pertama dikunjungi adalah tempat yang katanya terkenal dengan ayam betutu, beberapa teman memesannya untuk diambil nanti sore untuk dibawa ke rumah.

92

Dari sini kami dibawa ke toko batik Sari Amerta di daerah Batu Bulan. Barangnya bagus2 sesuai harganya yang sepertinya untuk konsumen kelas atas.  Sempat melihat-lihat cara pembuatan batik dan kain tenun.

93 94

Dari sini lanjut ke Pasar Sukowati yang terkenal dengan aneka barang2 khas Bali dengan harga murah.  Namun sayang, pasar besar itu tutup karena rakyat Bali sedang merayakan Hari Raya Galungan – Kuningan.

Hanya ada beberapa toko yang buka, utamanya yang berjualan baju dan asesories. Kamipun belanja seadanya. Sebagian teman hanya duduk disekitaran tempat berjualan makanan. Sempat minum es kelapa yang berbeda karena abang jualan menambahkan peresan dan potongan  jeruk nipis.

Orang bilang kalau di Bali hati2 dalam mencari rumah makan. Pastikan yang halal, bebas dari menu babi. Salah satu pilihannya hari ini adalah Ayam Taliwang.

9795 96

Lanjut jalan ke Desa Panglipuran, satu area yang diabadikan sebagai penggambaran desa di Bali yang masih dijaga ke- asri – annya.

9899100101102103104 105

Untuk sholat Zuhur dan Ashar, kami dibawa ke Masjid Bangli.106

Selesai sholat, kami dibawa ke Pasar yang banyak berjualan tenun Bali yaitu pasar Semarapura.

 

107108 109

Dari pasar tenun, kami pulang menuju hotel untuk mandi dan bersiap2 ke bandara. Dalam perjalanan pulang, driver membawa kami ke pabrik pembuatan pie susu Aseli. Beruntung mereka tidak tutup.

110

Sampai hotel sudah jam 6, kami manfaatkan untuk mandi dan sholat Ashar.

Makan malam di daerah sekitar depan  Kiki Residence, ada pilihan Mie Ayam, Bakso dan Ayam Geprek. Aku pilih ayam geprek dengan menu nasi merah,  tempe tahu geprek. Alhamdulillah enak dan kenyang.

Jam 8.30 kami sudah harus jalan ke bandara. Alhamdulillah perjalanan ke Bandara lancar. Tiba di bandara Ngurah Rai, langsung check in.

Kami terpisah dalam 2 penerbangan. Penerbangan pertama sesuai jadwal yaitu 21.45 boarding.

Penerbangan kedua delay 30 menit, boarding sekitar  jam 22-an dan tiba di Jakarta jam 1-an dini hari.  Alhamdulillah sampai di rumah dengan selamat.

—————————–  00000000 —————————–

Ada pemandangan yang menarik, selama 3 hari kami menginap di Kiki Residence, selama tiga hari pula ada pedagang di halaman penginapan yang menjajakan baju-baju khas Bali dengan harga yang murah.

111 112

Beberapa catatan sebagai informasi :

  • Sewa mobil per hari Rp. 500.000
  • Sopir per hari Rp. 200.000
  • Tip sopir per hari 100.00 +  uang rokok Rp. 50.000
  • Bensin 150.000 per hari per mobil
  • Travel agent : Ketty +6281289802484

CASSAVA GOES TO GOMBONG – JOGJA

Keinginan jalan2 ke Gombong -Jogja udah lama banget dirancang. Berawal saat jalan bareng ke Cirebon, Anna usulkan ide ini. Untuk merealisasikannya, Grup WA pun udah terbentuk sejak 10 Mei 2016 ( setahun setengah yang lalu ) …. Alhamdulillah bisa terealisasi pada 12 – 15 Oktober 2017.

1

Kamis, 12 Oktober 2017

Diputuskan untuk naik kereta malam dengan rute Jakarta – Gombong. Jadwal berangkat, Kamis 12 Oktober jam 18.30 dengan KA Sawunggalih dari Stasiun Pasar Senen.

Hari itu aku masih ke kantor karena paginya ada Monthly BoD Meeting, sementara hari sebelumnyapun sudah absen karena harus istirahat sesuai surat dokter sekalian untuk pemulihan mempersiapkan tenaga buat jalan2.

Sempatkan sholat Ashar so baru jalan jam 15.15. Keluar kantor sudah dihadapkan pada kemacetan karena pengecoran jalan, setengah jam baru masuk tol Jagorawi. Tol Jagorawi sampai Cempaka Putih, lancar. Kemacetan dimulai sejak masuk underpass Senen … sudah satu jam gak juga keluar dari underpass, stuck. Waktu sudah menunjukkan jam 17.25. Mulai stress … inisiatif buka aplikasi Go-Jek. Alhamdulillah ada Driver yang respon. Tanpa nunggu waktu, langsung telpon Drivernya :

“Mas, saya kejebak macet di under pass Senen, bisa jemput saya disini ya. Mobil sy honda city abu2, ada di belakang mobil Avanza yg ada iklan Kalbe” … sambil panik dan tegang nungguin Go-jek dateng. Yang bikin stress, Drivernya ditelponin gak diangkat2. Gak lama dia sms kalo motornya kelewat dari posisi mobilku .. gak bisa mundur … langsung  my driver Mis ambil koper di bagasi, anterin ke Go-jek dan aku nyusul di belakangnya sambil lari-lari … huft … (kayak sinetron).  Mobil ditinggal dalam keadaan menyala … Alhamdulillah sudah di Gojek jam 17.45 dan sampai di stasiun jam 17.55 …

Ternyata masih nunggu Yuni yang juga kejebak rute kereta dan macet serta Trie yang sholat Magrib, setelah lengkap baru jalan ke peron .. lumayan juga ternyata stasiun pasar Senen banyak turun naik tangga untuk sampai di jalur 3.

