EAST EUROPE 2018

Eropa Barat  masuk via Amsterdam sudah saya kunjungi September 2016. Banyak yang cerita kalo Eropa Timur lebih cantik … jadilah salah satu target destinasi kalau ada teman jalan. Eeh, ternyata Chichi mengajak untuk ambil tour di April 2018. Ijin boss Dendi,  it is OK. Cari2 brosur travel, pilihan jatuh ke Dwidaya : 18 – 24 April 2018 karena hanya butuh 4 hari cuti (karena stok cuti minus). Kami jalan dalam satu group dengan 16 peserta.  Mengunjungi 4 negara :  Austria, Slovakia, Hongaria dan Checoslowakia,  masuk dengan visa Schengen via Austria .

Rabu, 18 April 2018
Flight malam jadi saya masih kerja dan berangkat dari kantor  habis sholat Ashar. Alhamdulillah lewat JORR lumayan lancar, hanya ketahan sebelum pintu tol Bandara. Jam 17.40 sudah sampai di meeting point Terminal 2.

Saat melewati security check in, tetiba ada bunyi dari tas dan saya pun dipanggil petugas. Tas diperiksa dan ternyata karena ada power bank.
Penjelasan petugas :
Untuk meyakinkan power bank tidak masuk bagasi maka ditahan sementara dan dapat diambil setelah check in dengan menunjukkan boarding pass.

TK 0057 / Turkish Airlane take off sesuai schedule jam 21.00 menuju Bandara Istambul untuk transit.

1

Kamis, 19 April 2018
Tiba di Bandara Istambulpun sesuai jadwal yaitu sekitar jam 5-an. Selesai melewati security check in, ada waktu untuk sholat subuh dan cari2 minum sambil menunggu informasi gate untuk flight lanjutan menuju Vienna – Austria.

23.png

Sekitar jam 8.10 an waktu setempat, take off dengan TK 1883.

4.png

 

5.png

Kunjungan negara pertama : Austria dengan kotanya Vienna.

Alhamdulillah sampai bandara Vienna jam 9.45 an.

6.png

Selesai urusan imigrasi dan ambil bagasi, kami menunggu bis dan beli Mc Donald untuk makan siang di jalan. Pilihan cuma Mc Donald dan ambil fish burger yang insya Allah HALAL.

7.png

Lokasi pertama yang kami kunjungi adalah Schoenbrunn Palace yaitu istana musim panas dari kerajaan yang dipimpin oleh Ratu Maria Theresia. Selama berkeliling istana kami difasilitasi dengan suatu earphone untuk mendengarkan penjelasan tour guide lokal Ms. Silvy.

8.png

Schoenbrunn Palace  adalah istana dengan ornamen yang sangat bagus sekali … sayang kami dilarang ambil foto. Ini koleksinya Google.

9.png

Di sekitar halaman istana :

10b.png

10a.png11.png10.png

Foto bersama Tour Guide Ms. Silvy :

11a.png

Perjalanan lanjut dengan city tour yang melewati beberapa lokasi seperti Opera House, Parliement dan St Peter’s Cathedral yang merupakan bangunan-bangunan khas Eropa dengan segala ornamen-nya yang cantik.

Lokasi berikutnya adalah Schwedentplatz, area wisata belanja dan St. Stephens’s Cathedral. Disini juga ada wisata Horse Carriage (naik kereta kencana berkeliling area) yang diberikan free untuk 10 orang pendaftar pertama. Saya tidak termasuk yang mendapatkan tiket gratis sehingga hanya duduk dan ngopi2 syantik di Hard Rock Cafe.

12.png

Masih ada waktu kamipun berjalan ke St. Stephens’s Cathedral. Saat berjalan ke arahnya kami menemukan pohon tulip.

13.png

St. Stephens’s Cathedral :

14.png15.png1617

Dari Schwedentplatz kami diantar untuk makan malam disalah satu resto Chinese dan lanjut check in di Hotel Ananas.

Jumat, 21 April 2018
Setelah sarapan di hotel, jam 09 kami check out. Sebelum check out sempet foto2 di sekitar hotel Ananas.

18

Tujuan kunjungan yang pertama hari ini adalah Factory Outlet Pandorf,  salah satu FO under management  Mc Arthur Glen yg ada di beberapa negara lain.

1920

Tidak belanja banyak, hanya ke H & M dan Skechers karena ada model yang pas sesuai selera.

Info dari Tour Leader utk Tax Refund :
Tax refund bisa langsung diproses di Global Blue. Min belanja yg bisa diurus tax refundnya adalah 50 Euro. Tax refund bisa kita urus karena kita bukan warga negara Eropa yang harus bayar pajak.
Cara urusnya :
Ada tax refund form, isi.  Di bandara terakhir lapor doane. Tunjukin barang yang dibeli. Mereka akan cap bon pembelian dan formnya. Untuk jaga2, foto dokumen yang sudah dicap diatas. Masukin amplop dan cemplungin ke kotak Global  Blue.
Biasanya diminta no kartu kredit sebagai jaminan atau untuk pembayaran tax refund dimaksud. Kalo gak ada kartu kredit, cash diambil di bandara. Selesai dokumen dicap, bawa ke kasir. Kasir akan beri cash.

Pengalaman lalu saat belanja di Rourmond, tax refund dibalikin via kartu kredit. Hebat banget, administrasinya rapih dan tertib. Pelanggan tidak dibohongi.
Di Pandorf sampai makan siang. Banyak pilihan resto, Burger King, Subway, Nordse dll.

Selesai belanja di Pandorf, jam  2an kami jalan ke negara lain yaitu Slovakia menuju Bratislava.

Kunjungan negara ke-dua : Slovakia dengan kotanya Bratislava.
Kami mengunjungi satu kastil tempat  Maria Theresia dinobatkan, Bratislava Castle.

2121a2223

Dari sini kami juga bisa melihat keindahan kota Bratislava dari ketinggian.

24a2425

Dari Bratislava Castle kami lanjut ke Bratislava Old Town, satu area dengan bangunan2 tua yang sudah berstatus ‘world heritage’ yang berisi cafe2 dan toko2 souvenir.
Barang2 souvenir di toko lebih mahal dari yang dijual di lapak2 sejenis kaki lima. Jalan sedikit ke arah tengah yang ada lapangan, disana banyak lapak2. Lebih murah dengan barang yang sama … Yang membuat kagum, mayoritas souvenirnya adalah hand made.

2626a2727a282930a303132

Makan malam hari ini masih chinese food yang ada di sekitar Bratislava Old Town yaitu resto Mr. Duo. Di depan resto ada taman tulip merah.

3334

Selesai santap malam, kami check in Bartislava Hotel.

Sabtu 22 April 2018
Pas bangun pagi, buka pintu kamar (lantai 8) ke balkon melihat matahari yang mau bersinar. Alhamdulillah bisa mengabadikan moment indah ini ..

35

Sebelum check out, sempat belanja coklat di toko yang ada di hotel. Lumayan buat oleh2.

Di lobby Bratislava Hotel ada mainan masa kecil yang disebut dengan sulamanda atau dampu.

36

Hari ini kamipun akan pindah negara yaitu Hongaria dengan ibu kotanya yang sangat indah yaitu Budapest. Perjalanan sekitar 2 jam.

Kunjungan negara ke-tiga : Hongaria dengan kotanya Budapest
Daerah Buda dan Pest dipisahkan oleh jembatan yg dibawahnya ada terowongan yang kami lewati. Saat keluar dari terowongan kami disuguhkan oleh pemandangan bangunan2 yang indah sekali. Arsitek yang luar biasa.
Kami didrop di Fisherman’s Bastion untuk berfoto di sekitar gereja St. Matthias Church dan belanja souvenir.

373838a3939a4041

Dari sini kami harus mengejar Danube River Cruise yang sudah dibook jam 15.00. Cruise yang membawa kami menikmati sungai Danube yang melewati 13 negara di Eropa dengan keindahan arsitek Parliament House, Royal Palace dan Heroes Square. Sungguh luar biasa indah.

4243

Budapest kota terlayak ke-tujuh menurut Forbes. Selain bangunannya indah juga tata kotanya dengan pohon2 rindangnya benar2 menyenangkan untuk dipandang … kerren banget …  Great.

Bangunan yang bisa dinikmati dari kapal :

44

Setelah keliling Danube River kami dibawa ke daerah Façi, area pertokoan barang2 branded. Disini kami makan siang menjelang sore, pilihan saya adalah Mc. Donald – Fish Burger.

Belanja disini pakai mata uang Forint. Hanya beberapa toko yang menerima Euro. Satu Euro setara dengan 300 Forint. Toilet umum berbayar dengan mata uang Forint. Kalau mau aman, silakan makan di Mc. Donald dan ke toiletnya dengan menunjukkan bon belanjanya agar bisa gratis ke WC.

454647

Dari sini kami makan malam, pilihannya masih chinese resto. Sambil menunggu bis datang, sempat foto-foto.

4849

Di Budapest kami menginap di Expo Congress Hotel.

Minggu, 22 April 2018.
Hari ini kami pindah negara yaitu Chekoslovakia dengan ibu kota Prague atau Praha. Jarak sekitar 600 km dengan waktu tempuh + toilet time dan lunch time sekitar 8 jam.

Sempat foto di salah satu rest area yang kami stop dengan background kincir.

50

Kunjungan negara ke-empat : Chekoslovakia dengan kotanya Prague atau Praha.
Sampai di Praha jam 17.30 an. Tujuan pertama adalah resto Hong Shun  di kawasan Old Town Chech Square untuk makan malam.  Makan malam siap jam 18, sambil menunggu kami belanja souvenir di sekitarnya.

51525354

Di Praha, kami check in untuk satu malam di Duo Hotel. Di hotel ini AC-nya tidak difungsikan karena masih musim dingin, disarankan buka pintu.

Senin, 23 April 2017
Jam 09 kami check out utk city tour dengan local tour guide Ms. Eva.

55

Lokasi pertama yang kami kunjungi adalah Prague Castle, kastil terbesar di dunia dan
St. Vitus Cathedral. Antri untuk foto bareng Guard.

575859606162

Dari sini kami ke Astronomical Clock di area Old Town Praha  melewati  Pariska Street, suatu area yang berdiri pertokoan branded Prada, Salvatore, Louis Vuitton dll.

63

Area ini juga masuk dalam ‘world heritage’, banyak resto, cafe dan toko-toko souvenir.

Alhamdulillah kami jalan dari Starbuck, belok kiri terus saja, kami menemukan resto Turki yang halal dengan aneka pilihan kebab.

6465

Habis makan, sempet belanja aneka souvenir yang bisa menerima Euro. Satu Euro dihitung 24 Koruno (mata uang Checoslovakia).

Sayang sekali, Astronomical Clock yang merupakan icon kota Praha sedang dalam perbaikan. Cuma bisa foto di pagar area perbaikan.

6667

Masih sempat ke Hard Rock Cafe untuk foto.

68

Meeting point di Pariska Street :

69

Selesai dari Astronomical Clock kami jalan ke arah bandara. Pas turun dari bis, hujan turun sehingga masuk bandara sambil pegang payung. Alhamdulillah urusan check in lancar dan take off ke Istambul dengan TK 1770 sesuai jadwal.

70

71

Sampai di Istambul sekitar jam 21-an so masih ada waktu untuk Magrib dan Isya. Sempet juga lihat2 dan belanja di Duty Free. Disini, bisa belanja pakai Euro bahkan price listnya Euro.

TK 0056 take off jam 02:15 waktu Istambul dan Alhamdulillah landing satu jam lebih cepat, jam 17-an dan jam 18-an sudah on the way home by taxi.

—————————

Perjalanan yang sangat singkat karena hanya satu hari di satu negara … rasanya memang belum puas, tapi memang ini yang saya pilih karena keterbatasan hari cuti yang saya miliki …  Yang penting sudah menginjakkan kaki …. yey …

Insyaa Allah ada kesempatan lagi untuk kesini dengan anak-anak …

 —————————-

Jalan antar negara di Eropa bisa ditempuh melewati jalan tol dengan suguhan pemandangan yang sangat indah. Sungguh ciptaan Allah yang luar biasa. Juga kepandaian warga dan pemerintah dalam menjaga dan menata penghijauan sehingga benar2 rapih, bersih dan indah.

—————————-
Setiap kami didrop di satu area wisata, tour leader kami selalu mengingatkan untuk berhati2 dengan dompet karena copet2 disini luar biasa lihai. Mereka berkelompok yang terorganisir. Sasaran mereka adalah wisatawan2. Hati2 setiap kali mengeluarkan dompet.