18.10 sudah di dalam kereta … Alhamdulillah.

Foto-foto keceriaan teman-teman di kereta :

3 2

Yang kelaperan, menanti bakso dimasak di restorasi.

4

Beberapa posisi bobo cantik yang dijepret paparazzi :

5 6

Jum’at, 13 Oktober 2017 – dini hari.

Alhamdulillah kereta tiba di Gombong sekitar jam 1 malam.

7

Anna sudah menyiapkan 3 mobil menjemput kedatangan kami. Tujuan malam ini adalah Hotel Van Der Wyck yang hanya ditempuh dalam waktu 15 menit dari stasiun, untuk check in dan istirahat.

Ini penampakan kamar tempat aku menginap selama 2 malam.

8

Jumat, 13 Oktober 2017

Pagi yang cerah ini kami sarapan di restoran Van Der Wyck. Sarapan yang nikmat dengan lontong sayur dan rolade daun singkong ditambah satu tampah jajanan pasar tradisional (getuk, tiwul dkk).

911 10

Panitiapun sudah menyiapkan panggung untuk penampilan kami … luar biasa.

12 13

Dress code putih – blue jean mewarnai jalan-jalan kami hari ini. Sebelum berkeliling kota Gombong, ini foto kebersamaan kami :

1415 1617 18Kamipun siap berkeliling kota Gombong dengan bis yang disediakan tuan rumah, Anna.

19

Wisata pertama yang kami kunjungi adalah Waduk Sempor di daerah Sempor.

202122 2324 25

Seny selalu jadi ‘icon’ karena tongsisnya … Tks Seny …

Awalnya kami berniat untuk naik perahu untuk mengelilingi waduk, namun kami batalkan karena tidak tersedia pengemudi yang mengoperasikan perahu. Kami hanya foto dari atas dermaga :

2728

Wisata menarik berikutnya yang kami kunjungi adalah Goa Jatijajar.

293031323335

Di goa Jati Jajar ini ada satu mata air yang dipercaya dapat membuat awet muda kalau kita mencuci muka dengan air tsb. Namanya Sendang Kantil. Beberapa teman berburu ke arah mata air tsb. Hehehe siapa itu yaa …

36 37

Puas berkeliling Goa Jati Jajar kami lanjut menuju rumah kediaman keluarga Anna untuk makan siang.

3839

Terima kasih Anna … makanannya enak dan mengenyangkan … Barookallaah ..

Setelah makan siang dan sholat, jalan-jalan berlanjut ke Pantai Suwuk (semula mau ke Pantai Karang Bolong tapi diganti Pantai Suwuk yang katanya lebih indah).

12642434445 4647 48

Dari pantai Suwuk kami balik ke Hotel Van Der Wyck untuk istirahat mempersiapkan acara ‘Gala Dinner’.

CASSAVA NIGHT

Sekali lagi kami dibuat surprise dengan adanya panggung yang cukup merah untuk acara kebersamaan malam ini dilengkapi dengan organ tunggal dan penyanyi. Surprise juga karena dihadiri oleh Kapolres Kebumen  karena ada sahabat kita Wahyudin yang ada diantara kita.

Bener-bener acara yang dipersiapkan dengan matang oleh Marcom Universitas Indraprasta dibawah arahan Ibu Rektor Anna.

Semakin meriah dan hidup karena MC dadakan namun kondang si manis Zus Ika Swastika.

Sambutan  Ibu Rektor Anna  selaku pemrakarsa acara didampingi Team Marcom Universitas Indraprasta yang memfasilitasi acara.

4950

Sambutan Bapak Dadat selaku perwakilan dari Cassava’80.

51

Sambutan Yayuk Puji Rahayu selaku tuan rumah yang berkediaman di Kebumen. Saat ini menjabat Kepala Distapang (Dinas Pertanian dan Pangan ) Kebumen yang sambutannya cukup interesting karena bicara tentang pengembang biakan sapi …52

Narsis disela-sela acara.

5354

Hetty dan Rudy juga sudah menyiapkan acara game yang lumayan seru, salah satunya adalah untuk para pejantan Cassava’80 yaitu menghabiskan coklat MM (yang beraneka warna) yang diletakkan didalam bubur dengan memakannya langsung dengan mulut … jadinya, hidung dan bibir mereka dipenuhi dengan bubur. Foto diambil setelah mulut dan hidung dibersihkan.

55

Kado yang siap dipertukarkan dengan sesama Cassava’80.

56

Suasana setelah masing-masing Cassava’80 mendapatkan kado.

57

Menyanyi bersama sebelum acara dibubarkan.

58

Puas … puas … puas dengan semua sajian acara maupun konsumsi … seribu jempol buat Ibu Rektor Anna dan team Marcom Universitas Indraprasta. Barookallah …

Info tambahan, ternyata acara semalam masuk dalam Warta Kebumen :Untitled

Sabtu, 14 Oktober 2017

Sebelum check out untuk menuju Jogja, kami sarapan di Van Der Wyck dengan menu gudeg lengkap dan sajian jajanan pasar tradisional.

Dresscode kami hari ini adalah kaos orange, inipun hadiah alias free dari Anna … Barokallah.

59 6061

Foto bersama Bapk Rektor Universitas Indraprasta sang suami Ibu Anna.

626364

Masih dengan bis yang sama dengan kemarin, kami menuju Toko Batik  Mutia Jaya – Kebumen, lanjut ke rumah Yayuk.

65

Suprise lagi karena di rumah Yayuk pun kami dijamu dengan sajian yang luar biasa : jambu kristal, belimbing madu, pisang raja bulu, es kelapa, singkong manis dan tempe mendoan … alhamduillah, kenyang.

66 67

69 70

Itenerary yang sudah dibuat sebelum ini terpaksa diubah karena kondisi yang tidak memungkinkan. Rencana ke wisata Kalibiru dibatalkan karena kondisi bis tidak memungkinlan melewati jalan menuju sana yang menurut informasi kecil dan berkelok.

Disepakati bersama untuk langsung lanjut ke Jogja agar sampai disana masih sore sehingga teman2 bisa berjalan-jalan di sekitar Malioboro.

Dari rumah Yayuk kami diajak makan siang di rumah makan Rosya yang terkenal dengan sop daging dan tempe gorengnya.

71

72

Diluar perkiraan kami, ternyata teman kami dari Kepolisian yaitu Jendral Wahyudin berkoordinasi dengan Kepolisian Kebumen untuk emberikan pengawalan kepada bis yang kami pergunakan agar lancar dan lebih cepat sampai di Jogja.  Terima kasih Jendral !!!

Baru sekali ini merasakan dilead mobil Patwal Polisi yang bisa memakai jalan di jalur lain atau melewati antrian mobil di lampu merah lewat jalur sebelah kanan dan ngebut dengan kecepatan tinggi …

Sempat mampir di Masjid Raya Darul Muttaqin Purworejo yang didalamnya ada Bedug terbesar di dunia (jadi ingat masa kecil dibawa Bapak kesini saat mudik Hari Raya Idul Fitri) untuk sholat Zuhur dan Ashar.

73 74

Alhamdulillah kami tiba di Jogja dengan selamat. Bis langsung mengarah ke Hotel Whizz di daerah Pasar Kembang tempat kami akan meginap satu malam. Selesai pembagian kamar, acara bebas sampai jam 18.30 untuk memenuhi undangan makan malam pemangku hajat di Jogja yaitu Annie dan Iman.

Di rumah mereka kami dijamu sajian gudeg komplit dan aneka makanan snack.

Sangat mengenyangkan … Terima kasih Annie dan Iman. Barookallahu.

757677

Minggu, 15 Oktober 2017

Pagi ini kai sarapan di hotel. Terima kasih ya Pak gatot, dapat diskon 50 % untuk harga Whizz termasuk sarapan.

78 79

Selesai sarapan di Whizz, kami langsung  check out karena malam ini kami akan kembali ke Jakarta (kecuali yang stay satu malam lagi). Beres urusan check out, kami siap untuk tour hari ini. Bis juga sudah disiapkan oleh Annie dan Iman guna membawa kami ke Lava Tour Gunung Merapi dengan Mas Arie sebagai Tour Leader.

Jam 8.30 an kami sudah di lokasi start Lava Tour dengan 8 jeep untuk membawa teman-teman keliling Gunung Merapi untuk melihat sisa-sisa erupsinya.

Ada beberapa paket penawaran Lava Tour Merapi, kami ambil yang paling pendek waktunya.

80

8182 83

Kunjungan pertama dari Lava Tour Merapi adalah Museum Mini Hartaku, berupa satu rumah yang berisi barang-barang tersisa yang tidak lagi bisa dipergunakan karena telah meleleh oleh lahar.

8485

Beberapa barang-barang yang tertimpa lahar panas Merapi, hanya tinggal kenangan.

94

Selesai melihat-lihat sisa-sisa peninggalan harta yang ada, kami dibawa Pemandu menuju Batu Alien, sebuah batu yang jika diamati berbentuk wajah manusia yang sedang menangis.

95

Bergeser dari Batu Alien, ada pemandangan dibawah berupa area penambangan pasir. Musibah yang akhirnya membawa keberkahan.

96

Kamipun diberi kesempatan untuk berfoto-foto bersama. Ada satu foto yang diarahkan oleh Pemandu agar menunjuk ke arah atas dan hasilnya seperti ini :

979899100101

Disediakan lokasi ber-selfi ria di atas awan seperti yang  dilakukan teman-teman.

 

 

104

 

Pemandu mengarahkan kami untuk kembali ke jeep untuk melanjutkan ke tempat berikutnya yaitu Bunker Kaliadem atau tempat perlindungan dari lahar Gunung Merapi yang tinggal kenangan.

109 110

Disini ternyata teman-teman berpencar mencari kopi dan makanan karena memang sudah jamnya makan dan warung-warung banyak disekitaran. Akibatnya, kami saling tunggu dan waktu semakin siang. Salah satu keseruan kalau jalan dengan kelompok besar, ada saja kondisi diluar rencana yang muncul ..