 

 

 

 

Advertisements

KOMODO ISLAND – 2018

Alhamdulillah untuk kesekian kali kami Cassava’80 mendapat kesempatan jalan-jalan bareng yang kali ini agak lumayan jauh yaitu Labuan Bajo – Nusa Tenggara Timur, 15 – 18 Februari 2018. Mengapa lokasi itu dipilih ? Yang pertama karena tawaran Bapak Kapolda NTT – Jendral Ageng Sabar Santoso sebagai salah satu teman kami anggota Cassava’80 dan wisata Labuan Bajo (Komodo dan sekitarnya) sebagai destinasi wisata yang sangat menarik. Komodo adalah salah satu dari 7 keajaiban dunia.

Awalnya cukup banyak teman yang tertarik saat diinfo adanya tiket penerbangan promo dari Garuda yang hanya 2.2 juta PP. Namun info tsb ‘hoax’. Info yang benar ternyata dikisaran 4.5 – 5 juta, beberapa teman banyak yang mundur hingga finalnya ada 33 orang. Sempet bingung saat diinfo bahwa kapasitas kapal hanya untuk 28 orang, sehingga harus ada yang bertiga dalam satu kamar.

Kamis, 15 Februari 2018 

Berpatokan GMaps yang meng-infokan hanya 1.5 jam menuju bandara Soeta, saya berangkat jam 7-an dengan route Tol Cikampek – Dalam Kota lewat MPR. Namun saat memasuki tol dalam kota, kemacetan lumayan padat. My Driver menyarankan ambil jalur kiri untuk masuk tol Dalam Kota lewat Tj. Priuk. Ternyata, mulai Klapa Gading kami menemui kemacetan yang ‘stuck’. Kembali merujuk GMaps, diinfo untuk keluar dari kemacetan dengan ambil jalur kanan. Keluar dari kemacetan, GMaps menginfokan adanya percabangan jalan dan diminta belok kiri. Namun karena ketidakjelasan antara jalan Tol dan Non Tol, kami salah ambil jalan dan ternyata masuk tol Lingkar Luar yang kembali menuju Bekasi. Ya Allah … stress tingkat tinggi karena waktu sudah menunjukkan pukul 8.10 sementara flight kami harus boarding jam 10.25 (dari foto boarding pass yang dishare Elsa) … Alhamdulillah, Allah memberi jalan melalui ide supir saya untuk menggunakan fasilitas mobil Patroli Polisi (yang  sayapun tidak terpikir). Mobil Patroli pertama yang kami datangi di pintu tol Cakung, menolak untuk membantu. Lanjut jalan sambil cek GMaps. GMaps perintahkan masuk jalur Cikampek, namun di percabangan tol antara arah Cikampek – Jakarta tersendat. Atas petunjuk Allah, saya perintahkan supir ambil jalur JORR dengan kecepatan tinggi. Sampai di pintu keluar Ceger, ada mobil Patroli yang sedang berhenti karena menilang mobil. Supir saya turun dan bicara dengan Polisi, sayapun telpon Jendral Ageng untuk bantu bicara dengan Polisi. Alhamdulillah, Polisi yang kami minta bantuan bersedia tapi harus isi bensin dulu sehingga kami keluar tol Ceger untuk mencari pom bensin. Alhamdulillah tidak jauh dari keluar tol ada pom bensin Total dan saat di pom ini sang Polisi menawarkan sebaiknya kam ikut mobil Patroli … Alhamdulillah, ide briliant dan kamipun pindah ke mobil Patroli. Waktu sudah menunjukkan jam 09.10  dan sang Polisi menyanggupi untuk bisa tiba di Terminal 3 jam 10.00 …. Sang Polisi mohon ijin untuk bawa mobil dengan kecepatan tinggi dan mungkin sedikti ugal-ugalan … it is Ok Pak, yang penting sampai bandara. Hujan sepanjang jalan yang menambah kemacetan di sepanjang tol JORR. Dengan mobil patroli dan bunyi sirene yang  meraung-raung, alhamdulillah kami tiba di Terminal 3  jam 09.55 … Masih ada waktu untuk check in drop bagasi yang nyaris saja tutup. Check in seat sudah dibantu Trie via web check in.

Terima kasih Pak Polisi …. semoga cepet naik pangkat ya pak .. Aamiin.1

Alhamdulillah terima kasih ya Allah atas pertolonganMu dengan memberikan ide penggunaan mobil Patroli sehingga saya aman sampai Bandara dan dapat jalan-jalan bersama teman-teman Cassava’80 yang sudah direncanakan jauh-jauh hari.  Hanya kepadaMu kami minta pertolongan dan hanya Allah yang bisa menolong  di setiap kondisi darurat. Terima kasih atas kesempatan yang Kau berikan ini. Skenario-Mu selalu indah.

Kenangan sebelum berangkat dengan dress code : kuning – hijau

3.png2.png

Karena cuaca dan antrian take off pesawat lumayan panjang, kami baru bisa take off jam 11.25 dan sampai di Bandara Komodo – Labuan Bajo sekitar jam 15-an WIT.4.png5.png6.png

Sampai Bandara kami disambut Team Polisi dari Polres Labuan Bajo dibawah pimpinan Kapolres Bpk. Julisa K di ruang VIP Bandara dengan sajian makanan dan minuman hangat. Terima kasih Bpk. Kapolres dan Ibu untuk penyambutannya.7.png9.png8.png10

Selesai sholat Zuhur – Ashar serta beramahtamah dengan Bapak Kapolres Labuan Bajo dan istri  kami lanjut menaiki bis yang sudah disiapkan. Bagasi diurus oleh teman-teman Polisi. Terima kasih Bapak-bapak samua … Tuhan yang membalas kebaikan Bapak.

Saat di bis :11

12.png

Tujuan pertama adalah lokasi wisata Batu Cermin. Namun setibanya di lokasi ternyata hujan turun cukup deras dan diputuskan untuk langsung check in hotel Jayakarta yang sudah dibook sebelumya. Sampai Hotel Jayakarta-pun rupanya baru selesai hujan angin yang menyebabkan banjir di area lobby.

Diputuskan, mandi-mandi dan jam 19 kumpul di lobby untuk keluar makan malam.

Selesai pembagian kamar :13.png

Sebelum jalan makan malam :14Kami makan malam didaerah ‘kuta’nya Labuan Bajo yaitu disekitar  jalan Soekarno Hatta di restoran Artomoro. Yugo sempat in action dengan harmonikanya.15.png161718.png

Selesai makan malam kami kembali ke hotel untuk istirahat dan menyiapkan tenaga guna perjalanan besok hari.

 Jum’at, 16 Februari 2018

Tujuan hari ini sampai lusa adalah wisata pulau di sekitar Labuan Bajo dengan menggunakan kapal dan kamipun akan bermalam di kapal. Istilah untuk wisata ini adalah LOB atau Live on Board.

Selesai sarapan, jam 07.15 kami sudah siap untuk menuju dermaga. Ada sedikit kesimpangsiuran terkait checkout hotel. Sebelumnya kami dapat info dari Bpk Kapolres bahwa hotel sudah dibook hingga hari Minggu sehingga pagi ini tidak perlu check out, namun pihak hotel memina kami check out dan lusa check in kembali. Akhirnya disepakati satu kamar tetap dibuka dan semua barang di kamar lain dipindah ke satu kamar tsb. Selesai urusan ini, kami jalan ke dermaga dengan membawa keperluan untuk 2 hari satu malam di atas kapal.

Jarak hotel – dermaga hanya ditempuh dalam waktu 15 menit. Sampai dermaga, sempat foto-foto sebelum naik ke kapal :19.png20.png22.png21.png

Sebelum naik ke kapal, ada seorang penjual tenun yang menjajakan tenun asli :

23.pngKami telah dipesankan Kapal Noah yang berkapasitas : 14 kamar. Ini penampakannya :24.png25.png26

Contact Person Kapal Noeh : Hendrik 081230983838

Kami dilepas Kapolres  Labuan Bajo Bpk. Julisa K. :2728

Pose2 di kapal sebelum kapal jalan :29.png30.png31.png32.png

Setelah kapal mulai jalan, kami diarahkan untuk berkumpul di meja makan. Sudah tersedia welcome drink jus timun yang segar.

Pimpinan Kapal Noah yaitu Bpk. Hendrik dan Tour Leader kami Bpk. Don Bosco memberi arahan dan rencana trip yang akan dijalani. Supprisingly ternyata kami salah dalam waktu. Biasanya di Februari, kapal wisata banyak bersandar karena cuaca yang tidak bersahabat. Hanya rombongan kami yang minta diantar wisata pulau …. ya sudah, kami sudah berada disini sehingga harus siap dengan kondisi cuaca yang ekstrim saat ini.

Pak Hendrik dan Pak Don Bosco :33.pngSaat kami di ruang makan, terasa sekali guncangan ombak yang membuat beberapa teman mabok, aqua galon berpindah-pindah mengikuti irama ombak. Alhamdulillah itu hanya sebentar, setelah itu ombak tidak membuat kami oleng dan kami bisa bersantai sambil tidur dan tidur2an di halaman depan kapal.34.png36.png35.png

Beberapa teman malah berpose di anjungan kapal.37.png37383940.png41.png42.png43

Suasana di anjungan saat mabok laut sudah reda :44.png

Didapat info bahwa tujuan pertama pulau yang akan dikunjungi adalah Pulau Komodo, setelah makan siang.

Jamuan makan siang hari ini :45.png

Sekitar jam 2-an kami tiba di dermaga Pulau Komodo. Dari dermaga ke pintu gerbang Pulau Komodo kami jalan lumayan panjang.46.png47.png48.png49.png

Tour Guide membawa saya ke kantor untuk membayar tiket. Suprisingly, dia kenakan tiket per orang Rp. 100.000,- namun saat kami info bahwa kami adalah rombongan dari Polres, kami hanya dikenakan ongkos untuk Arranger / Pemandu @ Rp. 80.000,- / pemandu sejumlah 6 pemandu (1 pemandu untuk 5 wisatawan).

Di dalam Pulau Komodo ada Hutan Nasional yang dilindungi karena didalamnya hidup hewan langka yang menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia yaitu KOMODO.

Kami dibawa ke area hutan terdekat sekitar 1 KM PP.

Sesampainya di hutan terdekat, kami dipertemukan dengan 3 ekor komodo. Disinilah kami ambil foto dengan hati-hati sambil diawasi para pawang.50.png51.png52.png53.png56.png5455

Dari Pulau Komodo kami kembali ke kapal untuk menuju Pulau Padar. Untuk ke Pulau Padar, dari kapal kami menggunakan perahu kecil dan kami terbagi dalam 2 pemberangkatan. Sebagian besar kelompok pertama dapat mencapai puncak Pulau Padar. Saya sendiri hanya sampai pada pos pertama mengingat masih harus menjaga kodisi fisik yng dipersiapkan untuk acara besar di hari Minggu.

Untuk mencapai Pulau Padar, sudah difasilitasi berupa undak-undakan yang relatif  landai.

5859.png6160.png62.png63.png6465.png

Puas memandang keindahan kepualauan dari puncak Pulau Padar, kami kembali ke kapal untuk meneruskan perjalanan. Malam hari kami bersandar di Pulau Kalong, alhamdulilllah saya bisa tidur dengan nyenyak di kapal walaupun tetap merasakan goyangan ombak.

Sabtu, 17 Februari 2018

Subuh pagi ini, ada teman kami Seny yang terjatuh saat menaiki tangga guna ke anjungan kapal. Kondisinya lumayan memprihatinkan sehingga harus diurut. Alhamdulillah ada crew kapal yang bisa mengurutnya.

Selesai sarapan, kami diajak untuk bermain air, berenang dan snorkling di sekitar pantai Pulau Kambing. Semua harus menggunakan life jacket sebagai pengaman.66

Di pantai Pulau Kambing, tidak ada pengunjung lain selain kami sehingga kami sangat leluasa. Tidak terlalu banyak foto yang bagus karena backlight.67.png68.png69.png

Dari pantai kami kembali ke kapal untuk berpindah ke pantai lainnya yaitu Pulau Kelor. Yang kembali ke pantai tidak semua teman, sebagian sudah mandi dan matahari juga sudah semakin tinggi.

7071

Kapal tetap bersandar di Pulau Kelor, menunggu semua teman selesai makan siang karena kapal akan melewati kondisi ombak yang lebih dahsyat dari hari sebelumnya. Benar saja. Selesai makan kami diminta ke kamar untuk istirahat agar tidak merasakan ombak. Walaupun dalam keadaan tertidur, kami tetap merasakan olengnya kapal. 72.png

Alhamdulillah kapal tiba di dermaga Labuan Bajo dengan selamat.