Dari sini kami dibawa ke satu lokasi untuk foto bareng semua jeep.   Keren, cuma harus diambil dari kejauhan …

Rute yang dilewati untuk sampai di lokasi ini ini terasa sekali guncangannya. Badan terpental-pental, luar biasa.

111112 113

Lokasi terakhir yang kami kunjungi, jeep kami masuk ke sungai. Informasi Pemandu, biasanya ini bagian terakhir yang pakai basah-basahan … wkwkw, kompak deh kami satu jeep menolak … untung Pemandunya mau diajak kerjasama.

Jeep yang lain sepertinya dibawa ke tengah sungai ..

117

Kami kembali ke lokasi awal start dan lanjut menuju Resto Jejamuran. Annie dan Iman sudah menyiapkan pesanannya dan sampai sana kami siap menyantapnya.

Terima kasih Annie dan Iman … Barookallah.

118

119

Selesai makan siang, sholat Zuhur dan Ashar kami bersiap-siap untuk menuju Breksi (area gunung batu yang terkenal karena Obama sempat kesini) karena keterbatasan waktu dimana beberapa teman sudah harus ke bandara / stasiun sesuai jadwalnya masing2.

Sekali lagi ada kondisi yang membuat kami ‘resah dan gelisah’ karena ada teman yang tidak kommit dengan waktu yang ditetapkan yaitu jam 14.00 sudah berada di bis .. hahaha satu keseruan lagi kalau jalan bareng …

Kami baru jalan jam 14.25. Kebetulan jalanan macet, Pemandu agak cemas apakah bisa sampai ke Breksi dan aman waktu ke bandara / stasiun.

Dengan segala doa (???) dan permintaan kepada supir bis untuk tancap gas, kami tiba di Breksi jam 16-an

Hanya ada waktu sampai jam 16.30-an.

120121122123124125

Aku dan para pemangku hajat : Annie, Iman, Anna, Yayuk

Sesuai komitmen, jam 16.30 kami  sudah jalan. Alhamdulillah rombongan yang akan naik City link jam 19.55 sudah berad di bandara sejak jam 17 an … masih cukup lama menunggu di bandara Adi Sucipto.

Bersyukur semua teman2 kembali ke rumah dengan selamat …

Sampai jumpa di perjalanan seru berikutnya. Salam CASSAVA …….

 

CASSAVA’80 GOES TO PADANG – 2017

Keinginan teman-teman Cassava ’80 (alumni SMA 12 Angkatan 80)  jalan-jalan ke Padang sudah sering diwacanakan di WA Group.  Yang katanya berminat ikut  juga banyaaaak, namun finalnya cuma ber-8  saja. Let’s go laaaah …. Trie, Rita, Nunung, aku, Cucu, Anne Z, Wati, Bertha.

Booking Garuda udah dari bulan April 2017 dengan harga promo. Waktunya ditetapkan  21 (Kamis – libur Tahun Baru Hijriah) – Sabtu, 23 September 2017 sehingga hanya bolos satu hari Jum’at  saja.

Kamis, 21 September 2017

Garuda flight jam 06.05  so kita janjian jam 5 subuh sudah ada di Terminal 3. Semua on time, habis check in dan sholat subuh, kita menuju Gate 23 yang lumayan jauh jalannya …..

Dresscode hari ini adalah ‘women in red’ (kecuali Trie).

Narsis dulu sebelum take off.

1 3.png

Alhamdulillah mendarat dengan selamat di Bandara Minangkabau. Aku sudah janjian sama Esti (temen SMP) yang saat ini menjabat Kepala Imigrasi Bandara Minangkabau untuk ketemuan di terminal kedatangan.

2.png 4.png

5.png

Selesai urusan bagasi, kamipun siap mengelilingi Sumatra Barat dengan menggunakan ELF yang kita sewa untuk 3 hari.  ELF untuk 13 seat dengan harga sewa 1.2 juta per hari  yg disewa dari +62 813-7445-4804. Karena ELF ini berlokasi di Bukit tinggi sehingga kena tambahan menginap Driver saat di Padang sebesar Rp. 250.000 per malam.

6.png

Lokasi pertama yang ditawarkan Driver adalah lokasi sarapan lontong sayur yang enak. Namun… terpaksa kami harus lewatkan karena ternyata sarapan di pesawat masih cukup mengenyangkan. Perjalanan dilanjutkan ke lokasi utama wisata hari ini yaitu daerah Painan untuk wisata Pulau Mandeh. Untuk sampai ke dermaga pulau Mandeh, jalur yang dilewati adalah daerah Pantai Bungus … sontak saya minta  Driver untuk cari resto yang terkenal dengan gulai kepala ikan. Dihantarnyalah kami ke :

Rumah makan Pasir Putih, lokasinya di  sebelah kanan jalan dan diatas laut. Alhamdulillah ….

7.png 8.png

9.png

Jam 11-an kami lanjutkan perjalanan menuju dermaga Pulau Mandeh.

Jam 1-an kami tiba di satu bukit ( Puncak Nona ) yang dari sini kita bisa melihat pulau-pulau di kawasan Mandeh.

10.png 11.png

Di bukit ini terjadi transaksi penyewaan ferry yang membawa kami berwisata antar pulau.

12.png

Diperoleh kesepakatan kami akan ambil paket Rute 2 seharga Rp. 800.000.

13

Kami naik perahu dari dermaga Carocok Tarusan Painan. Ini ferry yang akan membawa kami berkelililing antar pulau.

Wisata Pulau Mandeh membawa kami melewati hutan-hutan Manggroove  seperti yang pernah saya dapatkan di Ramang-Ramang Makasar. Namun pemandangannya masih kalah cantik dengan Ramang-Ramang.

Beberapa gaya ‘women in red’ selama di perahu :

14

15

16 17

18 19

Pulau pertama yang dikunjungi adalah pulau Kopo-kopo. Disini kita hanya foto-foto karena pantainya kurang menarik.

20

25

21 22

23.png

24

Selajutnya kami dibawa menuju pulau Sutan ( pulau Setan ). Di pulau ini sebenernya lumayan banyak fasilitas seperti banana boat, donat atau jek ski atau snorkling di sekitar pantai. Namun karena udara panas dan nampaknya pulau cukup ramai dengan pengunjung lain, kami enggan turun dari ferry.  Kami tetap di atas ferry dan berada di sekitar pantai dengan aktivitas memberi makan ikan yang bisa mengundang ikan-ikan di laut berkumpul.  Lumayan banyak ikan yang terlihat, namun airnya tidak terlalu jernih.

Dari pulau Sutan kami lanjut ke Sronjong Ketek, pulau bebatuan yang didalamnya ada fasilitas untuk terjun bebas ke air laut dari ketinggan tertentu (Cliff Jumping).  Kami hanya melewatinya saja dan berfoto dari atas ferry :

26

Jika diperhatikan di belakang kami ada tangga dan terminal untuk melompat.

Lokasi terakhir yang kami singgahi adalah Sungai Gemuruh, satu air terjun bebatuan yang airnya tawar. Bebatuan dan air terjunnya menarik, namun fasilitas umum sangat terbatas.  Hanya ada WC Umum yang dibuat seadanya dengan dinding terpal plastik dan satu warung. Alhamdulillah ada bakwan dan teh hangat yang dapat mengganjal perut karena jam makan sudah lewat.

27

Untuk sampai ke warung, kami harus melewati bebatuan yang lumayan terjal.Kamipun tidak berlama-lama disini, lanjut naik ferry untuk kembali ke dermaga.

28

29

Sampai dermaga masih ada waktu Ashar. Kamipun sholat dulu disini dengan tempat sholat seadanya. Selesai wisata Pulau Mandeh, kami lanjut arah Kota Padang untuk menginap satu malam.

Sebelum sampai di hotel, kamipun makan malam dengan menu ‘soto padang’.

30

Hotel yang dibook adalah Mercure yang terletak dipinggir Pantai. Alhamdulillah dapata harga khusus dari Rp. 1.600.000,- per malam menjadi separuhnya.

Jum’at, 22 September 2017

Sengaja ambil paket penginapan tanpa sarapan, so pagi-pagi kamipun jalan ke arah pantai untuk lihat-lihat pemandangan dan sarapan.

31 32.png

33.png

Ini ekspresi saat awalnya mau bergaya tapi tiba-tiba ombak datang …

Puas di pantai, kembali ke hotel dan menemukan tempat sarapan dengan menu pilihan khas Padang : lontong sayur padang (bisa pilih dengan sayur pakis atau sayur nangka), picel : sayuran dengan bumbu kacang (pecel kalo di Jawa), bakwan dll. Lokasinya di sebelah kanan Mercure. Lumayan enak, tapi gak sempet foto karena gak bawa HP.

Hari ini langsung check out karena malam nanti akan menginap di Bukit tinggi. Sempet bergaya di depan Mercure sebelum tour hari kedua. Hari ini tanpa dress code alias bebas.

34

Agenda pertama adalah foto stop di Pantai Padang.

35

36

Agenda berikutnya (sebenernya diluar Itenerary) adalah mengunjungi Yunelly, yang saat ini sudah menetap di Padang dan baru pulang dari tanah suci. Kata Deiver, kebetulan memang sejalan ke arah wisata yang mau dikunjungi.

Rupanya, jalan masuk menuju rumahnya dari jalan utama yang kami lewati lumayan jauh.  Sekitar jam 9.30 an baru sampai.

Setelah ngobrol-ngobrol, kami diajak makan gulai kepala ikan yang lumayan enak dekat rumahnya …

37.png

38

Namun, rupanya makanan pesanan ini belum siap saji … lumayan lama kami menunggu dan membuat kami gelisah karena perjalanan hari ini cukup jauh (Lembah Harau dan Kelok 9) … saya lumayan ribut dengan kondisi ini. Maaf ya Nel.

39

Gulai ‘kepala ikan’ memang lebih menarik dari gulai ‘badan ikan’ …  Alhamdulillah, enak dan kenyang …. Jam 11-an baru kami selesai makan. Langsung lanjut dan berhenti di salah satu foto stop Danau Singkarak.

40

Terpaksa selfie karena yang lain sibuk belanja ikan belibis  ..

Dari Danau Singkarak, tujuan berikutnya adalah Istana Pagaruyung. Kami dikenakan tike masuk sebesar Rp. 7.000,- per orang. Sampai disana, kami sholat Zuhur dan Ashar dahulu, setelah itu baru malihat-lihat istana.