Dari dermaga kami diajak ke satu-satunya toko oleh-oleh makanan. Tidak terlalu banyak pilihan. Kami hanya membeli kue khas Labuan bajo yaitu Kompiang, sejenis roti yang diisi daging.

73

Dari sini kami ke toko souvesnir Exotic yang terletak di depan bandara.74.png75.png

Dari Exotic kami kembali ke hotel Jayakarta untuk mandi dan siap makan malam. Sebelum masuk kamar, kami sempat pesta duren. Mobil pedagang duren kami bawa ke halaman hotel. 76.png77.png78.png

Makan malam kami diputuskan di Ikan Goreng Cianjur.79.png

Minggu, 18 Februari 2018

Sehabis sarapan, sebelum check out beberapa teman memanfaatkan dengan berenang dan jalan-jalan di sekitar taman hotel.80.png81.png

Jam 9 kami check out hotel Jayakarta dengan tujuan wisata pertama yaitu Bukit Emilia, bukit dimana kita bisa melihat keindahan kepulauan NTT dari sisi lain.8283.png85.png8687.png

Dari Bukit Emilia kami lanjut ke Gua Batu Cermin yang di hari pertama batal kami kunjungi karena hujan.

Gua Batu Cermin adalah gua bebatuan yang gelap namun ada sinar matahari masuk ke gua melalui dinding-dinding gua, dan memantulkan cahayanya di dinding batu sehingga merefleksikan cahaya kecil ke areal lain dalam gua sehingga terlihat seperti cermin.

93.png92.png949395.png96.png97.png98.png

Waktu sudah semakin siang, kami sudah ditunggu Bpk Kapolres di bandara. Sebelum ke bandara kami sempat diantar ke satu toko tenun yang katanya harganya lebih murah dari toko souvenir Exotic. Nyatanya memang demikian. Letaknya di pingggir jalan.99.png100.png101.png

Puas belanja tenun, kami makan siang di rumah makan Bangkalan dengan pilihan aneka menu yang cukup lumayan rasanya. Lokasinya dekat bandara.102.png

Sampai bandara Komodo, kami sudah ditunggu Kapolres Labuan Bajo Bpk. Julise. Selesai check in dan drop bagasi, kami berpamitan dengan beliau.103.png

Terima kasih banyak kami haturkan untuk kepada Kapolda NTT (saat kami ke LBJ beliau sudah ditarik ke Jakarta) rekan Jendral Ageng Sabar Santoso dan Kapolres LBJ – Bpk. Supianto (yang lama) dan Bpk. Julisa K  (yang menggantikan Bpk. Supianto)  serta teman-teman Polisi Resort LBJ atas semua pengaturan selama kami berwisata di LBJ. Hanya Tuhan yang membalas kebaikan Bapak-bapak semua ….

Untuk kepergian Cassava’80 kali ini kami ditemani mbak Nunuk kakak kelas angkatan 77.  Terima kasih ya mbak … semoga menjadi kenangan yang menyenangkan.

 

 

BROMO 2013

Pada dasarnya kami bertiga memang senang traveling, terutama ke tempat wisata populer dan favorit. Salah satu destinasi yang disasar adalah Bromo – Malang.

Rencana ke Bromo tanpa perencanaan lama, ngobrol-ngobrol dan dapat waktu kamipun langsung book tiket. Untuk sewa kendaraan dan hotel di Bromo saya minta bantuan teman kantor yang di Surabaya, Mona.

Sabtu, 27 April 2013

Dengan flight pagi, saya dan Ica terbang dari Soekarno Hatta dan tiba di Bandara Juanda – Surabaya jam 08.55. Dari Jakarta saya hanya dengan Ica karena Ryan terbang dari Bandung.

Sampai Bandara kami dijemput dengan kendaraan Toyota Avanza yang  sudah kami book sebelumnya. Karena masih pagi, Driver menawarkan kami untuk mengunjungi Jembatan Suramadu sebelum ke Malang. Sempet berpose sejenak sambil deg-deg an karena sebenarnya tidak boleh berhenti apalagi ambil foto …. tapi Alhamdulillah dengan kesigapan Ica, dapat juga momen ini.

1

Dari Suramadu, kami diajak juga menikmati suasana kota Surabaya baru kemudian jalan ke arah Malang. Kami makan siang di salah satu rumah makan di kota Malang (lupa namanya) dan lanjut ke Bandara Abdul Rahman Saleh.

Diluar pengetahuan saya, ternyata  Bandara Abdul Rahman Saleh sudah pindah dari yang sebelumnya saat saya dengan teman2 Psikologi UI 81 ke Malang. Lumayan puter-puter jalan untuk sampai di Bandara yang baru yang sebenernya tidak jauh dari bandara yang lama, namun Driver-nya tidak familiar dengan Malang.

Alhamdulillah sekitar jam 14-an  jumpa Ryan dan kami langsung menuju  lokasi wisata yang sudah direncanakan yaitu  Jatimpark 2 (Secret zoo, Museum Satwa).

Sampai Jatimpark2 sudah menjelang sore dan sepertinya sudah mau tutup.

Kami cuma bisa berfoto-foto di luar :

2

3.png

Di depan Jatimpark2 ada juga area wisata yang kata Ica isinya adalah aneka lampion … namun saat diintip koq sepertinya hanya wahana wisata untuk anak-anak sehingga kamipun tidak tertarik.

Dari Jatimpark2 sudah agak malam, sekitar jam 7-an. Kamipun lanjut menuju Bromo dengan tujuan Hotel Bromo Permai.

Kembali lagi ternyata Driver yang kami sewa tidak tahu jalan … kamipun sempat  kesasar dan baru sekitar jam 9-an menemukan rumah makan di pinggir jalan yang lumayan besar (tapi lupa namanya) untuk makan malam.

Yang saya ingat di restoran itu sengaja tidak menyediakan tissue, namun jika kita minta baru diberi  karena yang punya restoran  berfikir  bahwa tissue menyumbang biaya lumayan besar pada operasional restoran-nya … menarik.

Sempet foto sama Ryan disini :

4.png

Selesai makan malam, jam 9-an kami jalan lagi. Alhamdulillah sampai di Hotel Bromo Permai sekitar jam 12-an. Setelah selesai ber-transaksi untuk  jeep dll  kamipun masuk hotel untuk bersih-bersih dan menggeletakkan diri …

Baru terasa  ternyata dingngngngiiin  bennner

Minggu, 28 April 2013

Sekitar jam 2.30-an  kebangun karena suara-suara ramai diluar kamar. Ternyata beberapa jeep yang sudah di book  tamu hotel  sudah berada di didepan hotel, siap melayani kami.  Kamipun  bersiap-siap.

Hotel Bromo Permai posisinya sudah di kaki bukit Bromo sehingga kami tidak memerlukan waktu lama untuk sampai di tempat guna melihat  matahari terbit atau sunrise.  Pengunjung yang menuju lokasi Penajakan lumayan ramai .. padat merayap.

Banyak penunggang kuda yang menawarkan jasanya …   Melihat tempat yang dituju lumayan tinggi dan terjal, sayapun deal dengan satu kuda seharga Rp. 150.000. Ica dan Ryan tetap dengan kekuatan kaki sampai di puncak.

Matahari yang ditunggu tidak muncul karena mendung.

5.png67

Dari lokasi Sunrise, kami turun dan lanjut ke Kawah Bromo setelah sebelumnya menghangatkan diri dengan sarapan yang ada dijual di sekitar area wisata seperti gorengan, kopi, Energen dll.

Untuk sampai ke Kawah Bromo yang lumayan tinggi dan terjal, sayapun deal lagi dengan kuda seharga Rp. 150.000.  Ica dan Ryan hanya tersenyum … memaklumi kondisiku. Mereka tetap menanjak dengan kekuatan kakinya.

Kudapun hanya sampai di pelataran kawah. Kami harus naik ratusan anak tangga untuk sampai kawah.

8.png

Alhamdulillah saya bisa sampai puncak kawah walaupun berhenti beberapa kali untuk memperbaiki irama nafas.

9.png101112.png13141516.png

Dari Kawah Bromo, kami dibawa oleh jeep ke tempat lain seperti Pasir Berbisik, Bukit Teletabies  dll.

1718192021

Menjelang siang, terasa juga panasnya. Paket penyewaan jeep-pun sudah habis sehingga kami kembali ke hotel untuk sarapan dan check-out.

Dalam perjalanan ke Surabaya, Driver menawarkan untuk berhenti sejenak di wisata Porong – Sidoarjo tempat yang sempat ramai karena dilanda lumpur.

Sebelum ke bandara Junda, kami ada satu tujuan yaitu  House of Sampoerna, sebuah tempat yang dijadikan museum oleh Sampoerna dan  didalamnya ada cafe. Kami makan sore di cafe ini.

22.png

Alhamdulillah sampai di rumah dengan selamat.

PERJALANAN SPIRITUAL – UMROH 2017

Pergi Umroh dengan adik saya  Ita sudah saya niatkan sejak lama. Harusnya juga sama kakak iparku mbak Tuti Bambang, namun beliau belum berkenan. Tahun 2015, banyak teman yang bercerita dan ber-testimoni perihal travel Umroh yang bisa memberangkatkan jemaah dengan harga murah dan fantastis. Ceritanya saya tertarik untuk mencoba ikut sehingga pada  Mei 2015 saya membayar DP untuk saya dan adik dan melunaskan sisanya pada Desember 2015 dengan target pemberangkatan di Desember 2016.

Diluar rencana, Januari 2016 tetiba besan saya Ibu Tunjung mengajak umroh bareng dengan beberapa orang keluarganya. sayapun tertarik dan berangkat pada 15 – 25 Februari 2016. Kembali dari umroh kali ini, saya mendapat inspirasi untuk mengajak juga sepupu yang sudah saya anggap adik saya sendiri yaitu Uta. Saya tawarkan dia, dia juga berminat.  Sayapun membayarkan pelunasan a.n Uta pada bulan Mei 2016. Kami infokan ke  travel bahwa kami akan pergi bertiga. Biro travel ini mempunyai aturan, jadwal pemberangkatan mengikuti pembayaran peserta yang terakhir.  Dengan demikian, target waktu pemberangkatan saya dan Ita yang seharusnya di Desember 2016, bergeser ke Mei 2017. Sepertinya tidak ada masalah. OK deal.

Dengan berjalannya waktu, ternyata biro travel tsb bermasalah. Pemberangkatan kami yang seharusnya pada Mei 2017 tertunda sampai akhirnya biro travel tsb berurusan dengan kepolisian. Di sisi lain ternyata besan saya dan anak saya  Ica berencana juga untuk umroh dengan mengajak juga Aydan  si cucu kesayangan kami.

Awalnya sempat bingung dan sedih karena kalau saya jadi pergi  bersama adik saya dengan travel yang bermasalah (saat itu masih ada janji akan diberangkatkan di tahun ini / 2017), pastinya saya tidak bisa pergi dengan Aydan. Tidak mungkin dalam satu tahun saya ambil cuti dengan jumlah hari yang cukup banyak.  Rupanya Allah mendengar juga niat saya untuk bisa umroh dengan Aydan … keberangkatan umroh saya dengan travel yang bermasalah dipastikan batal ….. dan akhirnya sayapun merencanakan untuk pergi dengan Aydan dan juga kedua adik saya.

Rupanya ini skenario Allah yang saya yakini memang selalu tepat dan indah … Allah lebih tahu mana yang terbaik untuk hamba-Nya … The Best Sutradara is Allah, sang penggenggam hidup. I do believe.

Sayapun mendaftar untuk umroh bersama Aydan, ikut dengan rombongan Keluarga Besan dengan travel Rafi’i Groups dibawah pimpinan Ustadz H. Arafi Mughni MA yang pada saat Umroh 2016 beliau menjadi pembimbing kami dengan travel Talbia. 1-2-3

www.rafiigroups.com

Kelompok kami terdiri dari 33 peserta, termasuk peserta termuda yaitu cucu kami Aydan, 1.5 thn. Secara umum kami sudah saling kenal karena masih ada hubungan saudara dan pergi bersama keluarga, istri / suami / anak / adik / kakak dll. Semua ada 12 pria dewasa dan 20 wanita.

Senin, 18 Desember 2017.

Bismillah.

Jam 10.00 saya keluar rumah diantar Ryan. Lalin lancar, hanya tersendat di sekitar tol bandara Soeta.  Sampai bandara jam 12-an, cari parkir dan langsung masuk bergabung dengan jamaah lain di meeting point  Terminal 3 Ultimate.

Setelah selesai urus koper. Lanjut sholat Zuhur dan jama’ qoshor Ashar  di musholla Terminal 3 … Alhamdulillah antriannya panjang dan padat.  Lanjut makan siang dengan nasi box yang disediakan. Ada info terbaru bahwa koper beroda tidak boleh masuk kabin, walaupun ukurannya masih masuk kabin. Terpaksa wrapping koper dulu. It is OK and done in time.

4-56-789-1011-12

Rupanya rombongan kami satu pesawat dengan MQ Travel dibawah pimpinan Aa Gim. Beberapa teman termasuk Aydan sempat berfoto ria dengan beliau.13-14

Foto bareng sebelum berangkat :

13

15Berikutnya masuk ke area Imigrasi, lancar. Begitu masuk ke area tunggu, baru baca di tv screen  kalau Saudi Arabia SV 821 delay  satu jam. Alhamdulillah di Gate 8 ada area bermain anak.  Aydan bisa mengisi waktu dengan bermain.

Didalam pesawat, saya duduk satu baris dengan Ica dan Ita. Alhamdulillah Aydan cukup bersahabat saat di pesawat. Dia bisa anteng tidur dipangkuan Ica.

161718

Jam 11 malam waktu Riyadh, alhamdulillah kami mendarat dengan selamat di Bandar Udara Internasional Raja Khalid – Riyadh. Disini kami transit selama satu jam untuk pengisian BBM. Kami tetap berada di pesawat. Take off kembali sekitar jam 12 malam dan landing di Bandara Muhammad bin Abdul Azis – Madinah  jam 1-an. Berarti sudah dini hari memasuki hari Selasa, 19 Dessember 2017.

192120aydanratih2223

Ciri khas Imigrasi di Saudi Arabia : lamban  sementara pendatang cukup banyak dengan antrian yang  panjang dan  baru selesai sekitar jam 03.45. Urusan koper beres, kami ke bis dan 04.00 bis bergerak menuju hotel.

Mendekati hotel, bis melewati Masjid Nabawi dengan menaranya yang masih menyala … seketikan dadaku sesak karena penuh haru sambil mengucapkan ‘alhamdulillaaah ya Allah’ … Engkau masih berikan kesempatan kepada ku untuk hadir kembali disini … Alhamdulillah ini adalah kesempatan ku yang kesekian kali dapat berada di Madinah … Terima kasih ya Allah … 

Jam 04.30 an kami sampai di Concorde Dar El Khair. Masuk hotel, bersih-bersih badan sekitar setengah jam dan bersiap untuk sholat Subuh. Sampai masjid Nabawi ternyata sudah mendekati waktu azan kedua sehingga pintu untuk masuk sudah dijaga askar wanita dan kamipun sholat di pelataran Masjid. Selesai sholat, foto-foto dan kembali ke hotel untuk sarapan dan mandi.

Subuh ini saya sengaja memakai baju berwarna biru untuk melengkapi momen-momen terdahulu dimana baju ini sudah dipakai berfoto bersama di Masjid Madinah dengan :

  • 2006 bersama almarhum suami tercinta
  • 2011 bersama Ica dan Ryan
  • 2016 bersama besan Ibu Tunjung24

Dan Alhamdulillah  2017 bersama adikku Ita, anakku Ica dan cucuku Aydan.biru

In syaa Allah kesempatan berikutnya Allah dapat berikan untuk bersama anak saya Ryan dan istrinya. Aamiiiin ya Allah …

272828a32

Alhamdulillah Concorde Hotel sangat dekat dengan halaman masjid Nabawi dengan pintu masuk  no 15. Hanya berjalan kaki sekitar 30 meteran dan dari kamar hotel terlihat sedemikian dekatnya. Alhamdulilllaaah …

33

Selesai mandi dan istirahat sebentar, jam 10-an kami jalan bersama untuk sholat Dluha dan Dzuhur di Masjid Nabawi. Ica dan Aydan tidak ikut karena Aydan masih tertidur pulas. Selesai Zuhur, kembali ke hotel untuk makan siang. Menjelang Ashar, kembali ke masjid untuk sholat Ashar. Antara waktu Ashar dan Magrib sebenernya amat singkat sehingga idealnya bisa i’tikaf di masjid sampai Magrib atau bahkan Isya. Namun karena belum mandi maka selesai Ashar-pun balik ke hotel untuk mandi. Menjelang Magrib kembali ke masjid  dan karena hari Selasa ini ada agenda untuk mengunjungi Raudhah setelah Isya maka selesai Maghrib diminta kembali ke hotel untuk makan malam. Selesai Isya, sebenernya kami sudah lelah dan mengantuk karena memang belum istirahat nyaman sejak kedatangan. Namun memang tidak ada jadwal lagi, secara besok ada acara City Tour. Kamipun tetap berjalan menuju Raudhah dengan bimbingan Mutawwifah yang telah disediakan travel. 35

Raudhah untuk jamaah Asia memangg dibuka selesai Isya mendekati jam 21 sampai jam 23. Jamaah wanita dapat menuju Raudhah dengan memasuki pintu 25.Rombongan diatur untuk masuk ke Raudhah secara bergiliran agar tidak terlalu padat di dalam. Alhamdulillah dikasih kesempatan Allah untuk sholat dan berdoa di Raudhah untuk waktu yang lumayan cukup karena memang tidak diberikan kesempatan ber-lama-lama.

36

Ini karpet yang menunjukkan area Raudhah diantara area lain yang berkarpet warna merah. Selesai dari Raudhah sekitar jam 22-an dan saya kembali ke hotel.

Rabu, 20 Desember 2017

Alhamdulillah Aydan sudah segar dan mau ikut ke masjid. Kami keluar hotel jam 3.45 untuk sholat Tahajud lanjut sampai Subuh. Aydan cukup bisa diajak untuk bermain dengan tenang tanpa mengganggu kami yang mengaji dan sholat disampingnya. Ini kondisi Aydan yang anteng dengan mainannya :3738

Selesai Subuh langsung kembali ke hotel untuk sarapan karena jam 08.00 ada agenda City Tour. Gaya Aydan di dalam bis saat City Tour:39

Tempat pertama yang dikunjungi, Masjid Quba :4041

Di masjid Quba, Aydan bahagia sekali mengejar-ngejar burung :4243

Lanjut ke tempat berikutnya,  Toko Kurma Faisal :

Di pintu masuk ada yang menarik perhatian Aydan yaitu kucing yang cukup besar. Sampai menjelang pulangpun Aydan masih asyik main dengan kucing dan tidak mau diajak ke bis sampai tiba2 kucing tersebut mencakar tangan kanan Aydan. Ada dua goresan di tangan Aydan dan baru dia mau diajak untuk meninggalkan kucing.

44454647

Suasana didalam toko Kurma :

48

Lokasi berikutnya, Gunung Uhud :

Saya tidak turun dari bis. Peserta lain pada turun dan foto-foto.  Perjalanan dilanjutkan dengan melewati Qiblatain dan Khandak. Sampai hotel sudah mendekati waktu sholat Zuhur, sehingga langsung jalan ke masjid. Selesai Zuhur kembali ke hotel untuk makan siang, istirahat sebentar dan beberes belanjaan lanjut ke mesjid untuk sholat Ashar.   Aydan juga ikut ke mesjid. Sore ini dia anteng dengan pinsil dan kertas. Alhamdulillah Aydan semakin pintar ….50

Selesai Ashar kami sempat foto di sekitar pintu yang bertuliskan Muhammad :5152535457565558

Sore ini dijadwalkan selesai Ashar berkumpul di pintu 13 untuk mengunjungi Museum Al Qur’an. Namun batal karena antrian cukup panjang. Saya pun kembali ke hotel karena harus BAB dan tahun lalu sudah pernah kesana. Saat menunggu di pintu 13, Aydan terjatuh dan mengeluarkan darah di sekitar mulut. Alhamdulillah tidak apa-apa, hanya benturan gigi dengan bibir sehingga mengeluarkan darah.

museum quran

Hari ini saya menghabiskan waktu sendiri dari Magrib sampai Isya di masjid. Sambil i’tikaf, baca Qur’an dan memperhatikan sekelompok wanita-wanita Arab yang sepertinya mengaji bersama yang dipimpin oleh seorang guru mengaji yang fungsinya membetulkan bacaan Qur’an para wanita di depannya. Ada kelompok wanita yang ‘menyetor’ hafalan Qur’an sambil dibetulkan oleh guru, dan ada kelompok lain yang masih membaca Qur’an dengan menggunakan mushaf ….. subhanallah, saya berfikir  bahwa dengan merekalah saya harus bersaing untuk bisa masuk  surga ….

Kamis, 20 Desember 2017

Sesuai itenerary harusnya hari ini kami check out Madinah untuk menuju Mekkah. Namun karena hotel di Mekkah masih full, maka hari ini masih di Madinah. Selesai Subuh, sarapan, kami isi waktu dengan berbelanja oleh-oleh. Lanjut Zuhur, makan siang, Ashar dan menghadiri acara manasik untuk rencana Umroh besok hari. Karena manasik selesai sudah menjelang Magrib, sayapun tidak bisa sholat di dalam masjid. Cukup di halaman masjid berdua dengan Ita. Magrib lanjut Isya, makan malam.

Jum’at, 21 Desember 2017

Selesai sholat  Subuh, kembali  ke hotel untuk sarapan dan packing karena koper harus sudah rapih berada di depan kamar hotel pada jam 10. Pagi inipun kami sudah mandi sunah Ihram dan siap dengan pakaian Ihram. Sholat Dluha lanjut sholat Jum’at.  Aydan ikut dan sebelum ke dalam masjid, kami menyempatkan diri berfoto ria :

59606162

Di dalam masjid, saat kami sholat Jum’at Aydan tertidur pulas. Semoga Aydan menjadi anak yang soleh dan qurrota a’yun … Aamiin ya Allah.

63

Dengan berpakaian ihram, jam 15 kami menuju Beer Ali sebagai tempat Miqat dari arah Madinah. Disini kami sholat sunat Ihram dan berfoto bersama :

64.png65666768

Didalam bis, kami dibimbing Ustadz Rafi untuk berniat menjalankan Umroh dan ber-talbiyah sepanjang perjalanan.

ihrom di bis

Sampai di Mekkah sekitar jam 22-an lewat. lanjut makan malam di P3 baru menuju hotel. Jam 23.30-an kami check in di Swissotel Al-Maqam Zam-zam Tower dan diminta kumpul di lobby jam 00.30-an untuk menjalankan Umroh. Kamar kami, alhamdulillah dapat suite room :

69

Sabtu, 22 Desember 2017. Jam 00.30 kami sudah berkumpul di lobby. Aydan masih tertidur di sofa lobby.

70.png71

Kami baru bergerak keluar hotel sekitar 01.30. Sampai halaman Masjidil Haram, kami masih menunggu beberapa teman yang ke kamar mandi dan berwudlu karena Thawaf men-syaratkan kondisi suci dari hadast dengan berwudlu seperti halnya kalau kita sholat. Momen ini dipakai berfoto :7273.png747576

Alhamdulillah ya Allah … Engkau masih memberikan kesempatan pada saya untuk melihat langsung Ka’bah untuk kehadiran saya yang kesekian kali di tanah harom ini … 

Kami Thawaf dipimpin langsung Ustadz Rafi dengan suaranya yang lantang membacakan doa-doa di setiap putaran. Saat putaran ke-6 kamipun dibawa mendekati Rukun Yamani sehingga kami bisa mencium dan memegang harumnya dinding Ka’bah. Alhamdulillah … Selesai Thawaf kami diarahkan ke lokasi yang memang disediakan untuk sholat sunah selesai Thawaf.  Ustadz Rafi juga memimpin doa yang kami amin-kan dengan khusyu’ dan dalam tangis. Selesai Thawaf, kami bisa berfoto :7778808179.png828384aydangendong

Selesai Thawaf, kami lanjut Sa’i dan selesai dengan ber-Tahalul sudah mendekati azan Subuh. Kamipun di bukit Marwa sampai sholat Subuh selesai.86

Selesai Subuh kami kembali ke hotel untuk sarapan di lantai 1. Jam 10 saya dan Ita jalan ke masjid untuk sholat Dluha. Perlu waktu untuk mempelajari ulang peta pintu-pintu Masjidil Haram karena banyak perubahan dari tahun lalu. Putar-putar akhirnya dapat Pintu untuk Wanita ada di 84 atau 85. Alhamdulillah masih menemukan tempat sholat yang berkarpet. Disini sampai Zuhur selesai, lalu makan siang ke area makan P3. Asharpun kami jalan ke masjid dan langsung melalui pintu 85. Selesai sholat Ashar ternyata ada informasi untuk ke rooftop Masjidil Haram karena ada sessi Tausiyah. Kamipun keluar masjid dan masuk kembali ke pintu 91, dimana didalamnya ada eskalator yang dapat membawa kami langsung sampai rooftop.Selesai tausiyah, kami kaum ibu2 ingin mengunjungi masjid yang merupakan pengembangan baru dimana tahun lalu saya sudah sampai disini. Alhamdulillah kami disini dari Magrib sampai Isya, selesai Isya langsung beranjak keluar karena dinginnya luar biasa.