Pakai pakaian adat Padang ? Awalnya males karena sudah pernah, tapi temen2 yang lain semuanya mau jadi okelah untuk kebersamaan.

Sewa baju lengkap Rp. 35.000 per orang.

41

42

43

44

45.png 46

Tidak terasa, di istana Pagaruyung sampai jam 4 … Lanjut kebut untuk mengejar Kelok 9 sebelum gelap.

Alhamdulillah sampai disana jam 18.30-an tapi masih lumayan terang. Cerita Driver, harusnya malam lebih bagus dengan lampu-lampunya namun saat ini lampu-lampu tersebut sudah hilang karena dicuri sejak setahun yang lalu …

Stop untuk foto-foto sebentar.

47.png 48.png

kelok9.png

Agak kecewa karena nggak sampai Lembah Harau ):  Sebenernya juga ada beberapa objek wisata yang tidak sempat dikunjungi : Air Terjun Lembah Anai, Goa Jepang, Ngarai Sianok (untung ketiganya sudah pernah).

In syaa Allah ada kesempatan lagi untuk memuaskan diri di Kelok 9 dan Lembaha Harau … pemandangannya memang luar biasa .. Allahu Akbar.

Sambil arah jalan ke Bukit tinggi, kami mampir ke rumah makan Nasi Kapau (sayang gak kefoto dan lupa namanya).

Selesai makan malam, kami minta diantar untuk belanja oleh-oleh agar bisa sekalian dipack di hotel. Mampirlah kami di Ummi Aufa Hakim.

49.png

Selesai belanja oleh-oleh, nengok ke sebelahnya ada toko oleh-oleh yang lain seperti krudung, mukena, sandal, tas dll …. lanjutlah belanja disana sampai sekitar 21.30-an. Setelah puas, barulah kami menuju hotel Grand Galery untuk menginap satu malam.Kami pergi saat long weekend sehingga hotel yang lumayan OK sudah fully book.  Grand Galery lumayan bagus dan bersih, namun harus naik tangga karena tidak ada lift. Lumayan juga karena kami di lantai 3.

Sabtu, 22 September 2017

Hari ini kami sarapan di hotel. Menunya ternyata tidak khas Padang : nasi goreng, mie goreng, soto ayam, roti.

Bukit tinggi pagi ini diguyur gerimis. Kamipun berfoto-foto di jam gadang dengan berpayung ria

50.png.

Sempat belanja di sekitar jam gadang, utamanya kaos-kaos dan baju-baju.

Awalnya mau berencana kembali ke Lembah Harau, namun karena hujan dan harus mengejar pesawat jam 18, maka hari ini dihabiskan dengan belanja-belanja.

Selanjutnya Driver membawa kami ke toko Panorama yang katanya terkenal dengan mukena. Tapi temen-temen kurang berselera karena harganya jauh diatas yang semalam kami dapatkan di samping toko Ummi Aufa Hakim.

Trie kepingin beli kue bika talago yang dibakar. Drivernya langsung tahu, dia menyebutnya ‘kue nerako’ karena dimasak di atas api yang membara.

51.png

52.png 53.png

Di belakang toko Bika Talago ada pemandangan yang indah sekali. Kamipun sempat berfoto.

54.png

Dari toko bika, kami lanjut ke Pandai Sikek. Disini kami dihantarkan ke toko Satu Karya. Dua tahun yang lalupun saya kesini, namun sekarang sudah direnovasi dilengkapi dengan mushola. Tokonya lumayan nyaman dn harganya murah-murah.

Dari Pandai Sikek, Driver membawa kami untuk makan siang di rumah makan Pak Datuk.

55.png

56.png

Selesai makan, Driver membawa kami ke toko souvenir lainnya yaitu :

57.png 58.png

Makan duren tetep jadi agenda … Driverpun membawa kami ke daerah Kayu Tanam, berhenti di salah satu warung duren. Lumayan juga, durennya tidak mengecewakan. Terima kasih Trie untuk traktiran durennya… barokallah.

60.png

59

Puas makan duren, teman-teman masih ada yang penasaran dengan toko oleh-oleh Christine Hakim. Kamipun singgah kesana karena memang satu jalan ke arah Bandara.

Toko Christine Hakim yang kami kunjungi, menurut Driver adalah yang terbaru. Lumayan besar dan megah. Didalamnya ada mushola yang lumayan bersih sehingga kamipun sholat Zuhur dan Ashar disana.

61 62

Sambil menunggu waktu untuk ke Bandara, kami duduk-duduk sambil makan makanan ringan di food court. Tiba-tiba ada kejutan dari Trie, dia membawa cake ulang tahun untuk saya dan Rita.

Terima kasih teman ….

63.png

64.png

Sampai Bandara Minangkabau masih sekitar jam 4-an. Selesai check in kami masuk ke ruang tunggu untuk istirahat. Lumayan ada sofa-sofa untuk rebahan.

65.png

Alhamdulillah Garuda on time dan landing di Soeta dengan selamat.

66.png 67.png

Terima kasih Trie, Bertha, Rita, Wati, Cucu, Anne, Nunung, Vita untuk kebersamaannya.

Sampai jumpa pada kesempatan jalan-jalan lainnya.