Dari sini kami ke P3 untuk makan malam, lanjut  ke hotel untuk istirahat.

Minggu, 24 Desember 2017

Jam 3.30 kami sudah jalan ke Masjidil Haram untuk Tahajud sampai Subuh. Alhamdulillah dapat tahajud di pelataran Ka’bah sampai mendekati waktu Subuh. Setelah Azan kesatu berkumandang, kami jamaah wanita diminta keluar area oleh para askar karena ini area untuk sholat Jamaah Pria. Kamipun mundur dan mendapatkan tempat sholat se-adanya karena mayoritas area memang sudah full.  Selesai Subuh kembali ke hotel untuk sarapan, jam 8.30 ada agenda City Tour Mekah.

Kumpul sebelum City Tour :

87

Bersama-sama di lift yang bisa mengangkut semua peserta :

88

Yang dikunjungi adalah Padang Arofah – Jabal Rahmah :

909192.png89.png

Lanjut ke tujuan terakhir yaitu Ji’ronah sebagai tempat miqat bagi yang mau menjalankan Umroh ke-dua sambil melewati area saat haji (Padang Arfah, Mina, Muzdalifah dll). Saya tidak ambil Umroh ke-dua sehingga tetap di dalam bis. Kembali di hotel sudah melewati saat sholat Zuhur sehingga kami makan siang dulu di P3. Selesai baru ke kamar untuk sholat Zuhur. Sholat Ashar, Aydan ikut ke masjid. Kami ambil area wanita yang masuk dari pintu 85. Lumayan masih kosong sehingga dapat di pojok agar Aydan dapat main dengan tenang. Alhamdulillah kami berkenalan dengan jamaah dari Palestina dan sempat berfoto : 93

Selesai Ashar kami kembali ke hotel untuk mandi. Sebelum ke hotel, mampir ke BindawoodHilton untuk belanja oleh-oleh karena malam ini harus packing. Saya, Ica, Aydan berpisah dengan Ita, dia belanja sendiri.

Mendekati azan Magrib, Ita belum kembali ke hotel sehingga saya jalan sendiri. Niat saya sore ini dapat sholat dan berdoa di depan Maltazam, alhamdulillah terkabul. Disini saya sampai sholat Isya. Pulang ke hotel langsung packing karena jam 3 semua koper harus sudah siap di depan kamar.

Senin, 25 Desember 2017

Jam 3 pagi kami diminta untuk kumpul di lobby untuk pelaksanaan Thawaf Wada’ atau Thawaf Perpisahan. Thawaf berlangsung lancar. Pada putaran terakhir kami dibawa mendekat Maltazam dan diberi kesempatan untuk berdoa yang lumayan lama.

Ya Allah, ijinkan saya bisa  hadir kembali disini ….. Aamiin.

Karena kondisi desakan jamaah lain, saya, Ica, Aydan, Arra dan beberapa jamah lain selesai berdoa di Maltazam langsung keluar untuk siap-siap sholat Subuh. Alhamdulillah dapat tempat yang berkarpet dan masih kosong sehingga Aydan bisa leluasa.

Disini kami sampai Subuh selesai dan langsung ke hotel karena jam 8 ada jadwal check out hotel.

Check out hotel agak telat karena parkir bis.

Sebelum ke Bandara, itenerary kami adalah mengunjungi Museum :

9495969897.png

Dari museum, kami lanjut ke Jeddah dan berhenti di area pertokoan Balad dimana disana ada toko yang terkenal dengan nama Toko Ali Murah. Banyak yang masih belanja-belanji disini, aku cuma cari tempelan kulkas. Di area ini ada restoran dengan menu Indonesia yaitu Bakso Mang Oedin. Disini kami makan siang. Saya pilih bakso dan es cendol.

ali murah.png99

Selesai makan siang, bis melaju ke Bandara. Ternyata kami harus berangkat dari Bandara King Abdul Azis khusus Haji dan Umroh. Disini kami sholat Zuhur jama’ qoshor Ashar dengan tempat yang kondisnya terbatas, jauh dari kenyamanan baik untuk toilet maupun tempat sholat.

Sempet terjadi kehebohan, beberapa koper harus dibongkar karena kelebihan berat. Koper cabin pun tidak bisa masuk bagasi karena overspace.

Saudi Arabia SV 816  take off on time jam 19.25. Alhamdulillah  Aydan tidur sepanjang perjalanan.

100.png

Selasa, 26 Desember 2017

Alhamdulillah pesawat landing dengan selamat di Bandara Soeta Terminal 3 sekitar jam 09.

Antri Imigrasi, ambil bagasi, pembagian air zam-zam,  dan salam-salaman sebagai tanda perpisahan ..

Sampai ketemu di lain kesempatan …

101

CATATAN TAMBAHAN :

Selama di Madinah di hotel Concorde Dar El Khair, kami sarapan, makan siang dan makan malam di Restaurant Hotel ada di lantai M (Mezzanine).

Menunya Indonesia / Melayu, sebagian cocok dengan lidah kami.

Ini salah satu meja makan dari rombongan kami :102

Sementara selama di Mekah di hotel Swissotel Al-Maqam, kami sarapan di Restorant Hotel : Al – Khairat ada di lantai 1 dengan menu hotel bintang 5, lengkap dari roti, main buffet, salad dll.

Hanya sebagian menu yang cocok dengan lidah kami.

103.png104

Sementara untuk makan siang dan malam, seluruh jamaah Indonesia yang menginap di hotel dalam kawasan Grand Zam Zam makan di restorant yang terdapat di lantai P3. Sayang gak sempat foto.

Kami dapat air zam-zam 5 liter :

105

Testimony untuk Rafii Groups (RG):

Bimbingan ibadah saya rasakan mendekati sempurna. Dari 4 kali umroh, baru merasakan bimbingan pada umroh ke-3 dan ke-4 dengan Ustad Rafi yang penuh dengan bimbingan terutama saat Thawaf. Pelayanan lain seperti kamar, makan dll relatif juga baik.

Masukan agar lebih memperhatikan time management, upayakan kami sebagai customer tidak harus menunggu RG sebagai fasilitator karena keterlambatan.

 

————————————————————————————————————————-

Yang menjadi prihatin saya sebagai Muslim adalah :

Kesadaran akan kebersihan … Semua orang di dalam pesawat mempunyai tujuan yang sama yaitu ingin pergi Umroh. Namun, saat meninggalkan pesawat terlihat ceceran-ceceran sampah dikolong bangku … bekas bungkus2 makanan yang seharusnya kalau memang sebagai seorang Muslim dan mempunyai kesadaran akan kebersihan, tidak bisakah sampah-sampah itu dikumpulkan di dalam plastik sehingga tidak berceceran ?

Masih bagus di dalam pesawat ada larangan merokok …. kalau tidak, sudah pasti di kolong bangku akan banyak puntung rokok …

Juga saat makan, mengapa sebegitu besar keserakahan nampak pada saat harus mengambil makan … terlihat dari penuhnya piring dengan makanan yang ternyata pada akhirnya tersisa, tidak dimakan dan dibuang … Astagfirullah, tidakkah kaum Muslim menyadari bahwa mubazir itu perbuatan syaitan ? Tidak bisakan mengambil makan sesuai kebutuhan saja sehingga makanan tidak terbuang ?

 

BALI 2017

Jalan-jalanku ke Bali kali ini adalah perjalananku setelah 17 tahun yang lalu … (tahun 2000 dengan Almarhum suami dan Ica-Ryan  yang masih SD). Alhamdulillah diberi kesehatan dan kesempatan untuk bersama dengan ibu-ibu arisan erte 7 erwe 12 yang menamakan dirinya ‘seventwelve’  selama 3 hari 3 malam ….

Ceritanya, kami biasa jalan bersama setiap putaran arisan selesai. Ide awal untuk liburan kali ini sebenarnya Jakarta – Jogja – Solo. Tapi, tiba2  Bu ErTe dapat penawaran menarik dari salah satu warga yaitu Jakarta – Bali dengan promo ‘bayar 3 gratis  4’ untuk pesawat, penginapan dan sewa mobil seharga Rp. 7.500.000,-   dengan syarat peserta harus minimal 7 (tujuh) atau kelipatannya.

Respon ibu2 pun sepakat mau ke Bali …

Langsung deh Bu ErTe bergerak …

Biaya lengkap untuk pesawat, makan, sewa mobil, supir, tips dll per orang dikenakan Rp. 1.810.000 diluar tiket masuk area wisata.

Kenapa bisa semurah itu ? Ternyata menggunakan  Promo Air Asia  yang flight schedulenya di tanggal-tanggal yang sudah ditentukan , hari kerja (terpaksa cuti 3 hari) dan penerbangaan malam ….  It is OK…… jadwalnyapun  didapat 7 -10 Nov 2017 / Selasa malam berangkat dan Jumat malam kembali pulang ( 3 hari 3 malam ).

Selasa, 7 November 2017

 Karena flightnya jam 20.30, hari ini aku masih ngantor dan ijin pulang cepat  jam 3. Sempatkan Ashar dulu baru jalan ke Bandara Soeta.

Alhamdulillah laku lintas lancar, hanya tersendat sedikit di percabangan Slipi – Soeta. Jam 17.15 sudah bertemu dengan ibu-ibu yang berangkat dari Pondok Pekayon Indah tempat kami tinggal.1

Ada info kalo pesawat kami bisa jadi satu, jadwal yang lebih malam digabung dengan yang lebih awal yaitu jam 20.20…. Alhamdulillah …2a

Selesai check in dan drop bagasi, masih ada waktu untuk sholat Magrib dan Isya serta makan malam. Di Terminal 2 ternyata ada Bakmi GM (terakhir ke Terminal 2 waktu ke Beijing tahun 2016 belum nemu Bakmi GM). Jadilah Mie Ayam untuk santapan makan malamku …

23

Flight on schedule dan Alhamdulillah tiba di Bandara Ngurah Rai dengan selamat jam 23.10 WIT (Jkt – Bali ditempuh 1 jam 50 menit).4

Penjemputan dari hotel sudah ready di bandara. Kamipun langsung check in penginapan. Dimana kami menginap ? Kiki Residence, Jl. Nakula – Kuta. Ini penampakan Kiki Residence. Fasilitas : AC, air panas, wifi, TV, sarapan.5678

Rabu, 8 November 2017.

Jam 7 kami sudah berkumpul untuk sarapan yang disediakan penginapan. Jam 08.30 kami jalan dengan 3 mobil sewa sejenis Avanza. Dresscode hari ini adalah putih-blue jeans dengan kerudung polos aneka warna. Selfie sebelum jalan-jalan ….910

Tujuan pertama pagi ni adalah Tanjung Benoa Water Sport, melewati tol diatas laut. Tersedia aneka water sport dengan harga terlampir ( bisa ditawar loh dari price list-nya).

11 1211a

Kami deal untuk ke Pulau Penyu dengan 2 kapal seharga Rp. 850.000 atau Rp. 50.000 per orang.  Ini bentuk kapal yang membawa kami, muat untuk 8 – 10 orang.13 1415 16

Kapal didesign ada kaca di tengah untuk bisa melihat keindahan bawah laut. Juga kami dibekali roti tawar yang kami bisa sebarkan di laut untuk mengundang ikan mendekati kapal.  Kamipun bisa melihat aneka macam ikan dari kaca.

17 18

Pulau Penyu.

Kapal bersandar yang lumayan jauh dari pantai dengan air laut setinggi betis. 19

Ada kotak untuk donasi di pintu masuk yang katanya dipergunakan untuk biaya pemeliharaan binatang-binatang disini.

Parade betis nih … wkwkwk2021

Di Pulau Penyu wisatawan bisa berfoto dengan kura-kura  yang lumayan besar.2223

Disini juga ada taman yang berisi burung, iguana dl.  Ada burung gagak yang menarik perhatian para ibu-ibu :

24

Puas berkeliling melihat  kura-kura kamipun kembali ke kapal untuk menuju balik ke dermaga.  Beberapa teman memuaskan diri dengan main banana boats.

25

Dari Pantai Benoa kami dibawa ke restoran Padang untuk makan siang.

26

Dari situ, kami diantar ke satu area di daerah Nusa Dua  yang terdapat masjid, gereja, pura, kuil yang dibangun berdampingan. Keren …  Kamipun sholat Zuhur dan Ashar disini.