 

DIENG – YOGYA : HR TRIP – HR ADVENTURE 2017

Meneruskan kesuksesan jalan bareng team HR-GA-IR-EHS ke Bandung tahun 2016, teman-teman sepakat berencana jalan-jalan lagi dengan tujuan Bali. Merekapun semangat menabung setiap bulan yang dipotong langsung dari gaji.

Setelah dihitung, ternyata ke Bali membutuhkan biaya yang lumayan besar. Tempat tujuan jalan-jalan pun bergeser dengan pilihan Bromo vs Dieng. Dengan voting, Dieng unggul sehingga diputuskan ke Dieng.

Team advance-pun mencari informasi, didapatlah paket  Dieng-Jogja dengan biaya Rp. 900.000,- dengan peserta 27. Waktupun ditetapkan, Jum’at / 28 April – Minggu / 30 April karena 01 Mei  libur  sehingga ada waktu untuk istirahat. Kami dibantu travel ‘explorerDiengtour’ — http://www.explorediengtour.com.

Panitia inti yang terdiri dari Leny, Ayat, Sosro, Hery pun menyiapkan segala sesuatunya termasuk aneka games yang akan dimainkan selama di perjalanan atau di penginapan.

Jum’at, 28 April 2017 

Bis yang akan membawa kami jalan-jalan terlambat sampai di kantor sebagai  lokasi pemberangkatan. Dari target awal jam 17.00 bergeser jadi jam 19.00 dengan alasan macet.  Finally jam 19.15 kami baru jalan.

1

Mengantisipasi kemacetan tol JORR, kami berinisiatif  lewat Gunung Putri yang ternyata juga macet.  Hampir semua teman  tertidur lumayan pules sebagai efek Antimo.Bis berhenti dan ternyata sudah jam 12-an …. suprisingly ternyata masih di Rest Area KM 57. Dari KM 57 bis melaju dan berhenti di daerah Slawi untuk sholat Subuh.

Sabtu, 29 April 2017 

Selesai sholat Subuh, bis kembali melaju dan teman-teman sarapan seadanya di dalam bis. Alhamdulillah sekitar jam 11-an kami sampai di Dieng.

Sebelum ke penginapan, sempat selfie di icon Dieng :

2

Lanjut ke penginapan :

3

Kami diberi waktu untuk bebersih badan, makan siangg dan sholat sampai jam 12.30.Ini menu makan siangnya – lumayan nendang dan nikmat. Alhadulillah.

4

5

Candi Arjuna

Wisata pertama yang kami kunjungi adalah Candi Arjuna dengan kondisi cuaca gerimis.

6

7

8

9

10

11

12

Puas berfoto ria dibawah hujan gerimis dan jajan kentang goreng fresh dengan aneka rasa topping, perjalanan lanjut ke Kawah Sikidang.

13

Kawah Sikidang

Suatu area kawah yang mengandung sulfur / belerang. TOP kerrren banget view-nya.

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

Beberapa teman sempat belanja heboh oleh-oleh seperti kentang merah dan carica yang merupakan khas Dieng.

25

26

Dari Kawah Sikidang kami diantar ke wisata Batu Ratapan Angin.

Batu Ratapan Angin

Merupakan daerah bebatuan yang luar biasa indah dimana dari sini kita bisa melihat Telaga Warna dan serasa berada di atas awan dengan latar belakang hamparan lukisan alam yang sempurna. Allaahu Akbar …

Undakan yang dilewati lumayan tinggi. Alhamdulillah bisa sampai disini ….

27

28

29

30

Berikutnya kami dibawa ke Telaga warna yang tadi terlihat dari Batu Ratapan Angin.

Telaga Warna

31

32

Sebagian teman sepertinya sudah kelelahan, mereka tidak ke lokasi Telaga Warna. Bahkan mereka sempat menyempatkan makan Mie Ongklok yang merupakan makanan khas Dieng.

Waktu sudah lumayan sore dan beberapa teman ada yang belum sholat Ashar. Wisata hari ini selesai, kami kembali ke penginapan untuk istirahat.

Jam 19.00 kami dihampiri Tour Guide untuk makan malam dengan menu Mie Ongklok.

33

Saya sih really nggak terlalu selera. Ada aroma yang saya gak suka dan minyaknya agak ‘menyeramkan’ …

Selesai makan malam, kami melanjutkan acara bebas di penginapan yang diisi dengan permainan dan cross kado.

34

Semua teman-teman larut dalam kegembiraan menjalani permainan tebak gambar ‘sak karepmu’, game menyusun kata dan game tek tok …. semuanya bener-benar saling menghibur sehingga tidak terabadikan dalam gambar tapi dalam video.

Minggu, 30 April 2017

Acara hari ini dimulai dari jam 02.30 dini hari menuju Puncak Sikunir untuk menyaksikan matahari terbit / sunrise yang diakui sebagai yang tercantik se Asia Tenggara.  Saya sendiri tidak ikut karena secara fisik rasanya tidak kuat saat diinfo akan menanjak sepanjang 800 m yang juga cukup terjal. Anak saya Ica yang sudah sampai sini  pun sempat info via wa ‘nanjaknya bener2 nanjak gunung, itu gunung bikin aku kapok gak mau lagi naik gunung’… wkwkw.

Foto beberapa teman yang sampai Puncak Sikunir yang ternyata mataharinya juga tidak menampakkan diri karena mendung.