27 28 29

Rute wisata berikutnya adalah Pantai Pandawa, pantai yang dikelilingi tebing batu yang indah…   Di salah satu tebingnya dibuat patung Pandawa Lima (Dharma Wangsa, Bima, Arjuna, Nakula, Sadewa dan Kunti).

Yang membuat kurang nyaman adalah ‘panas’ nya yang luar biasa … oh Bali ..3030a 30b

Dari pantai Pandawa kami lanjut ke Dream land, area pantai juga yang kata Driver kami merupakan kepunyaan Tommy Suharto atau dulunya diprakarsai beliau.  Dari parkiran kami diantar dengan shuttle bus isi 15 orang menuju pantainya.31a

Pantai ini juga dikelilingi tebing, masih bersih dan jernih. Banyak wisatawan asing yang berjemur.

32 33 31343541

Sama dengan Pandawa, pantai ini juga panas …..  Kamipun tidak berlama2, lanjut ke Uluwatu.   Sampai Uluwatu masih sore, sambil menunggu saatnya sunset kami duduk sambil minum air kelapa.

36 37

Saat kami baru tiba di parkiran, kami dengar pengumuman dari speaker yang mengingatkan kepada yang hadir agar berhati-hati dengan barang bawaan termasuk kacamata, dompet, HP dll karena bisa diambil monyet.

Belum ada satu menit pengumuman tsb, tiba-tiba ada seorang remaja wanita yang berteriak kacamatanya yang dipakai di wajahnya diambil monyet sementara dia sedang memainkan HP. Ya Tuhan …. kasihan. Monyetnya bertengger di atas gedung ATM sambil merusak kacamata tsb…. pemandangan yang menjadi reminder kami.

Tiket Uluwatu Rp. 20.000 untuk wisatawan lokal.38

Memasuki area Uluwatu, untuk yang bercelana / rok pendek diberikan kain warna ungu untuk dipakai sebagai sarung karena dianggap memasuki area ibadah.

Uluwatu sekarang sudah tertata rapih. Pura yang dulu masih ada, tapi tidak menjadi objek kunjungan.

Khas dari Uluwatu adalah keindahan tebing karang yang luar biasa. Subhanallah …

394042434445 46

Sambil menunggu sunset, masing2 kami menbuat foto siluet dengan berbagai posisi.

47 4849

Setelah matahari tenggelam, kamipun beranjak untuk pulang. Saat menuju pintu keluar, kami baru tersadar kalau cukup banyak monyet yang berkeliaran sehinga kamipun berjalan dengan hati-hati dan perlahan agar tidak nengundang perhatian mereka.

Aku jalan bersama dengan ibu Dian, dimana beliau memegang lenganku. Tiba-tiba seekor monyet mendekatinya dan membuat kami terkejut. Dalam hitungan detik, sang monyet dapat merampas sandal jepit yang dipakai bu Dian dan langsung lari. Petugas datang melempar makanan untuk mengalihkan perhatian sang monyet agar mau mengembalikan sandal, namun monyet tidak bergeming dan tetap memegangi sandal jepit.  Bu Dian pun jalan ke parkiran dengan satu sandal.

Namun sekitar 5 menit  alhamdulillah sandal jepit kembali dalam keadaan sompal bekas gigitan monyet.

Dari Uluwatu kami beranjak menuju pantai Jimbaran untuk makan malam di Bela Seafod Cafe.

50

Makan di pinggir pantai dengan lampu yang redup …. romantis. Sayang batere hp melemah sehingga foto gak kuat pakai flash.

5152

Menunya : nasi putih, oseng kangkung dan satu set seafood bakar dalam satu piring yg berisi satu ekor baronang, 2 ekor udang dan 2 tusuk cumi. Paket per orang Rp. 100.000. Rasanya ? Yummmi ….

53

Selesai makan malam kami kembali ke hotel.

Kamis, 9 November 2017.

Wisata pertama yg kami kunjungi hari ini adalah Pantai Kuta.

54

Lanjut ke Pasar Seni Kuta tempat belanja aneka fashion, tas dan souvenir.

555657

Jam 11-an kami tiba di rumah makan Mak Beng, Sanur.   Sepertinya memang belum jam makan, karena kalau pas jam makan siang tempat ini ramai sekali bahkan seringkali sudah habis.

58 596061 62

 

63.png

Dari Mak Beng, kami melucur ke satu tempat Gelato Ice Cream yang lagi ngetrend yaitu Gusto.  Enak dan murah …

65.png 64 66.png

Di depan cafe Gusto ada toko tas dan dompet yang harganya serba 100.000 … barang kw yang kulitasnya lumayan bagus … ibu-ibu pun borong.

67

Puas belanja tas, kami dibawa ke Tanah Lot.

Ternyata di Tanah Lot, driver mobil kami membawa kami ke tempat tang berbeda dengan dua mobil lain. Masih sama di Tanah Lot tapi dengan sudut pandang yang berbeda.

6869707173 74

Disini kami menemukan ibu2 penjual rujak …. hmmm, selesai selfie pun kami menyantap rujak buah yang segar …

75

Teman-teman lain ternyata di posisi Pura Tanah Lot.

76

Kami kembali ke mobil untuk mencari dua mobil yang lain. Akhirnya ketemu di parkiran yang berbeda, namun karena panas sayapun tidak menghampiri mereka atau untuk foto di Pura Tanah Lot, kami memilih untuk sholat Zuhur dan Ashar di satu ruko yang disediakan untuk sholat. Menurut cerita, sebelum bom Bali yang lalu dirasakan sulit mencari tempat sholat di area wisata. Alhamdulillah saat ini sudah lebih mudah.

Dari Tanah Lot, kami mengejar sun set di pantai Seminyak.seminyak

77787980 81838485

Puas melihat matahari tenggelam, lanjut ke Toko Pia Eiji di Jl. Raya Kuta no. 93 A untuk membeli pia dan oleh-oleh lain.

86 88

Belum cukup, kamipun meluncur ke Toko Harum yang terkenal dengan kue lapis legitnya yang enak. Tapi sayang stok tinggal dua loyang dan masih jadi rejeki Bu Indri yang memang mencarinya.

89

Makan malam kami adalah Nasi Pedas Ibu Andika di Jl. Raya Kuta, sejenis rumah makan dengan aneka pilihan masakan matang yang bisa dipilih.

Masih ada waktu untuk belanja aneka oleh2 Bali di toko Krisna. Kamipun berbelanja untuk bisa dipack karena besok pagi sudah harus check out. Orang bilang, belum ke Bali kalau belum ke Krisna.

90 91

Sampai hotel sudah jam 10-an. Mandi, sholat lanjut tidur.

Jumat, 10 November 2017.

Selesai sarapan dan memindahkan koper bawaan ke satu kamar, kami siap mengelilingi Bali untuk hari terakhir.

Yang pertama dikunjungi adalah tempat yang katanya terkenal dengan ayam betutu, beberapa teman memesannya untuk diambil nanti sore untuk dibawa ke rumah.

92

Dari sini kami dibawa ke toko batik Sari Amerta di daerah Batu Bulan. Barangnya bagus2 sesuai harganya yang sepertinya untuk konsumen kelas atas.  Sempat melihat-lihat cara pembuatan batik dan kain tenun.

93 94

Dari sini lanjut ke Pasar Sukowati yang terkenal dengan aneka barang2 khas Bali dengan harga murah.  Namun sayang, pasar besar itu tutup karena rakyat Bali sedang merayakan Hari Raya Galungan – Kuningan.

Hanya ada beberapa toko yang buka, utamanya yang berjualan baju dan asesories. Kamipun belanja seadanya. Sebagian teman hanya duduk disekitaran tempat berjualan makanan. Sempat minum es kelapa yang berbeda karena abang jualan menambahkan peresan dan potongan  jeruk nipis.

Orang bilang kalau di Bali hati2 dalam mencari rumah makan. Pastikan yang halal, bebas dari menu babi. Salah satu pilihannya hari ini adalah Ayam Taliwang.

9795 96

Lanjut jalan ke Desa Panglipuran, satu area yang diabadikan sebagai penggambaran desa di Bali yang masih dijaga ke- asri – annya.

9899100101102103104 105

Untuk sholat Zuhur dan Ashar, kami dibawa ke Masjid Bangli.106

Selesai sholat, kami dibawa ke Pasar yang banyak berjualan tenun Bali yaitu pasar Semarapura.

 

107108 109

Dari pasar tenun, kami pulang menuju hotel untuk mandi dan bersiap2 ke bandara. Dalam perjalanan pulang, driver membawa kami ke pabrik pembuatan pie susu Aseli. Beruntung mereka tidak tutup.

110

Sampai hotel sudah jam 6, kami manfaatkan untuk mandi dan sholat Ashar.

Makan malam di daerah sekitar depan  Kiki Residence, ada pilihan Mie Ayam, Bakso dan Ayam Geprek. Aku pilih ayam geprek dengan menu nasi merah,  tempe tahu geprek. Alhamdulillah enak dan kenyang.

Jam 8.30 kami sudah harus jalan ke bandara. Alhamdulillah perjalanan ke Bandara lancar. Tiba di bandara Ngurah Rai, langsung check in.

Kami terpisah dalam 2 penerbangan. Penerbangan pertama sesuai jadwal yaitu 21.45 boarding.

Penerbangan kedua delay 30 menit, boarding sekitar  jam 22-an dan tiba di Jakarta jam 1-an dini hari.  Alhamdulillah sampai di rumah dengan selamat.

—————————–  00000000 —————————–

Ada pemandangan yang menarik, selama 3 hari kami menginap di Kiki Residence, selama tiga hari pula ada pedagang di halaman penginapan yang menjajakan baju-baju khas Bali dengan harga yang murah.

111 112

Beberapa catatan sebagai informasi :

  • Sewa mobil per hari Rp. 500.000
  • Sopir per hari Rp. 200.000
  • Tip sopir per hari 100.00 +  uang rokok Rp. 50.000
  • Bensin 150.000 per hari per mobil
  • Travel agent : Ketty +6281289802484

GOMBONG – JOGJA 2017 with CASSAVA

Keinginan jalan2 ke Gombong -Jogja udah lama banget dirancang. Berawal saat jalan bareng ke Cirebon, Anna usulkan ide ini. Untuk merealisasikannya, Grup WA pun udah terbentuk sejak 10 Mei 2016 ( setahun setengah yang lalu ) …. Alhamdulillah bisa terealisasi pada 12 – 15 Oktober 2017.

1

Kamis, 12 Oktober 2017

Diputuskan untuk naik kereta malam dengan rute Jakarta – Gombong. Jadwal berangkat, Kamis 12 Oktober jam 18.30 dengan KA Sawunggalih dari Stasiun Pasar Senen.

Hari itu aku masih ke kantor karena paginya ada Monthly BoD Meeting, sementara hari sebelumnyapun sudah absen karena harus istirahat sesuai surat dokter sekalian untuk pemulihan mempersiapkan tenaga buat jalan2.

Sempatkan sholat Ashar so baru jalan jam 15.15. Keluar kantor sudah dihadapkan pada kemacetan karena pengecoran jalan, setengah jam baru masuk tol Jagorawi. Tol Jagorawi sampai Cempaka Putih, lancar. Kemacetan dimulai sejak masuk underpass Senen … sudah satu jam gak juga keluar dari underpass, stuck. Waktu sudah menunjukkan jam 17.25. Mulai stress … inisiatif buka aplikasi Go-Jek. Alhamdulillah ada Driver yang respon. Tanpa nunggu waktu, langsung telpon Drivernya :

“Mas, saya kejebak macet di under pass Senen, bisa jemput saya disini ya. Mobil sy honda city abu2, ada di belakang mobil Avanza yg ada iklan Kalbe” … sambil panik dan tegang nungguin Go-jek dateng. Yang bikin stress, Drivernya ditelponin gak diangkat2. Gak lama dia sms kalo motornya kelewat dari posisi mobilku .. gak bisa mundur … langsung  my driver Mis ambil koper di bagasi, anterin ke Go-jek dan aku nyusul di belakangnya sambil lari-lari … huft … (kayak sinetron).  Mobil ditinggal dalam keadaan menyala … Alhamdulillah sudah di Gojek jam 17.45 dan sampai di stasiun jam 17.55 …

Ternyata masih nunggu Yuni yang juga kejebak rute kereta dan macet serta Trie yang sholat Magrib, setelah lengkap baru jalan ke peron .. lumayan juga ternyata stasiun pasar Senen banyak turun naik tangga untuk sampai di jalur 3.

18.10 sudah di dalam kereta … Alhamdulillah.

Foto-foto keceriaan teman-teman di kereta :

3 2

Yang kelaperan, menanti bakso dimasak di restorasi.

4

Beberapa posisi bobo cantik yang dijepret paparazzi :

5 6

Jum’at, 13 Oktober 2017 – dini hari.

Alhamdulillah kereta tiba di Gombong sekitar jam 1 malam.

7

Anna sudah menyiapkan 3 mobil menjemput kedatangan kami. Tujuan malam ini adalah Hotel Van Der Wyck yang hanya ditempuh dalam waktu 15 menit dari stasiun, untuk check in dan istirahat.

Ini penampakan kamar tempat aku menginap selama 2 malam.

8

Jumat, 13 Oktober 2017

Pagi yang cerah ini kami sarapan di restoran Van Der Wyck. Sarapan yang nikmat dengan lontong sayur dan rolade daun singkong ditambah satu tampah jajanan pasar tradisional (getuk, tiwul dkk).

911 10

Panitiapun sudah menyiapkan panggung untuk penampilan kami … luar biasa.

12 13

Dress code putih – blue jean mewarnai jalan-jalan kami hari ini. Sebelum berkeliling kota Gombong, ini foto kebersamaan kami :

1415 1617 18Kamipun siap berkeliling kota Gombong dengan bis yang disediakan tuan rumah, Anna.

19

Wisata pertama yang kami kunjungi adalah Waduk Sempor di daerah Sempor.

202122 2324 25

Seny selalu jadi ‘icon’ karena tongsisnya … Tks Seny …

Awalnya kami berniat untuk naik perahu untuk mengelilingi waduk, namun kami batalkan karena tidak tersedia pengemudi yang mengoperasikan perahu. Kami hanya foto dari atas dermaga :

2728

Wisata menarik berikutnya yang kami kunjungi adalah Goa Jatijajar.

293031323335

Di goa Jati Jajar ini ada satu mata air yang dipercaya dapat membuat awet muda kalau kita mencuci muka dengan air tsb. Namanya Sendang Kantil. Beberapa teman berburu ke arah mata air tsb. Hehehe siapa itu yaa …

36 37

Puas berkeliling Goa Jati Jajar kami lanjut menuju rumah kediaman keluarga Anna untuk makan siang.

3839

Terima kasih Anna … makanannya enak dan mengenyangkan … Barookallaah ..

Setelah makan siang dan sholat, jalan-jalan berlanjut ke Pantai Suwuk (semula mau ke Pantai Karang Bolong tapi diganti Pantai Suwuk yang katanya lebih indah).

12642434445 4647 48

Dari pantai Suwuk kami balik ke Hotel Van Der Wyck untuk istirahat mempersiapkan acara ‘Gala Dinner’.

CASSAVA NIGHT

Sekali lagi kami dibuat surprise dengan adanya panggung yang cukup merah untuk acara kebersamaan malam ini dilengkapi dengan organ tunggal dan penyanyi. Surprise juga karena dihadiri oleh Kapolres Kebumen  karena ada sahabat kita Wahyudin yang ada diantara kita.

Bener-bener acara yang dipersiapkan dengan matang oleh Marcom Universitas Indraprasta dibawah arahan Ibu Rektor Anna.

Semakin meriah dan hidup karena MC dadakan namun kondang si manis Zus Ika Swastika.

Sambutan  Ibu Rektor Anna  selaku pemrakarsa acara didampingi Team Marcom Universitas Indraprasta yang memfasilitasi acara.

4950

Sambutan Bapak Dadat selaku perwakilan dari Cassava’80.

51

Sambutan Yayuk Puji Rahayu selaku tuan rumah yang berkediaman di Kebumen. Saat ini menjabat Kepala Distapang (Dinas Pertanian dan Pangan ) Kebumen yang sambutannya cukup interesting karena bicara tentang pengembang biakan sapi …52

Narsis disela-sela acara.

5354

Hetty dan Rudy juga sudah menyiapkan acara game yang lumayan seru, salah satunya adalah untuk para pejantan Cassava’80 yaitu menghabiskan coklat MM (yang beraneka warna) yang diletakkan didalam bubur dengan memakannya langsung dengan mulut … jadinya, hidung dan bibir mereka dipenuhi dengan bubur. Foto diambil setelah mulut dan hidung dibersihkan.

55

Kado yang siap dipertukarkan dengan sesama Cassava’80.

56

Suasana setelah masing-masing Cassava’80 mendapatkan kado.

57

Menyanyi bersama sebelum acara dibubarkan.

58

Puas … puas … puas dengan semua sajian acara maupun konsumsi … seribu jempol buat Ibu Rektor Anna dan team Marcom Universitas Indraprasta. Barookallah …

Info tambahan, ternyata acara semalam masuk dalam Warta Kebumen :Untitled

Sabtu, 14 Oktober 2017

Sebelum check out untuk menuju Jogja, kami sarapan di Van Der Wyck dengan menu gudeg lengkap dan sajian jajanan pasar tradisional.

Dresscode kami hari ini adalah kaos orange, inipun hadiah alias free dari Anna … Barokallah.

59 6061

Foto bersama Bapk Rektor Universitas Indraprasta sang suami Ibu Anna.

626364

Masih dengan bis yang sama dengan kemarin, kami menuju Toko Batik  Mutia Jaya – Kebumen, lanjut ke rumah Yayuk.

65

Suprise lagi karena di rumah Yayuk pun kami dijamu dengan sajian yang luar biasa : jambu kristal, belimbing madu, pisang raja bulu, es kelapa, singkong manis dan tempe mendoan … alhamduillah, kenyang.

66 67

69 70

Itenerary yang sudah dibuat sebelum ini terpaksa diubah karena kondisi yang tidak memungkinkan. Rencana ke wisata Kalibiru dibatalkan karena kondisi bis tidak memungkinlan melewati jalan menuju sana yang menurut informasi kecil dan berkelok.

Disepakati bersama untuk langsung lanjut ke Jogja agar sampai disana masih sore sehingga teman2 bisa berjalan-jalan di sekitar Malioboro.

Dari rumah Yayuk kami diajak makan siang di rumah makan Rosya yang terkenal dengan sop daging dan tempe gorengnya.

71

72

Diluar perkiraan kami, ternyata teman kami dari Kepolisian yaitu Jendral Wahyudin berkoordinasi dengan Kepolisian Kebumen untuk emberikan pengawalan kepada bis yang kami pergunakan agar lancar dan lebih cepat sampai di Jogja.  Terima kasih Jendral !!!

Baru sekali ini merasakan dilead mobil Patwal Polisi yang bisa memakai jalan di jalur lain atau melewati antrian mobil di lampu merah lewat jalur sebelah kanan dan ngebut dengan kecepatan tinggi …

Sempat mampir di Masjid Raya Darul Muttaqin Purworejo yang didalamnya ada Bedug terbesar di dunia (jadi ingat masa kecil dibawa Bapak kesini saat mudik Hari Raya Idul Fitri) untuk sholat Zuhur dan Ashar.

73 74

Alhamdulillah kami tiba di Jogja dengan selamat. Bis langsung mengarah ke Hotel Whizz di daerah Pasar Kembang tempat kami akan meginap satu malam. Selesai pembagian kamar, acara bebas sampai jam 18.30 untuk memenuhi undangan makan malam pemangku hajat di Jogja yaitu Annie dan Iman.

Di rumah mereka kami dijamu sajian gudeg komplit dan aneka makanan snack.

Sangat mengenyangkan … Terima kasih Annie dan Iman. Barookallahu.

757677

Minggu, 15 Oktober 2017

Pagi ini kai sarapan di hotel. Terima kasih ya Pak gatot, dapat diskon 50 % untuk harga Whizz termasuk sarapan.

78 79

Selesai sarapan di Whizz, kami langsung  check out karena malam ini kami akan kembali ke Jakarta (kecuali yang stay satu malam lagi). Beres urusan check out, kami siap untuk tour hari ini. Bis juga sudah disiapkan oleh Annie dan Iman guna membawa kami ke Lava Tour Gunung Merapi dengan Mas Arie sebagai Tour Leader.

Jam 8.30 an kami sudah di lokasi start Lava Tour dengan 8 jeep untuk membawa teman-teman keliling Gunung Merapi untuk melihat sisa-sisa erupsinya.

Ada beberapa paket penawaran Lava Tour Merapi, kami ambil yang paling pendek waktunya.

80

8182 83

Kunjungan pertama dari Lava Tour Merapi adalah Museum Mini Hartaku, berupa satu rumah yang berisi barang-barang tersisa yang tidak lagi bisa dipergunakan karena telah meleleh oleh lahar.

8485

Beberapa barang-barang yang tertimpa lahar panas Merapi, hanya tinggal kenangan.

94

Selesai melihat-lihat sisa-sisa peninggalan harta yang ada, kami dibawa Pemandu menuju Batu Alien, sebuah batu yang jika diamati berbentuk wajah manusia yang sedang menangis.

95

Bergeser dari Batu Alien, ada pemandangan dibawah berupa area penambangan pasir. Musibah yang akhirnya membawa keberkahan.

96

Kamipun diberi kesempatan untuk berfoto-foto bersama. Ada satu foto yang diarahkan oleh Pemandu agar menunjuk ke arah atas dan hasilnya seperti ini :

979899100101

Disediakan lokasi ber-selfi ria di atas awan seperti yang  dilakukan teman-teman.

 

 

104

 

Pemandu mengarahkan kami untuk kembali ke jeep untuk melanjutkan ke tempat berikutnya yaitu Bunker Kaliadem atau tempat perlindungan dari lahar Gunung Merapi yang tinggal kenangan.

109 110

Disini ternyata teman-teman berpencar mencari kopi dan makanan karena memang sudah jamnya makan dan warung-warung banyak disekitaran. Akibatnya, kami saling tunggu dan waktu semakin siang. Salah satu keseruan kalau jalan dengan kelompok besar, ada saja kondisi diluar rencana yang muncul ..

Dari sini kami dibawa ke satu lokasi untuk foto bareng semua jeep.   Keren, cuma harus diambil dari kejauhan …

Rute yang dilewati untuk sampai di lokasi ini ini terasa sekali guncangannya. Badan terpental-pental, luar biasa.

111112 113

Lokasi terakhir yang kami kunjungi, jeep kami masuk ke sungai. Informasi Pemandu, biasanya ini bagian terakhir yang pakai basah-basahan … wkwkw, kompak deh kami satu jeep menolak … untung Pemandunya mau diajak kerjasama.

Jeep yang lain sepertinya dibawa ke tengah sungai ..

117

Kami kembali ke lokasi awal start dan lanjut menuju Resto Jejamuran. Annie dan Iman sudah menyiapkan pesanannya dan sampai sana kami siap menyantapnya.

Terima kasih Annie dan Iman … Barookallah.

118

119

Selesai makan siang, sholat Zuhur dan Ashar kami bersiap-siap untuk menuju Breksi (area gunung batu yang terkenal karena Obama sempat kesini) karena keterbatasan waktu dimana beberapa teman sudah harus ke bandara / stasiun sesuai jadwalnya masing2.

Sekali lagi ada kondisi yang membuat kami ‘resah dan gelisah’ karena ada teman yang tidak kommit dengan waktu yang ditetapkan yaitu jam 14.00 sudah berada di bis .. hahaha satu keseruan lagi kalau jalan bareng …

Kami baru jalan jam 14.25. Kebetulan jalanan macet, Pemandu agak cemas apakah bisa sampai ke Breksi dan aman waktu ke bandara / stasiun.

Dengan segala doa (???) dan permintaan kepada supir bis untuk tancap gas, kami tiba di Breksi jam 16-an

Hanya ada waktu sampai jam 16.30-an.

120121122123124125

Aku dan para pemangku hajat : Annie, Iman, Anna, Yayuk

Sesuai komitmen, jam 16.30 kami  sudah jalan. Alhamdulillah rombongan yang akan naik City link jam 19.55 sudah berad di bandara sejak jam 17 an … masih cukup lama menunggu di bandara Adi Sucipto.

Bersyukur semua teman2 kembali ke rumah dengan selamat …

Sampai jumpa di perjalanan seru berikutnya. Salam CASSAVA …….

 

PADANG – 2017

Keinginan teman-teman Cassava ’80 (alumni SMA 12 Angkatan 80)  jalan-jalan ke Padang sudah sering diwacanakan di WA Group.  Yang katanya berminat ikut  juga banyaaaak, namun finalnya cuma ber-8  saja. Let’s go laaaah …. Trie, Rita, Nunung, aku, Cucu, Anne Z, Wati, Bertha.