35

36

Yang stay di penginapan ada saya, Nur, Hery, Arifin dan Endro (karena mau jalan ke Solo).  Alhamdulillah malah bisa Tahajud dan subuh tepat waktu. Sekitar jam 7-an yang ke Sikunir kembali ke penginapan. Masih ada waktu untuk sarapan dan bebersih sebelum jam 8.30 kami check out.

Hari ini, setelah check out kami akan jalan menuju Yogya, dengan tujuan Pemandian Taman Sari dan Malioboro. Jadwal ke Kalibiru terpaksa dibatalkan karena bis tidak bisa mencapai lokasi, harus nyambung dengan ojek atau sewa jeep. Sebelum meninggalkan  Dieng, kami diantar ke tempat oleh2.

37

Ternyata perjalanan ke Yogya tidak sesuai yang direncanakan, selain menemui kemacetan karena ada prbaikan jalan juga bis sempat pecah ban. Kamipun istirahat sekalian sholat Zuhur di daerah sebelum Parakan sambil bis diperbaiki bannya.

Jam 4-an, posisi bis masih di sekitar Sleman.

Saya sendiri sudah berencana pulang dengan pesawat, tiket Garuda dengan jam terbang 18.20 udah di tangan.

Rencana awal jam 4 sampai di Malioboro dan saya naik taxi dari Maliobro ke Bandara Adi Sutjipto. Namun, semua berubah. Saya pun turun di pinggir jalan dan nyambung taxi Grab ke bandara. Alhamdulillah jam 5 sampai bandara dan langsung check in.

Bandara padat banget. Delay 15 menit. Alhamdulillah sampai Soeta landing safely jam 19.35 dan beres bisa keluar bandara jam 8-an.

Teman-teman lain yang melanjutkan perjalanan dengan bis sepertinya lancar2 aja, ber shopping ria di Malioboro hingga jam kepulanganpun mundur sekitar jam 10-an malam. Alhamdulillah mereka sampai di kantor keesokan harinya, Senin 01 Mei 2017  jam 11-an.

Saat perjalanan ke Yogya, pak Hery sudah janjian untuk mengambil  oleh-oleh buah salak yang diberikan oleh Bp. Adhi Prabowo. Rupanya ada 3 dus besar buah salak dan saat tiba di kantorpun ada aktivitas membagikan buah salak untuk teman-teman. Makasih pak Adhi Prabowo.

38

Terima kasih teman-teman HR-GA-IR-EHS buat kebersamaanya, kekompakannya, keceriannya, kejenaka-annya.

Kita harus mengulangi moment-moment indah dan berkesan seperti ini.

Semoga team HR-GA-IR-EHS  semakin solid dan punya kontribusi positif  buat Argha.

Sampai ketemu di trip berikutnya.

JEPANG SPRING & SAKURA HOLIDAY 2017 (3)

Jum’at, 07 April 2017 : Gifu – Kyoto – Osaka – Kansai

 Wisata hari ini menuju Kyoto dengan perjalanan sekitar 3-jam-an. Memasuki kota Kyoto kami disajikan pemandangan indah dengan bunga sakura yang penuh di sepanjang jalan. Kamipun serentak meminta Tour Leader membawa kami ke taman-taman yang penuh dengan sakura.

Sampailah kami untuk makan siang di salah satu restorant di Kyoto yaitu resto Ikoro yang di sekitarnya juga ada taman sakura.

Makan siang hari ini sejenis shabu-shabu. Makan siang juga spesial karena ada salah satu peserta tour yang ulang tahun dan kami dapat potongan kue tart.

1.png

Selesai makan siang, diberi waktu untuk foto-foto dengan sakura di sekitaran daerah tsb yaitu Maruyama Park.

2 3.png

5  4

6.png 7.png

8.png 9.png

10.png 11.png

12.png 13.png

Puas berfoto-foto dengan sakura, perjalanan lanjut ke kuil umat Budha Kiyomizu. Dari sini kita bisa melihat keindahan kota Kyoto dari ketinggian.

14.png 15.png

16.png

17.png

18.png

19.png

20.png 21.png

Toko-toko souvenir di Kiyomizu bagus-bagus, so hunting oleh-oleh lah sekalian disini. Lanjut jalan ke stasiun kereta Kyoto untuk ke kota Osaka dengan menggunakan kereta super cepat Bullet Train yang  ditempuh hanya dalam waktu 12 menit.

22.png 23.png

Di Osaka kami  menghabiskan wisata terakhir  dengan wisata belanja di Shinsaibashi, satu area belanja yang menjual aneka fahion, sepatu, aksesories, kosmetik dll.

24.png

25.png

26.png

Belanja yang cukup melelahkan, lanjut ke penginaan terakhir yaitu Izumisano Center Hotel. Malam terakhir yang menyenangkan buat Aydan karena kamar kami begitu luas dan Aydan puas berkeliling dengan merangkak.

27.png

 Sabtu, 08 April 2017 : Kansai – Jakarta

Hari ini jadwal kami kembali ke Jakarta via bandara Kansai. GA 889. Alhamdulillah landing safely di bandara Soekarno Hatta.

By Jepang ………. see you next time

Terima kasih buat mbak Lina dan Pak Thomas yang sudah membawa kami keliling Tokyo – Kyoto – Osaka.

28.png 29.png

Juga bis hijau yang selalu bersih …

30