Booking Garuda udah dari bulan April 2017 dengan harga promo. Waktunya ditetapkan  21 (Kamis – libur Tahun Baru Hijriah) – Sabtu, 23 September 2017 sehingga hanya bolos satu hari Jum’at  saja.

Kamis, 21 September 2017

Garuda flight jam 06.05  so kita janjian jam 5 subuh sudah ada di Terminal 3. Semua on time, habis check in dan sholat subuh, kita menuju Gate 23 yang lumayan jauh jalannya …..

Dresscode hari ini adalah ‘women in red’ (kecuali Trie).

Narsis dulu sebelum take off.

1 3.png

Alhamdulillah mendarat dengan selamat di Bandara Minangkabau. Aku sudah janjian sama Esti (temen SMP) yang saat ini menjabat Kepala Imigrasi Bandara Minangkabau untuk ketemuan di terminal kedatangan.

2.png 4.png

5.png

Selesai urusan bagasi, kamipun siap mengelilingi Sumatra Barat dengan menggunakan ELF yang kita sewa untuk 3 hari.  ELF untuk 13 seat dengan harga sewa 1.2 juta per hari  yg disewa dari +62 813-7445-4804. Karena ELF ini berlokasi di Bukit tinggi sehingga kena tambahan menginap Driver saat di Padang sebesar Rp. 250.000 per malam.

6.png

Lokasi pertama yang ditawarkan Driver adalah lokasi sarapan lontong sayur yang enak. Namun… terpaksa kami harus lewatkan karena ternyata sarapan di pesawat masih cukup mengenyangkan. Perjalanan dilanjutkan ke lokasi utama wisata hari ini yaitu daerah Painan untuk wisata Pulau Mandeh. Untuk sampai ke dermaga pulau Mandeh, jalur yang dilewati adalah daerah Pantai Bungus … sontak saya minta  Driver untuk cari resto yang terkenal dengan gulai kepala ikan. Dihantarnyalah kami ke :

Rumah makan Pasir Putih, lokasinya di  sebelah kanan jalan dan diatas laut. Alhamdulillah ….

7.png 8.png

9.png

Jam 11-an kami lanjutkan perjalanan menuju dermaga Pulau Mandeh.

Jam 1-an kami tiba di satu bukit ( Puncak Nona ) yang dari sini kita bisa melihat pulau-pulau di kawasan Mandeh.

10.png 11.png

Di bukit ini terjadi transaksi penyewaan ferry yang membawa kami berwisata antar pulau.

12.png

Diperoleh kesepakatan kami akan ambil paket Rute 2 seharga Rp. 800.000.

13

Kami naik perahu dari dermaga Carocok Tarusan Painan. Ini ferry yang akan membawa kami berkelililing antar pulau.

Wisata Pulau Mandeh membawa kami melewati hutan-hutan Manggroove  seperti yang pernah saya dapatkan di Ramang-Ramang Makasar. Namun pemandangannya masih kalah cantik dengan Ramang-Ramang.

Beberapa gaya ‘women in red’ selama di perahu :

14

15

16 17

18 19

Pulau pertama yang dikunjungi adalah pulau Kopo-kopo. Disini kita hanya foto-foto karena pantainya kurang menarik.

20

25

21 22

23.png

24

Selajutnya kami dibawa menuju pulau Sutan ( pulau Setan ). Di pulau ini sebenernya lumayan banyak fasilitas seperti banana boat, donat atau jek ski atau snorkling di sekitar pantai. Namun karena udara panas dan nampaknya pulau cukup ramai dengan pengunjung lain, kami enggan turun dari ferry.  Kami tetap di atas ferry dan berada di sekitar pantai dengan aktivitas memberi makan ikan yang bisa mengundang ikan-ikan di laut berkumpul.  Lumayan banyak ikan yang terlihat, namun airnya tidak terlalu jernih.

Dari pulau Sutan kami lanjut ke Sronjong Ketek, pulau bebatuan yang didalamnya ada fasilitas untuk terjun bebas ke air laut dari ketinggan tertentu (Cliff Jumping).  Kami hanya melewatinya saja dan berfoto dari atas ferry :

26

Jika diperhatikan di belakang kami ada tangga dan terminal untuk melompat.

Lokasi terakhir yang kami singgahi adalah Sungai Gemuruh, satu air terjun bebatuan yang airnya tawar. Bebatuan dan air terjunnya menarik, namun fasilitas umum sangat terbatas.  Hanya ada WC Umum yang dibuat seadanya dengan dinding terpal plastik dan satu warung. Alhamdulillah ada bakwan dan teh hangat yang dapat mengganjal perut karena jam makan sudah lewat.

27

Untuk sampai ke warung, kami harus melewati bebatuan yang lumayan terjal.Kamipun tidak berlama-lama disini, lanjut naik ferry untuk kembali ke dermaga.

28

29

Sampai dermaga masih ada waktu Ashar. Kamipun sholat dulu disini dengan tempat sholat seadanya. Selesai wisata Pulau Mandeh, kami lanjut arah Kota Padang untuk menginap satu malam.

Sebelum sampai di hotel, kamipun makan malam dengan menu ‘soto padang’.

30

Hotel yang dibook adalah Mercure yang terletak dipinggir Pantai. Alhamdulillah dapata harga khusus dari Rp. 1.600.000,- per malam menjadi separuhnya.

Jum’at, 22 September 2017

Sengaja ambil paket penginapan tanpa sarapan, so pagi-pagi kamipun jalan ke arah pantai untuk lihat-lihat pemandangan dan sarapan.

31 32.png

33.png

Ini ekspresi saat awalnya mau bergaya tapi tiba-tiba ombak datang …

Puas di pantai, kembali ke hotel dan menemukan tempat sarapan dengan menu pilihan khas Padang : lontong sayur padang (bisa pilih dengan sayur pakis atau sayur nangka), picel : sayuran dengan bumbu kacang (pecel kalo di Jawa), bakwan dll. Lokasinya di sebelah kanan Mercure. Lumayan enak, tapi gak sempet foto karena gak bawa HP.

Hari ini langsung check out karena malam nanti akan menginap di Bukit tinggi. Sempet bergaya di depan Mercure sebelum tour hari kedua. Hari ini tanpa dress code alias bebas.

34

Agenda pertama adalah foto stop di Pantai Padang.

35

36

Agenda berikutnya (sebenernya diluar Itenerary) adalah mengunjungi Yunelly, yang saat ini sudah menetap di Padang dan baru pulang dari tanah suci. Kata Deiver, kebetulan memang sejalan ke arah wisata yang mau dikunjungi.

Rupanya, jalan masuk menuju rumahnya dari jalan utama yang kami lewati lumayan jauh.  Sekitar jam 9.30 an baru sampai.

Setelah ngobrol-ngobrol, kami diajak makan gulai kepala ikan yang lumayan enak dekat rumahnya …

37.png

38

Namun, rupanya makanan pesanan ini belum siap saji … lumayan lama kami menunggu dan membuat kami gelisah karena perjalanan hari ini cukup jauh (Lembah Harau dan Kelok 9) … saya lumayan ribut dengan kondisi ini. Maaf ya Nel.

39

Gulai ‘kepala ikan’ memang lebih menarik dari gulai ‘badan ikan’ …  Alhamdulillah, enak dan kenyang …. Jam 11-an baru kami selesai makan. Langsung lanjut dan berhenti di salah satu foto stop Danau Singkarak.

40

Terpaksa selfie karena yang lain sibuk belanja ikan belibis  ..

Dari Danau Singkarak, tujuan berikutnya adalah Istana Pagaruyung. Kami dikenakan tike masuk sebesar Rp. 7.000,- per orang. Sampai disana, kami sholat Zuhur dan Ashar dahulu, setelah itu baru malihat-lihat istana.

Pakai pakaian adat Padang ? Awalnya males karena sudah pernah, tapi temen2 yang lain semuanya mau jadi okelah untuk kebersamaan.

Sewa baju lengkap Rp. 35.000 per orang.

41

42

43

44

45.png 46

Tidak terasa, di istana Pagaruyung sampai jam 4 … Lanjut kebut untuk mengejar Kelok 9 sebelum gelap.

Alhamdulillah sampai disana jam 18.30-an tapi masih lumayan terang. Cerita Driver, harusnya malam lebih bagus dengan lampu-lampunya namun saat ini lampu-lampu tersebut sudah hilang karena dicuri sejak setahun yang lalu …

Stop untuk foto-foto sebentar.

47.png 48.png

kelok9.png

Agak kecewa karena nggak sampai Lembah Harau ):  Sebenernya juga ada beberapa objek wisata yang tidak sempat dikunjungi : Air Terjun Lembah Anai, Goa Jepang, Ngarai Sianok (untung ketiganya sudah pernah).

In syaa Allah ada kesempatan lagi untuk memuaskan diri di Kelok 9 dan Lembaha Harau … pemandangannya memang luar biasa .. Allahu Akbar.

Sambil arah jalan ke Bukit tinggi, kami mampir ke rumah makan Nasi Kapau (sayang gak kefoto dan lupa namanya).

Selesai makan malam, kami minta diantar untuk belanja oleh-oleh agar bisa sekalian dipack di hotel. Mampirlah kami di Ummi Aufa Hakim.

49.png

Selesai belanja oleh-oleh, nengok ke sebelahnya ada toko oleh-oleh yang lain seperti krudung, mukena, sandal, tas dll …. lanjutlah belanja disana sampai sekitar 21.30-an. Setelah puas, barulah kami menuju hotel Grand Galery untuk menginap satu malam.Kami pergi saat long weekend sehingga hotel yang lumayan OK sudah fully book.  Grand Galery lumayan bagus dan bersih, namun harus naik tangga karena tidak ada lift. Lumayan juga karena kami di lantai 3.

Sabtu, 22 September 2017

Hari ini kami sarapan di hotel. Menunya ternyata tidak khas Padang : nasi goreng, mie goreng, soto ayam, roti.

Bukit tinggi pagi ini diguyur gerimis. Kamipun berfoto-foto di jam gadang dengan berpayung ria

50.png.

Sempat belanja di sekitar jam gadang, utamanya kaos-kaos dan baju-baju.

Awalnya mau berencana kembali ke Lembah Harau, namun karena hujan dan harus mengejar pesawat jam 18, maka hari ini dihabiskan dengan belanja-belanja.

Selanjutnya Driver membawa kami ke toko Panorama yang katanya terkenal dengan mukena. Tapi temen-temen kurang berselera karena harganya jauh diatas yang semalam kami dapatkan di samping toko Ummi Aufa Hakim.

Trie kepingin beli kue bika talago yang dibakar. Drivernya langsung tahu, dia menyebutnya ‘kue nerako’ karena dimasak di atas api yang membara.

51.png

52.png 53.png

Di belakang toko Bika Talago ada pemandangan yang indah sekali. Kamipun sempat berfoto.

54.png

Dari toko bika, kami lanjut ke Pandai Sikek. Disini kami dihantarkan ke toko Satu Karya. Dua tahun yang lalupun saya kesini, namun sekarang sudah direnovasi dilengkapi dengan mushola. Tokonya lumayan nyaman dn harganya murah-murah.

Dari Pandai Sikek, Driver membawa kami untuk makan siang di rumah makan Pak Datuk.

55.png

56.png

Selesai makan, Driver membawa kami ke toko souvenir lainnya yaitu :

57.png 58.png

Makan duren tetep jadi agenda … Driverpun membawa kami ke daerah Kayu Tanam, berhenti di salah satu warung duren. Lumayan juga, durennya tidak mengecewakan. Terima kasih Trie untuk traktiran durennya… barokallah.

60.png

59

Puas makan duren, teman-teman masih ada yang penasaran dengan toko oleh-oleh Christine Hakim. Kamipun singgah kesana karena memang satu jalan ke arah Bandara.

Toko Christine Hakim yang kami kunjungi, menurut Driver adalah yang terbaru. Lumayan besar dan megah. Didalamnya ada mushola yang lumayan bersih sehingga kamipun sholat Zuhur dan Ashar disana.

61 62

Sambil menunggu waktu untuk ke Bandara, kami duduk-duduk sambil makan makanan ringan di food court. Tiba-tiba ada kejutan dari Trie, dia membawa cake ulang tahun untuk saya dan Rita.

Terima kasih teman ….

63.png

64.png

Sampai Bandara Minangkabau masih sekitar jam 4-an. Selesai check in kami masuk ke ruang tunggu untuk istirahat. Lumayan ada sofa-sofa untuk rebahan.

65.png

Alhamdulillah Garuda on time dan landing di Soeta dengan selamat.

66.png 67.png

Terima kasih Trie, Bertha, Rita, Wati, Cucu, Anne, Nunung, Vita untuk kebersamaannya.

Sampai jumpa pada kesempatan jalan-jalan lainnya.